Ditegur Dedi Mulyadi, Wali Kota Depok Langsung Nyemplung Kali Bersihkan Sampah
Dengan masih menggunakan seragam Satpol PP, Supian langsung nyemplung dan mengangkat sampah.
Wali Kota Depok Supian Suri rela nyemplung ke kali kotor dan penuh sampah untuk membersihkan dan mengangkut sampah yang menumpuk.
Tindakan itu dilakukan Supian usai apel pagi di Balai Kota Depok. Supian bersama ratusan petugas Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok masuk ke Kali Cabang Tengah yang ada di area Balai Kota Depok.
Dengan masih menggunakan seragam Satpol PP, Supian langsung nyemplung dan mengangkat sampah.
“Saya berterima kasih kepada Satpol PP yang sudah membantu membersihkan lingkungan sebagai koreksi dari Pak Gubernur yang melihat banyak hal harus kita benahi, bersihkan,” katanya, Rabu (12/3).
Dia tidak menampik saat ini masih banyak masyarakat yang belum disiplin. Masih banyak masyarakat yang buang sampah sembarangan, salah satunya ke kali hingga menyebabkan tumpukan sampah di aliran air.
“Tidak dipungkiri masyarakat kita banyak yang memang tidak disiplin, buang sampah, lalu memanfaatkam lahan-lahan yang sejatinya milik umum untuk kepentingan pribadi. Saya berharap teman-teman Pol PP disiplin dan peduli lingkungan. Baik lingkungan terkecil balai kota maupun lingkungan se Kota Depok,” ujarnya.
Dua Hal Ini Harus Dijaga
Supian mengatakan, tugas Satpol PP di antaranya adalah menjaga keamanan dan ketertiban, serta membuat masyarakat nyaman. Dia juga mengingatkan pesan Gubernur bahwa kebersihan harus dijaga mengingat banjir sedang melanda beberapa Kawasan belakangan ini.
“Kalau memang ini (bersihin sampah di kali) perlu untuk rutin, ya kita harus rutinkan, kecuali masing-masing sudah tanggung jawab dengan tugasnya masing-masing. Buat saya, melihat yang harus turun langsung ya saya turun langsung,” tegas Supian.
Supian pesan tentang dua hal yang pokok harus selalu dijaga. Yakni masalah kebersihan dan kedua lingkungan. Sebab dua hal ini yang menjadi penyebab banjir.
“Kalau sudah rapih kita harus cari hal lain yang belum beres, biar semua rapi, baik dan bagus. Karena kemarin pesan gubernur, ini menjadi tanggung jawab kita,” tambah Supian.
Aksi Spontan
Sementara itu, Kepala Satpol PP Kota Depok, Dede Hidayat mengatakan, aksi Wali Kota nyemplung ke Kali Cabang Tengah Wali Kota bersama jajarannya dilakukan secara spontan.
Dede pun mengaku malu setelah ditegur Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi kemarin.
“Iya spontan. Jalan kita bersihin pemkot, lingkungan kita dulu, kemarin kita disidak sama pak gubernur gitu, malu juga kita,” katanya.
Dede menuturkan, sampah tersebut adalah sampah rumah tangga yang ada di sekitar Kali Cabang Tengah. Dia mengimbau agar warga tidak membuang sampah ke kali. Jika ditemukan ada yang membuang sampah ke kali maka dilakukan tindakan tegas berupa bersidang di pengadilan.
“Kalau ada warga yang buang sampah ke kali ya kita tipiring mereka, kita ada sanksi perdanya. 3 bulan dalam waktu maksimal buang sampah sembarangan. Bisa, itu kita sudah berapa kali kita sudah berapa kali tipiring mereka di mejahijaukan,” tukasnya.
Ditegur Dedi Mulyadi
Gubernur Jawa Barat, Dedi Mulyadi sebelumnya menegur Wali Kota Depok. Pasalnya Dedi melihat tumpukan sampah di kali yang berada di lingkungan Balai Kota Depok.
Saat itu Dedi sedang melakukan kunjungan untuk rapat kordinasi dan evaluasi dengan Menteri ATR/BPN dan Walikota/Bupati se-Jawa Barat.
“Ini sungainya, sungai apa sih?” tanya Dedi kepada Supian.
Dedi kemudian menginstruksikan kepada Supian untuk menanta aliran sungai tersebut agar nampak indah.
“Di situnya melengkung, di sininya ditamanin indah, ininya dinaikin,” ujarnya.
Dedi ingin lingkungan Balai Kota terlihat bersih dan nyaman. Dedi sempat berkelakar jika sudah terlihat bersih dari sampah maka wali kota bisa mancing di kali.
“Pak wali kota bisa mancing nanti,” ujarnya sambil bercanda.