Bawaslu gelar rapat sosialisasi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019

Bawaslu gelar rapat sosialisasi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019. Kegiatan ini guna mempersiapkan seluruh anggota pengawas pemilu dari tingkat nasional sampai tingkat kabupaten kota dalam menghadapi Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019.

Ahda Bayhaqi
Oleh Ahda Bayhaqi - Reporter
Bawaslu gelar rapat sosialisasi Pilkada 2018 dan Pilpres 2019
Rapat konsolidasi Bawaslu RI. ©2017 Merdeka.com/Ahda Bayhaqi

Badan Pengawas Pemilu menggelar rapat konsolidasi dan sosialisasi Pengawasan Pemilu 2018 dan 2019 di Hotel Redtop, Pecenongan, Jakarta Pusat, Jumat (27/10) malam. Kegiatan ini guna mempersiapkan seluruh anggota pengawas pemilu dari tingkat nasional sampai tingkat kabupaten kota dalam menghadapi Pilkada serentak 2018 dan Pemilu 2019."Kita harus satu pandangan bagaimana melaksanakan tahapan pilpres berjalan dengan baik sampai presiden terpilih," ujar Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilu, Gunawan Suswantoro.Bawaslu mengadakan rapat tersebut untuk mengonsolidasikan para stake holder terkait dalam penyelenggaraan pemilu. Serta, sosialisasi fungsi peran pemerintah, serta aparatur pengawas pemilu di daerah. Hal tersebut dilakukan pula lantaran tahapan pemilu sudah dimulai."Tujuan pertama melakukan konsolidasi Bawaslu dengan pemerintah. Berikutnya sinergi aparatur pengawas pemilu. Berikutnya sosialisasikan peran pemerintah dan pemda dalam pemilu," kata Ketua Bawaslu Abhan.Lebih lanjut, rapat itu juga mensosialisasikan Undang-undang Nomor 7 Tahun 2017 mengenai Pemilu. Mengingat ada perubahan penyelenggaraan yang dilakukan secara serentakBegitu pula mensosialisasikan mengenai kebijakan pengawasan, pencegahan, serta penanganan sengekta untuk aparatur pengawas pemilu."Mensosialisasikan kebijakan pemilu UU 7 tahun 2017. Mensosialisaikan kebijakan strategis dibidang pencegahan penanganan penyelesaian sengketa," kata Abhan.Acara ini turut dihadiri para 408 anggota Bawaslu tingkat provinsi sampai kabupaten kota. Rapat konsolidasi dan sosialisasi dihadiri oleh Ketua Komisi II Zainuddin Amali, Ketua Bawaslu Abhan, dan Sekretaris Jenderal Badan Pengawas Pemilu, Gunawan Suswantoro.

Rekomendasi