Menjawab Kegelisahan Digital, Pemuda Gelar Aksi Damai #JagaIndonesia di CFD
Hisyam Taufik, koordinator acara menjelaskan, kegiatan tersebut serentak dilakukan di 3 kota pada hari yang sama, yakni di Jakarta, Malang.
Di tengah riuhnya Car Free Day (CFD) di kawasan Bundaran Hotel Indonesia, Minggu pagi (19/4), puluhan anak muda berdiri berjejer dengan kaos biru bertuliskan #jagaindonesia. Dengan wajah penuh semangat, mereka mengangkat pesan sederhana tentang harapan pertumbuhan ekonomi dan nol kemiskinan, sembari mengajak siapa pun yang melintas untuk ikut peduli pada masa depan negeri.
Hisyam Taufik, koordinator acara menjelaskan, kegiatan tersebut serentak dilakukan di 3 kota pada hari yang sama, yakni di Jakarta, Malang dan Semarang. Hisyam menerangkan, inisiator acara yaitu William Heinrich, Ketua Ikatan Alumni Lemhanas HIPMI ke VI.
"Inisiator kegiatan ini Bang William Ketua Ikal VI Lemhanas HIPMI. Kebetulan hari ini beliau ikut kegiatan yang di semarang. Di Jakarta diserahkan sama kita,” ujar Hisyam.
Berangkat dari Kegelisahan
Lebih lanjut, Hisyam menjelaskan kegiatan ini berangkat dari kegelisahan William dan teman-temannya yang melihat ruang publik, khususnya di media sosial, terlalu riuh dengan kegaduhan-kegaduhan yang tidak produktif, bahkan berpotensi memecah belah anak bangsa di tengah situasi global yang sedang tidak normal.
"Sekarang kita bisa melihat di media sosial, bangsa kita terbelah antara yang pro dan kontra dengan pemerintah. Bukan pro kontra terhadap kebijakannya, tetapi kepada penyelenggara pemerintahannya. Ini tidak sehat. Karena kritiknya tidak lagi substansial, tapi emosional. Hari ini yang kita butuhkan persatuan, bukan perpecahan," tutur Hisyam.
Hisyam berharap, dengan dilakukannya aksi ini, akan semakin banyak yang sadar bahwa untuk menuju Indonesia emas 2045, dibutuhkan persatuan seluruh rakyat Indonesia. Mendukung kebijakan-kebijakan pemerintah.
"Tidak akan ada kemajuan yang bisa kita capai dengan kegaduhan. Kalau mau maju, ya kita dukung pemerintah. Kalau ada hal-hal yang tidak benar, kita kritik secara konstruktif. Kalau bisa, kita sertakan solusinya. Jangan cuma mencari-cari kesalahan lalu membuat gaduh," tegas Hisyam.
Konten Kreator
Hisyam, konten kreator dengan nama akun tiktok @araablokal ini menerangkan bahwa kegiatan ini tidak hanya akan berlangsung hari ini saja, tetapi akan dilaksanakan setiap minggu di berbagai daerah.
"Setiap minggu kita lakukan. Termasuk melalui talkshow ke kampus-kampus," kata Hisyam.