Gaya hidup hedonisme dinilai menjadi salah satu sebab maraknya pemakaian narkoba oleh polisi. Dalam sepekan terakhir, sudah tiga orang anggota korps Bhayangkara kedapatan memakai narkoba."Ini karena gaya hedonis sejumlah anggota polisi dan kesalahan dalam pergaulan," kata Ketua Presidium Indonesia Police Watch (IPW), Neta S Pane, saat dihubungi merdeka.com, Rabu (14/3).Pergaulan hedonis ini, kata Neta, harus menjadi sorotan utama kepolisian. "Karena dari sebagian besar kasus yang terungkap menyatakan anggota polisi yang terlibat kasus narkoba disebabkan karena salah bergaul," kata Neta.Penyebab lainnya, lanjut Neta, adalah tidak adanya pengawasan yang ketat dari atasan dan tidak adanya hukuman yang tegas terhadap pelaku."Kemudian karena tempat penyimpanan barang bukti yang tidak representatif sehingga berpotensi menimbulkan aksi penguntitan," ujar dia.Neta mengatakan, Polri segera menindak tegas setiap anggota yang kedapatan menggunakan narkoba. "Caranya ya dengan langsung dipecat anggota polisi yang tertangkap tangan mengkonsumsi narkoba," ungkap Neta.Jumat lalu Propram Polda Metro Jaya menangkap Kapolsek Cibarusah AKP Heru Budhi Sutrisno di rumah dinasnya karena kedapatan sedang memakai sabu-sabu. Dari pengembangan kasus, Iptu R, seorang polwan di Reskrim Polres Jakarta Selatan, juga diketahui terlibat.Kemarin, aparat Polda Metro Jaya, Briptu Sahala Simbolon, juga ditangkap di Jl Daan Mogot, Jakarta Barat, karena membawa satu paket sabu.
Polisi pakai narkoba karena pergaulan hedonis
Sebagian besar kasus yang terungkap menyatakan anggota polisi yang terlibat narkoba disebabkan karena salah bergaul.
Advertisement
Rekomendasi