Polisi memeriksa pekerja yang melakukan renovasi masjid Jakarta Islamic Center di Jalan Kramat Raya, Koja, Jakarta Utara. Pemeriksaan dilakukan polisi guna menyelidiki penyebab kebakaran pusat kajian keagamaan di ibu kota itu hingga menyebabkan kubah masjid ambruk pada Rabu (19/10) kemarin.
Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Pol Wibowo menjelaskan, berdasarkan dari keterangan dari pekerja renovasi gedung JIC ketika hendak melakukan pekerjaannya melihat ada percikan api. Menurut Wibowo, keterangan para saksi tersebut masih dialami polisi.
"Ya kan dari para pekerja ini menerangkan memang pada saat sedang melakukan renovasi itu ada percikan api yang kemudian menyambar salah satu bahan yang mudah terbakar," kata Wibowo dalam keterangannya, Kamis (20/10).
Selain memeriksa para pekerja tersebut, polisi hari ini menggelar olah Tempat Kejadian Perkara (TKP). Wibowo mengatakan, olah TKP menggandeng Pusat Laboratorium Forensik (Puslabfor) Polri untuk mencari tahu penyebab pasti kebakaran di JIC.
"Dibantu oleh kawan-kawan dari Puslabfor Polri untuk mencari penyebab utama kebakaran," tutur dia.
Advertisement
Polisi Duga Ada Kelalaian saat Renovasi
telah meminta keterangan dari empat orang saksi yang merupakan petugas renovasi masjid Jakarta Islamic Center. Dari penggalian keterangan tersebut, polisi menduga petugas lalai dalam melakukan pekerjaan renovasi JIC yang menyebabkan kebakaran hebat.
"Ya ada kelalaian ini," ucap Kapolres Metro Jakarta Utara, Kombes Wibowo saat dimintai keterangan, Kamis (20/10).
Wibowo menjelaskan, berdasarkan dari keterangan dari pekerja renovasi gedung JIC ketika hendak melakukan pekerjaannya memang ada percikan api yang keluar.
"Ya kan dari para pekerja ini menerangkan memang pada saat sedang melakukan renovasi itu ada percikan api yang kemudian menyambar salah satu bahan yang mudah terbakar," papar Wibowo.
Kendati demikian, hingga saat ini kepolisian masih terus mendalami keterangan para pekerja tersebut.
"Ini kan masih kita dalami lagi ya kan dari para pekerja ini," imbuh Kapolres.