Perampok Spesialis Nasabah Bank Dibekuk, Modus Aksinya Kempes Ban Lalu Pepet Korban

Terbaru, komplotan ini beraksi di Jalan Nusantara Raya RW 09, Kelurahan Arenjaya Perum 3 Bulak Kapal Bekasi Timur, Bekasi, pada Jumat (3/3/2023), sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat kejadian itu, uang Rp 80 juta milik seorang ibu-ibu raib digasak oleh pelaku.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Perampok Spesialis Nasabah Bank Dibekuk, Modus Aksinya Kempes Ban Lalu Pepet Korban
Ilustrasi borgol. ©2015 merdeka.com/arie basuki

Kawanan perampok beraksi kawasan Bekasi Jawa Barat. Seorang wanita uang baru saja mengambil uang di bank dijambret. Uang Rp 80 juta miliknya raib.

Polisi telah menangkap empat orang pelaku. Salah seorang di antaranya berinisial IR ditangkap saat menghadiri acara nikahan di kawasan Ciawi, Bogor Jawa Barat.

Kasubdit Resmob, AKBP Titus Yudho Uly menerangkan, pengungkapan ini bentuk komitmen Polda Metro Jaya dalam menekan angka kejahatan jalanan.

"Melalui kegiatan Rutin Yang Ditingkatkan (KRYD). Ini sesuai arahan Bapak Kapolda Metro Jaya agar masyarakat aman dan nyaman dalam menunaikan ibadah di bulan suci Ramadan," kata dia dalam keterangannya, Selasa (21/3).

Terpisah, Kanit 2 Subdit Resmob Ditreskrimum Polda Metro Jaya Kompol Maulana Mukarom menambahkan, kawanan jambret spesialis nasabah berjumlah enam orang. Empat orang telah berhasil ditangkap. Sedangkan, dua lain berstatus buron.

"Totalnya empat yang ditangkap. Salah satu pelaku (IR) ditangkap pada saat acara nikahan anaknya di Ciawi, Jawa Barat," ujar dia.

Mukarom menerangkan, mereka beraksi di Jalan Nusantara Raya RW 09, Kelurahan Arenjaya Perum 3 Bulak Kapal Bekasi Timur, Bekasi, pada Jumat (3/3/2023), sekitar pukul 14.30 WIB. Akibat kejadian itu, uang Rp 80 juta milik seorang ibu-ibu raib digasak oleh pelaku.

"Kerugian Rp 80 juta," ujar dia

Mukarom menyebut, para pelaku punya peran berbeda-beda. Empat di antaranya yakni PA sebagai eksekutor, IR memantau situasi di bank, WD berpura-pura menjadi nasabah bank untuk menentukan target MS bertugas memantau parkiran bank dan memberikan informasi ke tersangka PA.

"(Saat beraksi) 6 orang, 2 DPO sedang kita dalami untuk pengejaraan," ujar dia.

Mereka ini melengkapi diri dengan senjata tajam. Modusnya ban kempes dan kemudian korban dipepet. Pengakuannya, sudah beraksi selama dua kali dengan modus yang sama.

"Untuk hasil keterangan dari tersangka apabila pelaku melakukan perlawanan pasti langsung dilukai. Ini sedang di dalami dan dikembangkan," katanya.

Reporter: Ady Anugrahadi
Sumber: Liputan6.com

Halaman
Rekomendasi