Pelaku pengeroyokan 4 anggota TNI AU di Solo diduga anggota TNI

Polisi masih menyelidiki kesatuan TNI yang melakukan pengeroyokan tersebut.

Arie Sunaryo
Oleh Arie Sunaryo - Reporter
Pelaku pengeroyokan 4 anggota TNI AU di Solo diduga anggota TNI
Ilustrasi Pengeroyokan. ©2015 Merdeka.com

Pelaku pengeroyokan empat anggota TNI AU, di area parkir karaoke Bima, Solo Baru, Sukoharjo, Jawa Tengah, Minggu (31/5) pagi diduga melibatkan oknum anggota TNI. Pernyataan tersebut dikemukakan Kapolres Sukoharjo, AKBP Andy Rifai saat dihubungi merdeka.com, Senin (1/6) siang."Saya sudah berkoordinasi dengan Denpom IV/4 Surakarta. Karena kasus ini pelakunya diduga melibatkan kalangan TNI sendiri," ujarnya.Namun saat didesak dari kesatuan mana Andy mengaku tidak mengetahuinya. "Semua sudah kami limpahkan ke Denpom Solo," jelasnya.Sebelumya diberitakan, 4 orang anggota TNI AU mengalami pengeroyokan oleh sekelompok massa tak dikenal, Minggu (31/6) sekitar pukul 03.00 WIB. Akibat kejadian itu mereka mengalami luka cukup serius dan harus mendapatkan perawatan di Rumah Sakit Dr Oen, Solo Baru.Informasi yang dihimpun dari berbagai sumber menyebutkan keempat personil TNI AU tersebut berasal dari berbagai darà. Mereka adalah Keempat Letda WJ, asal Jakarta, Pelda TG, asal Madiun, Serma ZK asal Ciracas dan Sertu AN asal Magetan. Namun belum diketahui mereka berasal dari kesatuan TNI AU mana.Menurut sejumlah saksi sebelum kejadian tersebut mereka sempat terlibat adu mulut. Namun, 4 korban langsung dikeroyok oleh sekitar 25 orang lebih."Kami langsung mendatangi lokasi kejadian begitu mendengar ada kasus pengeroyokan anggota TNI AU. Saat ini kami tengah berkoordinasi dengan Denpom IV, Surakarta. Karena ini melibatkan ," ujar Kapolres Sukoharjo AKBP Andy Rifai saat dihubungi merdeka.com, Senin (1/6).

Rekomendasi