1.690 Petugas Gabungan Dikerahkan Amankan 3.781 TPS di Tangsel

1.690 personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan 3.781 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Kota Tangerang Selatan. Kapolresta Tangsel AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, 1.690 personel terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Tangsel, Polsek jajaran dan BKO TNI.

Kirom
Oleh Kirom - Reporter
1.690 Petugas Gabungan Dikerahkan Amankan 3.781 TPS di Tangsel
Penyegelan Gembok Kotak Suara. ©2019 Merdeka.com/Iqbal S Nugroho

1.690 personel gabungan akan dikerahkan untuk mengamankan 3.781 tempat pemungutan suara (TPS) yang tersebar di Kota Tangerang Selatan. Kapolresta Tangsel AKBP Ferdy Irawan menjelaskan, 1.690 personel terdiri dari Polda Metro Jaya, Polres Tangsel, Polsek jajaran dan BKO TNI.

"Kita terjunkan 1.690 personel gabungan yang sudah mulai bekerja menjaga dan mengawal proses Pemilu, pemungutan suara hingga penghitungan nanti," ungkap Ferdy kepada wartawan, Selasa (16/4).

Diterangkan dia, pihaknya juga baru menerima 165 personel BKO TNI, untuk membantu mengamankan pos-pos yang telah disiapkan di tingkat Polres dan Polsek.

"Kemarin kita menyambut 165 anggota BKO TNI, untuk ditempatkan di pos-pos pada tingkat Polres dan Polsek jajaran," ucap dia.

Dijelaskan Ferdy, bantuan personel itu ditunjukkan untuk menjaga kondusifitas di Tangsel selama Pemilu 2019 berlangsung.

"BKO pasukan ini kita prioritaskan untuk mendukung keadaan kontijensi atau situasi yang urgent, pasukan ini yang bersama-sama kita terjunkan ke lapangan," terangnya.

Meski begitu, Ferdy mengaku tak ada yang perlu ditakutkan dari pelaksanaan Pemilu serentak tahun 2019 ini.

Pihaknya berjanji akan menjaga kondusifitas wilayah Tangsel, mulai dari masa kampanye, waktu pencoblosan hingga perhitungannya nanti.

"Warga Tangsel untuk tidak takut datang ke TPS menentukan pilihannya, kami Kepolisian dibantu TNI siap menjaga keamanan dan kondusifitas wilayah Tangsel," cetusnya.

Rekomendasi