Abraham Samad Nilai KPK Bisa Hancur Kalau Capim Diisi Pencari Kerja Tak Berintegritas

Rabu, 7 Agustus 2019 17:19 Reporter : Merdeka
Abraham Samad Nilai KPK Bisa Hancur Kalau Capim Diisi Pencari Kerja Tak Berintegritas Abraham Samad ke KPK. ©2019 Merdeka.com/Dwi Narwoko

Merdeka.com - Ketua KPK periode 2011-2015 Abraham Samad meminta Panitia Seleksi (Pansel) Calon Pimpinan (Capim) KPK cermat menyeleksi 10 kandidat pimpinan lembaga antirasuah periode 2019-2023 untuk diserahkan ke DPR.

Sebab, Samad khawatir bila yang direkomendasi ke DPR nantinya hanya para pencari kerja dan tidak memiliki semangat perjuangan memberantas korupsi.

"Kalau Pansel gagal temukan 10 orang itu, maka orang-orang dipilih adalah orang yang tak punya komitmen dan mereka pencari kerja saja, itu dua hal yang dapat menghancurkan KPK," kata Samad saat diskusi mencari pimpinan KPK di Cikini, Jakarta Pusat, Rabu (7/8).

Saat ini, tinggal 40 kandidat yang tersisa dari ratusan pelamar di awal. Proses seleksi akan melewati psikotes dan profil assessment.

Samad menilai, dalam tahap ini pansel dapat melihat sampai sejauh mana integritas yang dimiliki mereka.

"Karenanya tahap ini jangan diabaikan, ini memperlihatkan integritas paripurna atau abal-abal, kalau tidak abai saya yakin dapat 10 orang ini," ujar Samad.

Terakhir, Samad menegaskan, seleksi capim KPK ini adalah proses krusial. Karenanya jangan sampai wacana beredar pengumuman hasil seleksi dipercepat pada September. Karena menurutnya, hal tersebut hanya akan menimbulkan tanda tanya di kalangan masyarakat.

"Kan Desember ya harusnya, jadi menurut saya tak boleh buru-buru, masyarakat jadi bertanya kan, ada apa? Jadi jangan buat sesuatu yang bikin masyarakat bertanya seperti itu," pungkas Samad.

Reporter: Muhammad Radityo Priyasmono
Sumber: Liputan6.com [gil]

Komentar Pembaca

Merdeka.com sangat menghargai pendapat Anda. Bijaksana dan etislah dalam menyampaikan opini. Pendapat sepenuhnya tanggung jawab Anda sesuai UU ITE.

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini