Polda Sulut Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2026, Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas

Polda Sulawesi Utara siap menggelar Operasi Keselamatan Samrat 2026 mulai 2 Februari, berfokus menekan angka kecelakaan dan meningkatkan kesadaran berlalu lintas di wilayahnya.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Polda Sulut Gelar Operasi Keselamatan Samrat 2026, Tekan Angka Kecelakaan Lalu Lintas
Polda Sulawesi Utara akan segera meluncurkan Operasi Keselamatan Samrat 2026 untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas dan meningkatkan kesadaran berkendara masyarakat. Simak detail pelaksanaannya. (AntaraNews)

Polda Sulawesi Utara (Sulut) akan segera meluncurkan Operasi Keselamatan Samrat 2026. Kegiatan ini bertujuan utama untuk menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah hukumnya. Latihan pra-operasi telah dilaksanakan guna memastikan kesiapan seluruh personel yang terlibat.

Irwasda Polda Sulut Kombes Pol Amin Litarso menegaskan pentingnya operasi ini. Ia menyebutkan bahwa operasi ini merupakan upaya nyata Polri dalam meningkatkan kesadaran berkendara masyarakat. Latihan pra-operasi digelar pada Kamis (30/1) di Manado.

Operasi Keselamatan Samrat 2026 dijadwalkan berlangsung selama 14 hari. Pelaksanaannya akan dimulai pada tanggal 2 Februari hingga 15 Februari 2026 mendatang. Seluruh personel diharapkan dapat menjalankan tugas secara profesional.

Irwasda Kombes Pol Amin Litarso menjelaskan bahwa Operasi Keselamatan Samrat 2026 tidak sekadar rutinitas tahunan. Operasi ini memiliki fokus utama pada tindakan preventif dan edukatif. Tujuannya adalah untuk menciptakan budaya tertib berlalu lintas di kalangan masyarakat.

"Kita ingin masyarakat bukan takut karena ada petugas, tetapi sadar karena keselamatan adalah kebutuhan," ujar Irwasda di Manado. Pernyataan ini menekankan pendekatan humanis yang akan diterapkan selama operasi berlangsung. Petugas akan berupaya membangun kesadaran, bukan hanya menindak pelanggaran.

Latihan pra-operasi juga bertujuan agar seluruh personel memahami target operasi (TO). Selain itu, mereka dilatih mengenai cara bertindak yang humanis namun tetap tegas. Hal ini penting untuk menjaga citra Polri sekaligus memastikan efektivitas penegakan aturan.

Melalui pendekatan ini, diharapkan masyarakat dapat lebih memahami pentingnya keselamatan. Kesadaran ini diharapkan akan tumbuh dari dalam diri setiap pengendara. Dengan demikian, angka kecelakaan lalu lintas dapat ditekan secara signifikan.

Kombes Pol Amin Litarso menyatakan bahwa latihan pra-operasi adalah instrumen penting. Latihan ini memastikan seluruh personel siap, baik secara mental maupun teknis, sebelum operasi digulirkan. Penyamakan persepsi dan pola tindak menjadi prioritas utama.

"Latihan ini merupakan langkah penting untuk menyamakan persepsi, pola tindak, serta meningkatkan kemampuan personel di lapangan," kata Irwasda. Persiapan matang ini diharapkan mampu meminimalisir kesalahan prosedur. Ini juga akan mengoptimalkan kinerja di lapangan.

Irwasda juga berharap seluruh personel menjalankan tugas dengan profesionalisme tinggi. Mereka diimbau untuk menghindari pelanggaran dan menjadi teladan bagi masyarakat dalam berlalu lintas. Profesionalisme petugas menjadi kunci keberhasilan operasi ini.

Operasi Keselamatan Samrat 2026 diharapkan dapat menciptakan situasi yang kondusif. Situasi ini diharapkan terjadi di seluruh wilayah hukum Polda Sulut selama periode operasi. Kehadiran petugas yang humanis dan tegas diharapkan membawa dampak positif bagi ketertiban lalu lintas.

Sumber: AntaraNews

Rekomendasi