Brimob bersenjata amankan jalur mudik lintas Sumatera

Polda Sumut memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 17, 18, dan 19 Agustus 2012.

Yan Muhardiansyah
Oleh Yan Muhardiansyah - Reporter
Brimob bersenjata amankan jalur mudik lintas Sumatera
Pasukan Brimob. Merdeka.com/Dwi Narwoko

Kepolisian Daerah Sumatera Utara (Polda Sumut) akan menyebar personel Brigadir Mobil (Brimob) bersenjata lengkap selama arus mudik Lebaran 1433 H. Mereka akan ditempatkan di terminal dan titik-titik rawan lain di sepanjang Jalan Lintas Sumatera (Jalinsum)."Penempatan personel Brimob ini untuk memberi kenyamanan dan keamanan kepada para penumpang selama perjalanan dan di terminal," kata Kabid Humas Polda Sumut Kombes Raden Heru Prakoso, Rabu (8/8).Selain itu, personel Brimob juga akan melakukan patroli dari Pos Pengamanan (Pospam) hingga ke wilayah perbatasan. Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi aksi bajing loncat.Sementara itu, 70 personel Brimob juga diperbantukan ke PT Kereta Api Indonesia (PT KAI). Mereka akan mengamankan stasiun dan di dalam gerbong KA."Sebanyak 50 personel disebar di stasiun KA dan 20 personel ikut di dalam gerbong KA. Ini untuk memberi kenyamanan, keamanan dan keselamatan para penumpang selama perjalanan dan di stasiun. Sifatnya pengamanan terbuka," ungkapnya.Polda Sumut juga akan mendirikan 108 pos pengamanan (Pospam) di sepanjang Jalinsum. Selain itu, mereka juga mendirikan 12 Pos Pelayanan (Posyan) di lokasi-lokasi strategis. Para pemudik dapat beristirahat di tempat ini. "Pos ini beroperasi mulai Jumat (10/8)," papar Heru.Berdasarkan rapat koordinasi yang telah dilakukan, Polda Sumut memprediksi puncak arus mudik terjadi pada 17, 18, dan 19 Agustus 2012. Sementara itu, puncak arus balik diprediksi berlangsung pada 24 dan 25 Agustus 2012.Di kesempatan itu, Heru mengimbau pemudik untuk tidak menggunakan kendaraan roda dua untuk pulang kampung."Kalau jarak tempuhnya kurang dari dua jam, masih dianggap aman. Kalau lebih dari dua jam, risiko kecelakaan cukup tinggi bagi kendaraan roda dua," tegasnya.Jumlah pemudik pengguna angkutan umum darat di Sumut diperkirakan lebih dari 1.149.083 orang atau naik 10 persen dari 2011 yang berjumlah 1.031.083 orang. Sedangkan pengguna angkutan udara diperkirakan naik 17 persen.Mengantisipasi lonjakan jumlah penumpang, Dinas Perhubungan Sumut dan Organda sudah mempersiapkan 1.121 unit angkutan angkutan kota dalam provinsi (AKDP) dengan 29.146 tempat duduk dan 1.712 mobil penumpang umum (MPU) dengan 20.544 seat.Angkutan udara akan didukung 47 unit pesawat dengan 9.632 seat untuk domestik, 18 pesawat dengan 2.425 seat untuk internasional. Sedangkan angkutan laut domestik disediakan 12.690 seat dan 1.223 seat pada jalur internasional. "Semua kita persiapkan dan akan mulai dimaksimalkan pada 12 sampai 28 Agustus 2012, atau H-7 sampai H+7," ujarnya.

Rekomendasi