Alasan Sopir Fortuner Ganti Pelat Dinas Polri ke Nomor Asli Usai Tabrak Ojek Online

Pergantian pelat nomor Toyota Fortuner diketahui sewaktu petugas Unit Laka Lantas Wilayah Jakarta Timur menghampiri korban tabrakan di Rumah Sakit Persahabatan.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Alasan Sopir Fortuner Ganti Pelat Dinas Polri ke Nomor Asli Usai Tabrak Ojek Online
Viral Video Mobil Dinas Polri Tabrak Pemotor di Jaktim. ©2023 Merdeka.com

Polisi mengungkap alasan sopir mobil Toyota Fortuner mengganti pelat nomor dinas Polri dengan pelat nomor mobil asli usai menabrak seorang driver ojek online di Jakarta Timur. Pengemudi mobil berinisial YA itu mengaku pergantian pelat nomor mobil itu dilakukan lantaran kasus kecelakaan lalu lintas tersebut telah diselesaikan secara kekeluargaan.

"Alasannya telah terjadi musyawarah," kata Kanit Laka Satlantas Wilayah Jakarta Timur AKP H Ediono saat dihubungi, Rabu (8/2).

Ediono mengatakan, pergantian pelat nomor Toyota Fortuner diketahui sewaktu petugas Unit Laka Lantas Wilayah Jakarta Timur menghampiri korban tabrakan di Rumah Sakit Persahabatan. Ediono mengatakan, YA yang juga ditemui di rumah sakit mengakui mengganti pelat nomor dinas Polri dengan yang asli.

"Jadi anak buah saya langsung datangin ke RS Persahabatan. Posisi kendaraan tersebut sudah berubah 1236 FJD," kata Ediono.

Mediasi

Ediono menerangkan, korban dan pengemudi Toyota Fortuner memang bertemu untuk bermediasi di Rumah Sakit Persahabatan. Tante korban, orangtua korban dan korban turut menyaksikan mediasi tersebut.

Dalam hal ini, penabrak bersedia menganti kerugian yang dialami oleh korban.

"Intinya pengemudi ini bertanggung jawab penuh atas kerusakan sepeda motor itu," ujar dia.

Kronologi Kecelakaan

Ediono mengatakan, kecelakaan bermula saat Toyota Fortuner berpelat dinas Polri yang dikemudian oleh YA melaju dari arah timur menuju ke barat di Jalan Pramuka, Jakarta Timur.

Di sisi lain, ada dua pengendara motor dari arah Terminal Rawamangun menuju ke Pulomas. Ketiga kendaraan secara bersamaan tiba di traffic light Arion Mall. Saat itu, dua pemotor berhenti agar pengendara Toyota Fortuner berpelat dinas Polri bisa melintas. Posisi lampu lalu lintas sedang merah.

Sementara itu, driver ojol melaju dengan kecepatan lumayan kencang dari arah belakang pemotor yang sedang berhenti tersebut. Kecelakaan lalu lintas tak terhindarkan.

"Sepeda motor yang satu itu langsung nabrak pintu belakang sebelah kiri. Posisi pas di tengah-tengah lampu merah itu," ujar dia.

Ediono mengatakan, pengemudi Toyota Fortuner berpelat Dinas Polri mengakui kesalahannya. Sebab, dia menerobos lampu merah.

"Iya (terobos) karena dia berusaha jalan dari depan ada motor berhenti dua biji ngasih kesempatan jalan terus dia mundur di belakang ada ojol juga enggak bisa mundur. Dari belakang, satu motor itu tidak bisa mengendalikan langsunglah nabrak mobil itu," ucap dia.

Ediono mengatakan, kecelakan lalu lintas mengakibatkan pengendara motor mengalami luka-luka. Saat ini sedang menjalani perawatan di Rumah Sakit Persahabatan.

"Korban luka di tangan kanan dan kaki kanan luka-luka," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com

Rekomendasi