Mayat Terborgol di Kendal Korban Pembunuhan, Polisi Buru Pelaku

Hasil autopsi dari rumah sakit Bhayangkara Semarang ditemukan luka diduga akibat hantaman benda tumpul di kepala korban.

Danny Adriadhi Utama
Oleh Danny Adriadhi Utama - Reporter
Mayat Terborgol di Kendal Korban Pembunuhan, Polisi Buru Pelaku
Barang bukti di tkp penemuan mayat di kendal. (istimewa).

Identitas sesosok jenazah laki-laki ditemukan terborgol di sebuah bangunan lantai dua di Jalan Arteri, Desa Kebonadem, Kecamatan Brangsong, Kabupaten Kendal, Selasa (6/10) terungkap. Korban seorang pemuda bernama Donna Nuzulul Aditya (29) warga Kampung Karangsari RT 003/RW 003, Kelurahan Sarirejo, Kecamatan Kaliwungu, Kabupaten Kendal.

Kapolres Kendal, AKBP Ratna Quratul Ainy mengatakan, hasil autopsi dari rumah sakit Bhayangkara Semarang ditemukan luka diduga akibat hantaman benda tumpul di kepala korban. Kepolisian hingga kini masih menyelidiki terkait dugaan pembunuhan di balik penemuan mayat tersebut.

"Dugaannya motifnya pembunuhan, namun kita masih penyelidikan. Tapi hasil pemeriksaan, diperkirakan korban telah meninggal dunia sejak 5 hingga 10 hari yang lalu," kata Ratna, Selasa (6/10).

Kepolisian saat ini menyelidiki dugaan tindak pidana pembunuhan di balik penemuan mayat itu. "Kasus ini masih kami dalami dan tentunya kami juga akan buru pelakunya," ujar dia.

Barang bukti di tkp penemuan mayat di kendal. (istimewa).
Barang bukti di tkp penemuan mayat di kendal. (istimewa).

Kronologi Penemuan Mayat

Kronologi penemuan mayat laki-Laki terborgol dalam rumah pertama kali ditemukan juru parkir bernama Eko Mulyono. Ketika itu, Eko curiga mencium bau busuk menyengat di sekitarnya sejak dua hari terakhir.

Merasa curiga akhirnya, dia bersama rekannya, Zainul Amri, beserta Ketua RT setempat, Budianto, untuk mengecek bangunan kosong milik warga bernama Hasan tersebut. Saat menyisir ke lantai dua bangunan, para saksi terkejut mendapati sesosok mayat laki-laki di dekat teralis jendela, dengan ceceran bercak darah di sekitar tubuh korban.

"Warga kemudian langsung melaporkan temuan ini kepada pihak kepolisian," ujar dia.

Plt Kasi Humas Polres Kendal, Iptu Deni Herawan membenarkan kejadian itu, dan petugas yang mendapat laporan warga langsung mendatangi lokasi tempat kejadian perkara (TKP) dan mengamankan area untuk melakukan olah TKP.

"Sudah olah TKP mengumpulkan keterangan saksi, serta mengevakuasi jenazah," kata Deni.

Kepolisian menyita barang bukti pisau dan gunting usai melakukan olah tempat kejadian perkara. Namun petugas masih menyelidikinya, apakah pisau dan gunting ada kaitannya dengan mayat tersebut.

"Masih penyelidikan," tutupnya.

 

Rekomendasi