Buruh-buruh se-Jawa Timur, memenuhi ancamannya. Mereka masih bertahan berdemonstrasi di depan Gedung Grahadi Surabaya di Jalan Gubernur Suryo, meski diguyur hujan. Tujuan mereka satu, kenaikan upah minimum kabupaten/kota (UMK) tahun 2014.Bahkan, untuk tidak membuat putus asa, sembari berorasi, mereka memutar lagu-lagu heroik, salah satunya lagu "Bongkar" Iwan Fals.Sekitar pukul 15.30 WIB, awan pekat tiba-tiba datang menyelimuti langit Surabaya. Dan sekitar pukul 15.45 WIB, ribuan buruh dari berbagai elemen yang masih terus berorasi, disiram hujan rintik-rintik yang perlahan-lahan namun pasti turun deras.Seperti tak mau kalah dengan peringatan alam, mereka terus meneriakkan yel-yel perlawanan. Namun begitu, sebagian di antara mereka banyak yang berlari-lari kecil mencari tempat teduh di sekitar Jalan Gubernur Suryo.Melihat itu, tak ingin semangat mereka rontok, mereka pun memutar lagu-lagu heroik. Lagu "Bento" terdengar menggema bersaing dengan hujan dan dilanjutkan lagu-lagu yang lain."Ayo kawan-kawan, kita jangan sampai kalah dengan air hujan. Apa yang kita lakukan hari ini, akan menentukan nasib kita di masa depan," teriak orator memperingatkan rekan-rekannya yang cemas terkena air hujan.Diberitakan sebelumnya, usai menggelar pertemuan dengan Dewan Pengupahan Provinsi Jawa Timur dan seluruh bupati dan wali kota di Kantor Gubernur Jalan Pahlawan Surabaya, Gubernur Jawa Timur telah memutuskan, bahwa UMK daerah-daerah se-Jawa Timur untuk tahun 2014, tidak boleh lebih tinggi dari UMK Kota Surabaya, yaitu Rp 2,2 juta."Semua sudah sepakat, tinggal besok (21/11) kita akan menetapkan angka-angka itu. Yang pasti, UMK Surabaya akan dijaga sehingga menjadi UMK dengan nilai tertinggi di Jawa Timur," tegas ," tegas gubernur yang akrab disapa Pak De Karwo itu usai menggelar pertemuan. .Rincian usulan UMK di wilayah ring satu adalah: Kabupaten Mojokerto Rp 2.426.000, disusul Gresik Rp 2.376.918, Kabupaten Sidoarjo Rp 2.348.000, Kabupaten Pasuruan Rp 2.311.689, dan Surabaya yang notabenenya sebagai ibu kota provinsi mengusulkan Rp 2,2 juta.
Buruh se-Jatim tetap bertahan di Grahadi meski diguyur hujan
"Ayo kawan-kawan, jangan sampai kalah dengan air hujan. Apa yang kita lakukan hari ini, akan menentukan nasib kita."
Advertisement
Rekomendasi