Suasana Car Free Day (CFD) Sudirman Ratu Plaza Jakarta menjadi lebih semarak pada Minggu (30/11) pagi ketika Wakil Menteri Kependudukan dan Pembangunan Keluarga/Wakil Kepala BKKBN, Ratu Ayu Isyana Bagoes Oka, melepas ribuan peserta charity run “Run To Hero: Ayah Terlibat, Anak Ceria”. Acara ini mengajak keluarga Indonesia memperkuat pola pengasuhan yang setara dan berkesinambungan.
Momentum CFD dimanfaatkan untuk menghadirkan ruang interaksi keluarga yang menyenangkan. Tidak hanya melepas peserta, Wamen Isyana turut berlari bersama suami dan kedua anaknya, memperlihatkan secara nyata semangat kolaborasi ayah dan ibu dalam mendampingi anak.
Kehadiran keluarga Wamen Isyana di lintasan lari menjadi simbol kuat dari pesan yang ingin dibangun program ini, bahwa pengasuhan adalah perjalanan yang dilakukan bersama.
Melihat antusiasme 1.250 peserta dari berbagai komunitas, Wamen Isyana menyampaikan apresiasi dengan penuh empati dan kegembiraan.
"Pagi ini kita melihat ratusan keluarga hadir di garis finish. Mereka berlari bersama, saling menyemangati. Ada ayah, ibu, anak-anak yang semuanya hadir dalam satu irama langkah. Sungguh, ini adalah pemandangan yang sangat membahagiakan dan penuh makna,” ujarnya.
Advertisement
Doa untuk Sumatera dan Donasi untuk GENTING
Sebelum memulai kegiatan, Wamen Isyana menyampaikan belasungkawa atas bencana banjir yang melanda sejumlah wilayah di Sumatera.
“Kita mendoakan agar seluruh warga yang terdampak diberikan kekuatan, keselamatan, dan pemulihan segera. Semoga upaya penanganan dan bantuan dapat berjalan lancar, dan masyarakat dapat kembali bangkit dalam waktu dekat,” harapnya.
Ia menambahkan bahwa sebagian hasil penggalangan dana melalui charity run ini akan didonasikan untuk GENTING (Gerakan Orang Tua Asuh Cegah Stunting), terutama bagi provinsi-provinsi yang terdampak bencana. Langkah ini menjadi bentuk kepedulian keluarga peserta terhadap anak-anak yang berada dalam situasi rentan.
Advertisement
Bagian dari Sosialisasi Nasional GATI DAN TAMASYA
Kegiatan Run To Hero menjadi sarana strategis untuk mensosialisasikan program prioritas Kemendukbangga/BKKBN, yaitu GATI (Gerakan Ayah Teladan Indonesia) dan TAMASYA (Taman Asuh Sayang Anak). Kedua program ini menempatkan keluarga sebagai pusat pembentukan kualitas sumber daya manusia, sekaligus memperingati Hari Pahlawan dan Hari Ayah Nasional.
Dalam kesempatan tersebut, Wamen Isyana menegaskan pentingnya peran ayah dalam tumbuh kembang anak.
“Kita ingin agar semakin banyak ayah-ayah yang bisa terlibat dalam pengasuhan, tidak hanya ibu. Peran ayah sangat penting bagi tumbuh kembang anak dalam setiap masanya,” ajak Wamen Isyana.
Advertisement
Rute Ramah Keluarga dan Rangkaian Aktivitas Edukatif
Para peserta mengikuti empat kategori lari: 2.5K berdua, 5K individu, 5K berdua, dan 5K bertiga (family). Panitia menyiapkan rute yang aman bagi anak serta peserta pemula, sehingga seluruh keluarga dapat berpartisipasi tanpa hambatan.
Setelah lari selesai, pengunjung mengikuti berbagai kegiatan edukatif, antara lain: Flashmob GATI, Talkshow inspiratif tentang pengasuhan ayah dan ibu, Layanan edukasi pijat bayi, Pameran program remaja dan GATI, Area bermain anak.
Rangkaian aktivitas ini dirancang untuk memperkuat literasi pengasuhan keluarga serta memperkenalkan berbagai layanan Kemendukbangga/BKKBN secara langsung.