Badan Amil Zakat Nasional (Baznas) RI telah menyalurkan bantuan berupa lengan prostetik kepada penyandang disabilitas di wilayah Cijeruk, Kabupaten Bogor, Jawa Barat. Inisiatif ini bertujuan untuk memperluas aksesibilitas dan kemandirian kelompok rentan agar dapat beraktivitas lebih produktif.
Penerima manfaat, Asep Saefudin, seorang buruh tani asal Pasir Pogor, mengungkapkan rasa syukurnya atas bantuan ini. Ia terlahir dengan kondisi tangan kiri yang tidak sempurna dan kerap merasa malu saat beraktivitas di luar rumah.
Pimpinan Baznas RI Bidang Pendistribusian dan Pendayagunaan, Saidah Sakwan, menyampaikan bahwa pendistribusian alat bantu ini merupakan bagian dari upaya Baznas memuliakan para mustahik. Bantuan ini secara khusus menyasar penyandang disabilitas yang memiliki semangat juang tinggi dalam bekerja.
Advertisement
Advertisement
Semangat Kemandirian dengan Bantuan Baznas Lengan Prostetik
Asep Saefudin, yang kini memiliki lengan prostetik baru, merasakan dampak positif yang signifikan pada kehidupannya. Ia tidak lagi merasa malu dan kepercayaan dirinya meningkat saat bekerja membantu ayahnya di ladang. Kehadiran alat bantu ini sangat berarti, tidak hanya secara fisik tetapi juga secara emosional bagi Asep.
Saidah Sakwan menyoroti semangat Kang Asep yang tetap bekerja keras sebagai buruh tani, meskipun memiliki keterbatasan fisik. Baznas hadir untuk memastikan bahwa keterbatasan fisik tidak boleh menjadi penghalang bagi seseorang untuk mencari nafkah dan menjalani kehidupan yang bermartabat. Bantuan Baznas lengan prostetik ini diharapkan menjadi solusi nyata bagi mereka yang membutuhkan.
Advertisement
Dana ZIS Wujudkan Aksesibilitas dan Produktivitas
Program bantuan lengan prostetik ini sepenuhnya bersumber dari dana Zakat, Infak, dan Sedekah (ZIS) yang telah diamanahkan oleh para muzaki. Pengelolaan dana ZIS ini dilakukan secara transparan dan akuntabel oleh Baznas untuk kemaslahatan umat. Saidah Sakwan menegaskan pentingnya peran muzaki dalam mendukung program kemanusiaan ini.
Saidah berharap bantuan ini dapat memicu kemandirian ekonomi bagi para penerima manfaat, seperti Asep Saefudin. Zakat harus berperan sebagai solusi nyata bagi permasalahan sosial, termasuk dalam memberikan kemandirian bagi penyandang disabilitas. Lengan prostetik ini diharapkan menjadi "tangan baru" yang membawa keberkahan dan semangat baru bagi penerima manfaat untuk terus produktif.
Advertisement
Komitmen Baznas Perluas Jangkauan Program Kemanusiaan
Melalui inisiatif seperti penyaluran Baznas lengan prostetik ini, Baznas RI terus berupaya memperluas jangkauan program kemanusiaan. Komitmen ini mencakup upaya menjangkau masyarakat hingga ke pelosok daerah yang membutuhkan.
Sinergi antara para muzaki dan Baznas diharapkan dapat terus konsisten dalam membantu masyarakat yang membutuhkan alat bantu serupa. Tujuannya adalah agar mereka dapat hidup lebih mandiri, bermartabat, dan berkontribusi secara aktif dalam masyarakat. Program ini menjadi contoh nyata bagaimana zakat dapat memberdayakan individu.
Sumber: AntaraNews
Advertisement