Polisi Ungkap Kendala Usut Anak Diculik di Jakpus, Saksi Idap Keterbelakangan Mental

Polisi mengungkap kendala penyelidikan kasus dugaan penculikan terhadap seorang anak perempuan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Saksi-saksi yang minim informasi menjadi salah satu faktor penyelidikan tersebut terhambat.

Rita
Oleh Rita - Reporter
Polisi Ungkap Kendala Usut Anak Diculik di Jakpus, Saksi Idap Keterbelakangan Mental
Aksi Penculikan Bocah Dibawa Pria Pakai Bajaj di Jakpus. ©2022 instagram @info_jakartapusat

Polisi mengungkap kendala penyelidikan kasus dugaan penculikan terhadap seorang anak perempuan di kawasan Gunung Sahari, Jakarta Pusat. Saksi-saksi yang minim informasi menjadi salah satu faktor penyelidikan tersebut terhambat.

Kapolres Metro Jakarta Pusat, Kombes Pol Komarudin menerangkan, saksi pengemudi bajaj misalnya. Dia mengantarkan terduga penculik dan korban ke kawasan Stasiun Kota.

Saat pemeriksaan si sopir diketahui punya riwayat keterbelakangan mental. Masalah lain, saksi merupakan sopir tembak atau sopir asli.

"Ini juga yang termasuk salah satu kendala kami dalam melakukan pemeriksaan. Mudah-mudahan misteri ini bisa segera kami ungkap," ujar Komarudin di Polda Metro Jaya, Senin (19/12).

Periksa CCTV

Polisi masih mencari CCTV di Stasiun Kota, Jakarta Barat. Hal ini menjadi lokasi pemberhentian korban dan pelaku sebagaimana keterangan dari sopir bajaj. Sayangnya sampai ke titik di dekat stasiun kota tidak ditemukan CCTV.

"Tidak ada CCTV yang bisa kita ambil. Ini yang masih terus kita upayakan arah perjalanan dari pinggir rel sampai ke Stasiun Kota," ucap dia.

Kendati begitu, polisi mendapatkan gerobak yang biasa digunakan oleh terduga penculik. Adapun, Ciri-ciri samping gerobak berwarna kuning, di roda ada kipas dan gerobak menggunakan pedal pengayuh.

"Itu yang masih kita cari keberadaannya," ujar dia.

Komarudin mengatakan, pencarian terhadap terduga penculik masih berlangsung. Diduga, antara pelaku dengan korban sudah saling mengenal satu sama lain.

Tampak dari video yang beredar, si anak naik duluan ke dalam bajaj. Rekaman diperkuat dengan keterangan penjual makanan ayam cepat saji.

"Ini yang masih kita terus berupaya mengidentifikasi dulu siapa sesungguhnya orang ini. Kita lacak, tim IT kita sedang mencari untuk aktifitas termasuk titik-titik kemana keberadaan yang bersangkutan," ujar dia.

Reporter: Ady Anugrahadi/Liputan6.com

Rekomendasi