Rahman Pina Pimpin KSMI Sulsel 2025-2029: Cabor Mini Soccer yang Baru Diresmikan KONI Kini Punya Nahkoda!
Pengurus Provinsi Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI Sulsel) resmi terbentuk, menunjuk Rahman Pina sebagai Ketua periode 2025-2029, siap kembangkan potensi Mini Soccer di Sulsel.
Pengurus Provinsi Komite Sepak Bola Mini Indonesia (KSMI Sulsel) secara resmi telah terbentuk di Makassar. Pembentukan organisasi ini menunjuk Rahman Pina sebagai Ketua untuk periode masa bakti 2025-2029. Keputusan ini diambil melalui Musyawarah Provinsi (Musprov) yang berlangsung pada hari Sabtu, menandai langkah awal pengembangan Mini Soccer di Sulawesi Selatan.
Nukhrawi Nawir, selaku Ketua Tim Penerima Mandat KSMI Sulsel, menjelaskan bahwa proses pembentukan organisasi ini melibatkan berbagai pihak. Setelah melalui serangkaian upaya, Rahman Pina akhirnya bersedia menerima amanah kepemimpinan ini. Anggota DPRD Sulsel tersebut diharapkan mampu membawa kemajuan signifikan bagi cabang olahraga baru ini.
Pembentukan KSMI Sulsel ini menjadi tonggak penting bagi perkembangan Mini Soccer di tingkat provinsi. Meskipun cabang olahraga ini baru diresmikan sebagai anggota KONI Pusat pada 5 September lalu, antusiasme untuk mengembangkannya di daerah sangat tinggi. Rahman Pina kini memikul tanggung jawab besar untuk memajukan olahraga sepak bola mini di Sulawesi Selatan.
Proses Pembentukan dan Terpilihnya Ketua KSMI Sulsel
Nukhrawi Nawir, Ketua Tim Penerima Mandat KSMI Sulsel, mengungkapkan bahwa pemilihan ketua tidak berlangsung mudah. Ia telah beberapa kali menawarkan posisi strategis ini kepada sejumlah tokoh yang dinilai memiliki kapabilitas. Nama Rahman Pina, yang juga dikenal sebagai anggota DPRD Sulsel, menjadi salah satu kandidat kuat yang dipertimbangkan.
Setelah serangkaian pendekatan dan diskusi intensif, Rahman Pina akhirnya menyatakan kesediaannya untuk memimpin KSMI Sulsel. "Alhamdulillah, hari ini dia (Rahman Pina) bersedia menerima sebagai Ketum Pemprov KSMI Sulsel walaupun cabor ini baru saja tanggal 5 September lalu diresmikan di KONI Pusat sebagai anggota," ujar Nukhrawi Nawir. Kesediaan ini disambut baik oleh seluruh peserta Musprov.
Terpilihnya Rahman Pina diharapkan dapat memberikan dorongan kuat bagi pengembangan Mini Soccer di Sulawesi Selatan. Pengalaman dan jaringan yang dimiliki Rahman Pina sebagai legislator dianggap krusial. Hal ini akan membantu dalam mempopulerkan serta membangun infrastruktur yang dibutuhkan untuk cabang olahraga ini.
Tantangan dan Langkah Selanjutnya KSMI Sulsel
Meskipun Pengprov KSMI Sulsel telah terbentuk, organisasi ini belum secara resmi menjadi anggota tetap Komite Olahraga Nasional Indonesia (KONI) Sulawesi Selatan. Nukhrawi Nawir menjelaskan bahwa status keanggotaan ini masih menunggu penerbitan Surat Keputusan (SK) pembentukan organisasi. SK tersebut harus diterbitkan terlebih dahulu oleh Pengurus Pusat (PP) KSMI.
"Jadi kita di Provinsi ini belum menjadi anggota KONI Sulsel. Saya kira akan berproses mudah-mudahan tidak memakan waktu lama," kata Nukhrawi. Setelah SK diterbitkan dan pengurus KSMI Sulsel dilantik oleh Ketua PP KSMI, barulah proses pendaftaran ke KONI Sulsel akan dilakukan. Langkah ini menjadi prioritas untuk mendapatkan pengakuan resmi dan dukungan dari induk organisasi olahraga.
Lebih lanjut, Nukhrawi menambahkan bahwa sesuai arahan dari Ketua PP KSMI, terdapat rencana besar untuk pengembangan Mini Soccer. Salah satunya adalah pembentukan klub-klub sepak bola mini di berbagai wilayah Sulawesi Selatan. Inisiatif ini diharapkan dapat menjaring lebih banyak talenta dan meningkatkan partisipasi masyarakat dalam olahraga ini.
Harapan untuk Pengembangan Mini Soccer di Sulawesi Selatan
Dengan pembentukan klub-klub, KSMI Sulsel juga akan membentuk badan Liga Daerah yang terstruktur. Badan liga ini nantinya akan menjadi wadah kompetisi reguler bagi klub-klub Mini Soccer di tingkat provinsi. Sistem ini dirancang mirip dengan PSSI, di mana juara tingkat daerah akan bertemu di kompetisi tingkat nasional.
Selain itu, KSMI Sulsel juga berencana untuk membentuk kepengurusan di tingkat kabupaten/kota. Pembentukan KSMI di daerah akan memastikan bahwa pengembangan Mini Soccer dapat merata dan menjangkau seluruh pelosok Sulawesi Selatan. Ini merupakan langkah strategis untuk menciptakan ekosistem olahraga yang kuat dari akar rumput.
Rahman Pina, usai terpilih sebagai ketua, menyampaikan harapannya agar para pengusaha pemilik lapangan Mini Soccer dapat bergabung dalam kepengurusan. "Saya berharap teman-teman pemilik Mini Soccer yang memang selama ini sudah melakoni olahraga ini bisa bersama-sama dengan saya menjadi pengurus," ujarnya. Kolaborasi antara pengurus dan pelaku usaha diharapkan dapat mempercepat kemajuan Mini Soccer di Sulsel.
Sumber: AntaraNews