Angkatan Udara dan Antariksa Prancis (AAE) menggelar misi Pegase 2024 di Apron Militer TNI AU Halim Perdanakusuma, Jakarta, pada Rabu (24/7/2024). Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Misi Pegase 2024 dirancang untuk memperkuat kerja sama antara TNI AU dan AU Prancis melalui pertukaran pengetahuan dan pengalaman. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Kegiatan dalam misi ini mencakup Subject Matter Expert Exchange (SMEE) dan latihan pengisian bahan bakar di udara (Air to Air Refueling). Foto: Istimewa
Misi Pegase 2024 akan berlangsung dari 27 Juni hingga 15 Agustus mendatang, memberikan waktu yang cukup bagi kedua angkatan udara untuk menjalankan berbagai latihan dan kegiatan bersama. Foto: Istimewa
Advertisement
Kegiatan ini diharapkan dapat memperdalam hubungan bilateral dan meningkatkan kesiapan operasional kedua negara. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Dengan kehadiran tiga pesawat militer milik Prancis, misi ini menunjukkan komitmen Prancis untuk mendukung keamanan dan stabilitas di kawasan Asia Tenggara. Foto: Istimewa
Selain itu, misi ini juga memberikan kesempatan bagi TNI AU untuk mengamati dan mempelajari teknologi serta taktik terbaru yang digunakan oleh AU Prancis. Foto: Istimewa
Advertisement
Tujuan misi ini untuk mengembangkan kemitraan operasional, kepercayaan dan kerja sama, serta memperluas jaringan kemitraan dengan negara-negara seperti Indonesia. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Misi Pegase 2024 diharapkan dapat menjadi tonggak penting dalam hubungan pertahanan antara Indonesia dan Prancis, serta memberikan kontribusi positif bagi keamanan regional dan global. Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Pesawat jet tempur Rafale milik Angkatan Udara dan Antariksa Prancis (AAE) saat tiba di Apron Militer TNI AU Halim Perdanakusuma jelang misi Pegase 2024 di Jakarta, Rabu (24/7/2024). Foto: merdeka.com / Imam Buhori
Advertisement
Pesawat jet tempur Rafale milik Angkatan Udara dan Antariksa Prancis (AAE) saat latihan pengisian bahan bakar di udara (Air to Air Refueling) Rabu (24/7/2024). Foto: Istimewa