Jaga Produksi Bareh Solok, Masyarakat Diminta Pertahankan Luas Sawah

Anggota DPR Mulyadi bertekad untuk menjaga hasil produksi bareh (beras) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Untuk itu, dia meminta masyarakat Solok agar selalu menjaga hasil produksi bareh Solok yang merupakan produk unggulan dan sudah bersertifikat Indikasi Geografis dari Kementerian Hukum dan HAM.

Redaksi Merdeka
Oleh Redaksi Merdeka - Reporter
Jaga Produksi Bareh Solok, Masyarakat Diminta Pertahankan Luas Sawah
Ilustrasi. ©2019 Merdeka.com/rasyid ali

Anggota DPR Mulyadi bertekad untuk menjaga hasil produksi bareh (beras) di Kabupaten Solok, Sumatera Barat (Sumbar). Untuk itu, dia meminta masyarakat Solok agar selalu menjaga hasil produksi bareh Solok yang merupakan produk unggulan dan sudah bersertifikat Indikasi Geografis dari Kementerian Hukum dan HAM.

"Mari kita jaga luas sawah yang telah menghasilkan bareh Solok ini, jangan makin berkurang, karena berkurang pula pendapatan masyarakat," kata Mulyadi kepada wartawan, Sabtu (14/3).

Menurutnya, untuk menjaga produksi bareh Solok agar tetap berkualitas adalah dengan mempertahankan areal sawah. Tidak hanya itu, Mulyadi menambahkan, bahwa areal persawahan juga harus didukung irigasi perairan yang lancar dan cara bercocok tanam yang baik.

Didasari hal tersebut, Mulyadi berkomitmen akan terus berjuang baik di pemerintah pusat maupun daerah agar wilayah pertanian masyarakat memiliki saluran irigasi yang laik.

"Irigasi yang kecil dan menengah bisa dibiayai oleh pemerintah daerah. Untuk irigasi besar butuh dana banyak dan adanya di pusat, maka saya akan ikut berjuang bersama-sama Pemda," jelasnya.

Diketahui, luas areal sawah yang memproduksi bareh Solok mencapai 22 ribu hektare, namun sejak dua tahun lalu sudah berkurang seribu hektare. Berkurangnya areal sawah ini dikarenakan telah berubah fungsi menjadi kebun sayuran, kolam ikan dan bangunan rumah.

Berdasarkan data dari Pemda Solok, produksi bareh Solok pada tahun 2019 mencapai 231 ribu ton, yang terdiri dari jenis beras Sokan dan Anak Daro. Namun tidak semua kecamatan di Kabupaten Solok mampu memproduksi bareh Solok. Bareh Solok hanya diproduksi di beberapa kecamatan, di antaranya adalah Kubung, Lembang Jaya, Bukit Sundi, Gunung Talang dan X Koto Singkarak.

Maka dari itu, Mulyadi berpesan pada masyarakat untuk menjaga lahan persawahan. Hal itu sangat diperlukan guna menunjang perekonomian masyarakat di masa mendatang.

"Insya Allah bila saya diberikan amanah sebagi Gubernur Sumbar, lahan-lahan yang ada ini akan kita jaga agar bisa terus menunjang bahkan meningkatkan perekonomian para petani yang ada di sini," tutupnya.

Rekomendasi