Bocah perempuan berinisial MK (7), korban kekerasan dan penelantaran orangtua di Pasar Kebayoran Lama, Jakarta Selatan, telah menjalani operasi di RS Polri Kramat Jati akibat patah tulang lengan kanan.
Menurut Kabag Humas RS Polri AKBP Firdaus, kondisi MK kini mulai menunjukkan perkembangan positif pascaoperasi.
"Alhamdulillah kondisi (korban) post operasi tulang lengan kanan, sudah bisa miring ke kanan dan miring ke kiri," ujar Firdaus, Senin (16/6).
Meski demikian, MK masih dirawat intensif dan belum sepenuhnya pulih. Proses perawatan medis terus dilakukan oleh tim dokter RS Polri.
"Kondisi secara keseluruhan masih proses pemulihan," tambahnya.
Advertisement
Sebelumnya, korban dirujuk dari RSUD Kebayoran Lama pada Kamis (12/6). Dalam pemeriksaan awal, ditemukan berbagai kondisi medis serius, termasuk patah tulang, infeksi tulang, gizi buruk, anemia berat, hingga bekas luka bakar di wajah.
Wakil Kepala RS Polri Kramat Jati, Kombes dr. Erwin Zainul Hakim menyatakan, rumah sakit mengerahkan enam dokter spesialis untuk merawat MK secara kolaboratif di ruang Pediatric Intensive Care Unit (PICU).
"Upaya maksimal yang kita bisa berikan adalah sekarang dari perawatan intensif di PICU... hampir 6 dokter secara berkolaborasi, untuk perawatan ini bisa maksimal," jelas Erwin kepada wartawan, Minggu (15/6).
Tim medis berfokus pada perbaikan kondisi umum pasien, sebelum melakukan tindakan operasi. Penanganan dilakukan secara bertahap, termasuk pemantauan dan rencana perawatan lanjutan.
"Pihak rumah sakit masih terus memantau perkembangan kondisi pasien dan akan memberikan update selanjutnya sesuai prosedur," tutupnya.