Potret Desa Bedulu Pusat Peradaban Bali Masa Silam, Tempat Tinggal Raja yang Pernah Berkuasa Lebih dari 400 Tahun

Desa Bedulu di Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar diduga kuat merupakan salah satu desa yang menjadi pusat peradaban Bali pada masa silam.

Rizka Nur Laily Muallifa
Potret Desa Bedulu Pusat Peradaban Bali Masa Silam, Tempat Tinggal Raja yang Pernah Berkuasa Lebih dari 400 Tahun
Potret Desa Bedulu Pusat Peradaban Bali Masa Silam, Tempat Tinggal Raja yang Pernah Berkuasa Lebih dari 400 Tahun (Merdeka.com)

Daerah metropolis Bali pada masanya.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Desa Bedulu di Kecamatan Blahbatuh Kabupaten Gianyar diduga kuat merupakan salah satu desa yang menjadi pusat peradaban Bali pada masa silam. Tepatnya pada masa kepemimpinan Dinasti Warmadewa yang pernah memimpin Bali selama lebih dari 400 tahun.

Sejarah

Desa Bedulu dulunya dikenal dengan nama Badhahulu, sebuah desa kuno dan unik.

Mengutip situs resmi Universitas Stekom, desa ini pernah menjadi pusat peradaban di Bali. Bahkan desa ini sudah menjadi permukiman sejak masa prasejarah. Hal ini dibuktikan dengan penemuan sarkofagus di salah satu rumah warga desa.

Dok. Istimewa
Dok. Istimewa

Berbagai macam peninggalan zaman prasejarah hingga zaman Hindu-Buddha dapat dijumpai di desa ini. Antara lain; nekara perunggu, relief di tebing, candi gua, dan kawasan petirtaan dengan arca-arca pancuran.

Tempat Tinggal Raja

Desa ini juga pernah menjadi pusat pemerintahan Bali sejak dari Dinasti Warmadewa, yakni saat pemerintahan Maharaja Sri Astasura Ratna Bumi Banten yang saat itu membawahi delapan wilayah kekuasaan di Bali.

Bukti lain bahwa Bedulu pernah menjadi pusat metropolis Bali ialah tata pemerintahan yang sudah tersusun rapi dan juga mengangkat menteri perwakilan daerah seluruh Bali dan panglima perang.

Kerajaan Bedulu mencapai puncak kejayaan saat pemerintahan Maha Raja Sri Astasura Ratna Bumi Banten.

Pada masa itu, Kerajaan Bedulu mempunyai panglima perang yang tangguh dan rakyatnya hidup sejahtera. 

Kerajaan ini juga disegani kerajaan lain. Tak hanya itu, pimpinan Kerajaan Bedulu mengambil sikap tegas enggan tunduk terhadap Kerajaan Majapahit. Hal ini menjadi halangan serius bagi Majapahit dalam misi menyatukan Nusantara.

Situs Bersejarah

Situs Bersejarah
© 2024 merdeka.com/Tripadvisor

Beberapa situs bersejarah yang masih bisa dijumpai hingga saat ini antara lain Goa Gajah, Relief Yeh Pulu, serta Pura Samuan Tiga yang terkenal dengan gebogan menjulang tinggi dan ritual Siat Sampian.

Pusat Budaya dan Agama

Mengutip situs Kemdikbud RI, Desa Bedulu merupakan pusat aktivitas budaya dan spiritual sejak zaman pra-Hindu (masa perundagian) atau sekitar 2000 tahun silam, hingga runtuhnya Bali ke tangan Majapahit (1343 M).

Pusat aktivitas budaya dan keagamaan ini berkembang pesat  karena mendapat perlindungan dari sang penguasa.

Wisata Sejarah

Saat ini, Desa Bedulu terkenal sebagai salah satu desa wisata sejarah di Bali.

Wisatawan bisa menyaksikan pembuatan gerabah di banjar lebah; pemahat, pelukis, perajin anyaman lontar, sampai kursus tari Bali.

Desa ini layak dikunjungi jika Anda berwisata ke Bali, terutama jika menyukai sejarah.

Rekomendasi