Manajemen Persik Kediri Libur Lebaran, Pemain Tetap Jalani Latihan Individu
Manajemen Persik Kediri memutuskan meliburkan aktivitas tim jelang Idul Fitri 2026. Meski Persik Kediri libur Lebaran, pemain diwajibkan menjaga fisik dengan program latihan mandiri.
Manajemen Persik Kediri secara resmi mengumumkan keputusan untuk meliburkan seluruh aktivitas latihan tim menjelang perayaan Hari Raya Idul Fitri 2026. Keputusan ini berlaku mulai tanggal 13 Maret hingga 22 Maret 2026, memberikan kesempatan bagi para pemain.
Para pemain diberikan waktu untuk kembali ke kampung halaman masing-masing dan merayakan momen Lebaran bersama keluarga tercinta. Langkah ini diambil untuk menghormati tradisi dan memberikan waktu istirahat yang cukup bagi skuad.
Meski demikian, manajemen tetap menekankan pentingnya menjaga kondisi fisik. Setiap pemain diwajibkan menjalani program latihan individu yang telah disiapkan oleh tim pelatih selama periode libur tersebut.
Program Latihan Individu Jaga Kebugaran Pemain
Manajer Persik Kediri, Syahid Nur Ichsan, menjelaskan bahwa libur tim ini adalah bagian dari perayaan Idul Fitri. Ia memastikan bahwa pemain akan kembali berlatih secara tim pada 23 Maret 2026.
Program latihan individu sudah disiapkan oleh pelatih untuk memastikan kebugaran pemain tetap terjaga. Pemain diwajibkan mengikuti program harian agar saat kembali, kondisi fisik mereka prima.
Tujuan utama dari program ini adalah agar tidak ada penurunan performa signifikan. Dengan demikian, tim bisa langsung fokus pada persiapan pertandingan setelah masa libur usai.
Persiapan Hadapi Laga Penting Usai Libur
Syahid Nur Ichsan juga menekankan pentingnya kedisiplinan pemain untuk kembali tepat waktu ke Kediri. Hal ini krusial demi persiapan matang menghadapi laga berikutnya.
Persik Kediri dijadwalkan akan menghadapi Persijap Jepara pada tanggal 6 April 2026. Pertandingan ini menjadi fokus utama setelah tim kembali dari masa libur Lebaran.
Saat ini, Persik Kediri menempati peringkat ke-12 klasemen sementara dengan perolehan 29 poin. Tim Macan Putih perlu segera bangkit untuk memperbaiki posisi di liga.
Evaluasi Pertandingan Terakhir dan Optimisme Pelatih
Dalam lima pertandingan terakhir, Persik Kediri mencatat satu kemenangan, tiga kekalahan, dan satu hasil imbang. Performa ini menjadi catatan evaluasi bagi tim pelatih.
Laga terakhir Persik Kediri sebelum libur Ramadan adalah saat menghadapi Persib Bandung, di mana mereka kalah dengan skor 0-3. Hasil ini menjadi pekerjaan rumah yang harus segera diatasi.
Meskipun kalah, Pelatih Persik Kediri, Marcos Reina, tetap memberikan apresiasi kepada para pemainnya. Ia menilai tim menunjukkan keberanian dan permainan sepak bola yang bagus melawan Persib.
Marcos Reina juga menyoroti kemampuan pemain dalam menguasai bola, bahkan saat melawan salah satu tim terbaik di liga. Kekalahan ini dianggap sebagai pelajaran untuk bangkit di laga mendatang.
Sumber: AntaraNews