Dipanggil Bawaslu, Caleg PPP di Makassar Tolak Klarifikasi Soal Dugaan Politik Uang

Selasa, 23 April 2019 20:19 Reporter : Salviah Ika Padmasari
Dipanggil Bawaslu, Caleg PPP di Makassar Tolak Klarifikasi Soal Dugaan Politik Uang Caleg PPP Busranuddin Baso Tika di Bawaslu Makassar. ©2019 Merdeka.com/Salviah Ika Padmasari

Merdeka.com - Caleg petahana DPRD Makassar dari PPP, Busranuddin Baso Tika diundang oleh Bawaslu Makassar, Selasa, (23/4) untuk memberikan klarifikasi mengenai kasus dugaan politik uang saat h-1 pemungutan suara. Namun, Busranuddin menolak memberikan keterangan saat diperiksa Bawaslu.

Busranuddin datang ke kantor Bawaslu Makassar di Jalan Anggrek Raya, pada Pukul 13.11 WITA. Tidak diketahui apa maksud kedatangannya karena setelah dihadapi oleh dua orang dari Bawaslu Makassar, dia malah meninggalkan ruangan.

"Yang bersangkutan menolak untuk diambil keterangannya, langsung tinggalkan ruangan klarifikasi dan menolak untuk berikan klarifikasi," kata Humas Bawaslu Makassar, Muhanmas Maulana, Selasa (23/4).

Ditambahkan, sebelum rencana klarifikasi, Busranuddin Baso Tika juga menolak untuk menandatangani berita acara sumpah yang menjadi syarat formil dalam melakukan klarifikasi.

"Jadi kasus dugaan money politic ini hasil pengawasan dari Panwascam kami di lapangan. Itu yang kemudian kita tindaklanjuti. Kasusnya sebagaimana fakta yang digambarkan pada video yang beredar di tengah masyarakat berupa kegiatan bagi-bagi uang kepada warga yang dikumpulkan dan disumpah pakai alquran dan di situ ada kartu nama caleg bersangkutan," kata Muhammad Maulana.

Tapi bukan fakta dari video itu saja yang menjadi sandaran untuk memproses kasus dugaan politik uang ini. Kata Maulana, masih ada sejumlah fakta lain yang ditemukan setelah dilakukan penginventarisiran bukti dan pemeriksaan saksi-saksi lainnya.

"Dari dasar itu semua, dinilai sudah cukup untuk mengantar kasus ini ke jenjang selanjutnya yakni ke sentra Gakkumdu," tandas Muhammad Maulana.

Adapun caleg bersangkutan, Busranuddin Baso Tika dari PPP di dapil V Makassar sesaat sebelum meninggalkan ruangan klarifikasi, kepada awak media sempat memberikan keterangan. Namun keterangannya tidak menjawab apa yang ditanyakan awak media.

"Saya tidak tahu apa ini sampai saya diundang beri klarifikasi. Iya saya klarifikasi bahwa di tempat saya itu ada pengawas siang dan malam bahkan ada Kapolsek. Jadi mereka tahu apa yang saya lakukan," ujar Busranuddin Baso Tika. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini