Jalan Kebon Sirih Dibongkar, Proyeknya Tak Selesai Sekaligus

Pekerjaan proyek peningkatan Jalan Kebon Sirih di Jakarta Pusat kini memasuki tahap awal dan ditargetkan akan rampung pada tahun 2026.

Winda Nelfira
Oleh Winda Nelfira - Reporter
Jalan Kebon Sirih Dibongkar, Proyeknya Tak Selesai Sekaligus
Potret Lalu Lintas Kebon Sirih ke Tugu Tani (Akun X @TMCPoldaMetro)

Dinas Bina Marga DKI Jakarta menetapkan target bahwa proyek peningkatan Jalan Kebon Sirih yang berlokasi di Jakarta Pusat akan selesai pada akhir September 2026.

Kepala Pusat Data dan Informasi Dinas Bina Marga DKI Jakarta, Siti Dinarwenny, menjelaskan bahwa peningkatan jalan ini akan dilakukan secara bertahap. Tujuannya adalah agar pelaksanaan konstruksi dapat terus berlangsung tanpa mengganggu arus lalu lintas yang ada.

"Terkait progres peningkatan jalan di Jl. Kebon Sirih, Jakarta Pusat dapat kami sampaikan bahwa saat ini peningkatan jalan tersebut sedang berlangsung di tahap 1, yaitu peningkatan jalan di lajur tengah," ungkapnya di Jakarta, seperti yang dikutip pada Jumat (17/7/2026).

Wenny juga menambahkan bahwa pekerjaan peningkatan jalan mencakup ruas Jalan Kebon Sirih dari Wisma Penta hingga Gedung Badan Nasional Pengelola Perbatasan (BNPP) RI dengan panjang total sekitar 345 meter. Hal ini menunjukkan komitmen yang tinggi dalam meningkatkan infrastruktur di daerah tersebut.

"Setelah tahap 1 selesai, pekerjaan akan berlanjut pada tahap dua yaitu peningkatan jalan di lajur kanan, kemudian dilanjutkan di tahap ketiga yaitu peningkatan jalan di lajur kiri," jelasnya lebih lanjut.

Sudah Disosialisasikan

Wenny menyatakan bahwa sebelum pelaksanaan proyek dimulai, Dinas Bina Marga DKI telah melakukan sosialisasi kepada masyarakat dan para pemangku kepentingan pada tanggal 6 Juli 2026.

Acara tersebut dihadiri oleh perwakilan masyarakat, pelaku usaha, serta perangkat daerah terkait sebagai wujud transparansi informasi sebelum proyek dijalankan.

Ia menambahkan bahwa peningkatan Jalan Kebon Sirih diharapkan dapat menciptakan infrastruktur jalan yang lebih kuat, aman, nyaman, dan berkelanjutan. Proyek ini juga bertujuan untuk mendukung kelancaran mobilitas masyarakat, meningkatkan kualitas kawasan, serta memberikan manfaat bagi kegiatan sosial dan perekonomian di sekitarnya.

"Dinas Bina Marga Provinsi mengajak seluruh masyarakat untuk mendukung kelancaran pelaksanaan pekerjaan ini. Mohon maaf atas ketidaknyamanan yang mungkin terjadi selama proses konstruksi berlangsung," kata Wenny.

Rekomendasi