Modus tawari ojek, Ipin dan 2 temannya gasak HP WN Korea di Kuta

Kamis, 14 Juni 2018 01:33 Reporter : Moh. Kadafi
Ilustrasi Pencopet. ©2015 Merdeka.com

Merdeka.com - Polsek Kuta meringkus tiga pencopet WN Korea Jung Yongho. Ketiga pelaku adalah I Wayan Ade alias Ipin, Wayan Madya dan I Komang Slamet. Ketiga pelaku mencopet korban di depan Bounty Discotheque, Jalan Legian, Kecamatan Kuta, Badung, Bali.

Modus ketiganya mendekati korban menawarkan jasa transportasi atau ojek sambil merangkul korban. Namun saat meninggalkan ketiganya, korban baru tersadar HP yang disimpan di saku celana sudah tidak ada.

Selanjutnya korban kembali ke TKP untuk mencari para pelaku, tetapi hasilnya nihil. Kemudian korban melapor ke Mapolsek Kuta.

Personel Polsek Kuta kemudian berhasil menangkap ketiga pelaku. Kanit Reskrim Polsek Kuta Iptu Ann Saputra menyampaikan, saat diinterogasi para pelaku mengakui aksinya. Selain itu ketiga pelaku mempunyai tugas yang berbeda. Ada yang mengajak korban ngobrol, ada yang berperan mengecoh konsentrasi, dan ada yang berperan mengambil handphone korban.

"Setelah mendapat (mencopet) ke tiga pelaku langsung pergi. Kemudian handphonenya dijual kepada orang di jalan dengan harga Rp 900 ribu, selanjutnya uang tersebut dibagi-bagi. Dari pengakuan para pelaku uang tersebut dipakai untuk kebutuhan sehari-hari," ucapnya, Rabu (13/6).

Untuk barang bukti yang diamankan dari para pelaku copet tersebut berupa uang sebesar Rp 300 ribu, hasil dari pencopetan tersebut. [cob]

Topik berita Terkait:
  1. Pencopetan
  2. Badung
Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini