Di tengah banyaknya usaha yang gulung tikar di masa pandemi Covid-19, pedagang tanaman bonsai tidak mengalami itu. Bahkan di tengah kelesuan ekonomi akibat Covid-19, pedagang tanaman bonsai bisa meraup omzet puluhan hingga ratusan juta rupiah dalam sehari.
Ketua Persatuan Penggemar Bonsai Indonesia (PPBI) Kabupaten Sidoarjo, Wardoyo menjelaskan, dalam satu hari pedagang bonsai minimal berhasil membawa pulang uang Rp25 juta dari hasil penjualan bonsai dalam gelaran pameran dan kontes bonsai di Sun City Biz Arteri Porong, Sidoarjo, Minggu (21/2/2021).
Advertisement
Harga Tanaman Bonsai
Dalam acara tersebut, ratusan tanaman bonsai yang dipamerkan dibanderol dengan harga mulai Rp500 ribu. Harga itu berlaku untuk pohon bakalan. Sementara itu, untuk bonsai kelas utama harganya bisa mencapai Rp500 juta.
"Berbeda lagi dengan tanaman bonsai yang sudah kelas bintang, harganya bisa mencapai milyaran rupiah,” ungkap Wardoyo, seperti melansir dari Instagram @beritaseputarsidoarjo, Selasa (23/2).
Advertisement
Cukup Menjanjikan
Bisnis tanaman bonsai disebut cukup menjanjikan. Di antara berbagai macam tanaman bonsai, yang banyak dicari penggemar yakni pohon Serut, Santigi, Cemara, Asem, Sancang, Komeng dan Hokiantea.
"Yang paling laku dan dicari penggemar bonsai adalah tanaman bonsai Santigi,” ujar Rizal, salah satu peserta bursa dan pameran.
Rizal membanderol tanaman bonsai miliknya mulai harga ratusan ribu hingga puluhan juta rupiah. "Kalau yang jenis itu (Santigi) umurnya lebih dari 10 tahun harganya 14 juta rupiah,” imbuhnya.
Advertisement
Peluang Bagus di Tengah Pandemi
PJ Bupati Sidoarjo, Hudiyono yang diundang untuk membuka acara pameran bonsai meminta panitia penyelenggara menerapkan protokol kesehatan ketat di tempat penyelenggaraan acara. Selain itu, pengunjung pameran juga wajib menerapkan protokol kesehatan seperti memakai masker dan tidak berkerumun.
Pameran tanaman bonsai di Sun City Biz Arteri Porong Sidoarjo itu digelar mulai 16 hingga 28 Februari 2021.
Hudiyono menyampaikan bahwa bisnis jual beli tanaman bonsai yang omzetnya mencapai ratusan juta rupiah menjadi peluang bagus di tengah situasi sulit akibat pandemi Covid-19. Bisnis yang menyasar pembeli dari kalangan menengah ke atas itu laris lantaran mereka banyak menghabiskan waktu di rumah saja. Alhasil tanaman bonsai menjadi salah satu sarana menambah keindahan rumah mereka.