Direktorat Jenderal Perbendaharaan (DJPb) Kementerian Keuangan (Kemenkeu) mencatat bahwa hingga akhir Maret 2026, sebanyak 331.731 orang di Provinsi Bengkulu telah memanfaatkan Program Makan Bergizi Gratis (MBG) dari pemerintah pusat. Program ini bertujuan untuk memenuhi kebutuhan gizi masyarakat sekaligus memberikan dampak positif bagi perekonomian lokal.
Kepala Kantor Wilayah (Kanwil) DJPb Bengkulu, Muhammad Irfan Surya Wardhana, menyatakan bahwa total anggaran yang digunakan untuk program ini sejak Januari hingga Maret 2026 mencapai Rp225,3 miliar. Dana tersebut disalurkan melalui 213 satuan pelayanan pemenuhan gizi (SPPG) dan 472 pemasok yang terdiri dari koperasi, badan usaha milik desa (BUMDes), serta pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) di seluruh wilayah Bengkulu.
Penyaluran Program Makan Bergizi Gratis ini tidak hanya menjangkau berbagai kelompok penerima, tetapi juga menjadi peluang signifikan untuk menggerakkan ekonomi regional. Pemerintah daerah didorong untuk mengoptimalkan interkoneksi antara dapur MBG dengan sektor usaha nyata demi memenuhi kebutuhan pasokan program tersebut.
Advertisement
Advertisement
Program Makan Bergizi Gratis telah disalurkan kepada 331.731 penerima yang tersebar di 10 kabupaten dan kota di Provinsi Bengkulu. Ini menunjukkan bahwa seluruh wilayah di Provinsi Bengkulu telah mendapatkan manfaat dari program gizi pemerintah pusat ini.
Rincian penerima manfaat di setiap wilayah menunjukkan distribusi yang merata. Kota Bengkulu menjadi wilayah dengan penerima terbanyak, yaitu 108.798 orang. Selanjutnya, Kabupaten Bengkulu Utara mencatat 65.342 penerima, dan Kabupaten Rejang Lebong sejumlah 28.312 penerima.
Selain itu, Kabupaten Bengkulu Selatan memiliki 26.932 penerima, diikuti oleh Kabupaten Mukomuko dengan 24.613 penerima, dan Kabupaten Seluma dengan 22.346 penerima. Kabupaten Kepahiang juga mencatat 19.476 penerima, serta Kabupaten Bengkulu Tengah dengan 17.728 penerima.
Advertisement
Dua kabupaten lainnya yang juga menerima manfaat Program Makan Bergizi Gratis adalah Kabupaten Kaur dengan 16.073 orang dan Kabupaten Lebong dengan 8.279 orang. Data ini menegaskan komitmen pemerintah dalam menjamin akses gizi bagi masyarakat di seluruh pelosok Bengkulu.
Advertisement
Anggaran sebesar Rp225,3 miliar yang dialokasikan untuk Program Makan Bergizi Gratis dari Januari hingga Maret 2026 tidak hanya berfungsi sebagai bantuan gizi, tetapi juga sebagai stimulus ekonomi. Dana ini disalurkan melalui 213 SPPG dan 472 pemasok lokal, menciptakan perputaran ekonomi yang signifikan di tingkat daerah.
Keterlibatan koperasi, BUMDes, dan UMKM sebagai pemasok menunjukkan bahwa program ini dirancang untuk memberdayakan pelaku usaha lokal. Ini sejalan dengan upaya pemerintah untuk memperkuat ekonomi kerakyatan dan menciptakan lapangan kerja di daerah.
Adanya Program Makan Bergizi Gratis ini membuka peluang besar bagi pemerintah daerah untuk menggerakkan ekonomi regional. Pemerintah daerah dapat mengidentifikasi dan menghubungkan dapur MBG dengan sektor usaha nyata, memastikan bahwa kebutuhan pasokan program dapat dipenuhi secara lokal.
Advertisement
Interkoneksi ini akan menciptakan ekosistem ekonomi yang berkelanjutan, di mana program pemerintah memberikan dampak langsung pada peningkatan pendapatan dan kesejahteraan masyarakat melalui partisipasi aktif pelaku usaha daerah.
Advertisement
Program Makan Bergizi Gratis di Bengkulu sangat bergantung pada pasokan komoditas dari pelaku usaha lokal. Berbagai jenis bahan pangan disediakan oleh UMKM di Kota Bengkulu dan sekitarnya untuk memenuhi kebutuhan program ini.
Komoditas yang dipasok meliputi bahan pokok seperti beras, ayam potong, sayur mayur, dan buah-buahan. Selain itu, produk protein seperti susu, ikan, telur, tahu, dan tempe juga menjadi bagian penting dari pasokan.
Tidak hanya itu, bumbu dapur seperti serai dan daun jeruk juga turut disediakan oleh pelaku usaha lokal. Diversifikasi komoditas ini menunjukkan potensi besar UMKM Bengkulu dalam mendukung program pemerintah sekaligus memperkuat rantai pasok pangan lokal.
Advertisement
Sumber: AntaraNews