Konjen RRC di Denpasar Akui Ada Warganya Positif Corona Setelah dari Bali

Kamis, 13 Februari 2020 19:48 Reporter : Moh. Kadafi
Konjen RRC di Denpasar Akui Ada Warganya Positif Corona Setelah dari Bali Pantai Kuta, Bali. ©Pixabay/jeniffertn

Merdeka.com - Konsul Jenderal Republik Rakyat China (Konjen RRC) di Denpasar Gou Haodong menerangkan sudah mengetahui terkait warga negaranya bernama Jin yang positif terkena virus corona setelah dari Bali.

"Jadi kami juga dapat infonya dari media di Tiongkok, ada seorang warga negara Tiongkok yang namanya Jin yang sudah sempat berkunjung ke Bali kemudian balik ke Tiongkok dan dinyatakan positif virus corona. Berita-berita tentang kasus ini semua terbuka di internet," kata Haodong saat ditemui usai menghadiri acara di Kantor Perwakilan Bank Indonesia (BI) Provinsi Bali, Denpasar, Kamis (13/2).

Menurutnya, Jin pergi dari Pulau Bali pada tanggal 28 Januari 2020, namun hingga kini belum ada laporan kasus infeksi virus corona.

"Jadi orang ini tanggal 28 meninggalkan Indonesia kalau secara otomatis dua Minggu sudah berlalu, dan tidak ada kasus yang dilaporkan. Berarti tidak terjadi infeksi ke orang lain tapi kita harus tetap waspada," imbuhnya.

Selain itu, pihaknya sampai saat terus mencari informasi mengenai riwayat kunjungan warga China yang telah dinyatakan positif Corona setelah dari Bali melalui agen perjalanan.

"Kami sekarang masih mencari informasi melalui agen perjalanan tapi belum dapat infonya," ujarnya.

Dia juga menyebutkan, bahwa untuk saat ini warga China yang ada di Bali masih sekitar 1.000 orang. Namun juga sudah ada yang kembali ke negaranya.

"Kalau menurut data yang kami dapatkan dari Imigrasi mungkin kurang dari 1.000 (Warga Tiongkok). Kebanyakan (pulang) transit di negara lain," ujar Haodong.

Seperti diketahui, seorang warga China dinyatakan positif terkena virus corona oleh Pusat Pengendalian dan Pencegahan Penyakit (CDC) Kota Huainan, Provinsi Anhui, Rabu (5/2). Menurut akun resmi Pemerintah Provinsi Anhui di laman Weibo, ia sebelumnya sempat berkunjung ke Bali akhir Januari lalu.

Dalam keterangan di laman tersebut, ia terbang ke Bali dari Wuhan menggunakan maskapai Lion Air dengan nomor penerbangan JT-2618 pada 22 Januari. Setelah sepekan, warga China itu lalu terbang ke Shanghai menggunakan Garuda Indonesia dengan nomor penerbangan GA-858 pada 28 Januari.

Begitu sampai di Shanghai, ia sempat menginap di Hotel Bandara Pudong dan pergi ke Stasiun Selatan Nanjing, keesokan harinya untuk menuju ke Huainan menggunakan kereta bernomor seri G1814 dan G2809. Delapan hari kemudian, warga China itu dinyatakan positif terjangkit virus Corona oleh CDC Kota Huainan. [cob]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini