Beroperasi 2024, LRT Rute Velodrome-Manggarai Ditargetkan Layani 180 Penumpang/Hari

Adapun untuk proses pembangunan yang akan dilakukan Juli nanti. Proyeksi jumlah penumpang itu diperoleh dari hasil kajian yang telah dilakukan.

Lydia Fransisca
Oleh Lydia Fransisca - Reporter
Beroperasi 2024, LRT Rute Velodrome-Manggarai Ditargetkan Layani 180 Penumpang/Hari
Uji coba LRT Jabodebek. ©2023 Merdeka.com/Iqbal Nugroho

PT Lintas Raya Terpadu (LRT) Jakarta Lintasan menargetkan, 180 ribu penumpang akan menggunakan kereta fase 1B. Fase 1B melayani rute Velodrome-Manggarai.

Kepala Divisi Sekretaris Perusahaan LRT Jakarta, Sheila Indira Maharshi mengatakan, proyeksi jumlah penumpang itu diperoleh dari hasil kajian yang telah dilakukan.

"Setelah beroperasi, rute tersebut diproyeksi akan dimanfaatkan 180 ribu penumpang per hari," kata Sheila, dikutip dari rilis resmi Rabu (17/5).

Sheila menjelaskan, penumpang rute ini diperkirakan berasal dari warga yang tinggal di sepanjang rute Velodrome-Manggarai yang beralih menggunakan transportasi publik saat pergi dan pulang kerja.

Lebih lanjut, Sheila memperkirakan proses pembangunan lintasan fase ini membutuhkan waktu sekitar 1,5 tahun. Diharapkan, pada 2024 mendatang, LRT fase 1B sudah bisa beroperasi melayani masyarakat.

"Target kita, pada 2024 mendatang minimal sudah melakukan trial operasional," ujar Sheila.

Adapun untuk proses pembangunan yang akan dilakukan Juli nanti. Sheila berujar bahwa pihaknya akan berkoordinasi dengan Dinas Perhubungan dan Satpol PP DKI guna membahas rekayasa lalu lintas dan potensi kemacetan yang ditimbulkan di sepanjang jalur pemasangan tiang LRT.

"Rencananya, pembangunan lintasan fase 1B akan memanfaatkan lahan median jalan di sepanjang 13 kilometer sebagai lokasi tiang konstruksi lintasan," jelasnya.

Rekomendasi