Polisi membubarkan paksa demonstrasi di Jalan Diponegoro, Jakarta Pusat. Sebanyak 19 demonstran diamankan karena menyerang polisi. Wakapolri Komjen Nanan Sukarna dan Wakapolda Brigjen Suhardi Alius mendatangi lokasi. "Diamankan 19 mahasiswa dengan barang bukti berupa 3 molotov, batu dan kaca," ujar Kapolres Jakarta Pusat Kombes Angesta Romano Yoyol kepada wartawan, Jumat (30/3). Menurut Yoyol, para demonstran tertangkap saat melakukan aksi pelemparan batu dari Kampus YAI. Tiga polisi salah satunya ajudan kapolres bernama Wilton terluka terkena lemparan batu. "19 Mahasiswa sudah dibawa ke Polda," katanya.Sekitar pukul 22.30 WIB, polisi membubarkan demonstran saat mereka sedang duduk-duduk di jalan, langsung digeruduk oleh ratusan polisi dibantu dengan mobil baraccuda. Polisi menghalau dengan tembakan gas air mata. Tembakan gas beberapa kali langsung membuat demonstran kabur.Meski dibubarkan, demonstran tidak tinggal diam. Mereka tetap memberikan perlawanan dengan melempar batu dan botol air mineral.
Polisi tangkap 19 demonstran di Jl Diponegoro
"Diamankan 19 mahasiswa dengan barang bukti berupa 3 molotov, batu dan kaca," ujar Kapolres Jakpus Kombes AR Yoyol.
Advertisement
Rekomendasi