Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan, mengungkapkan bahwa Jakarta menjadi simbol pernyataan bahwa kemerdekaan merupakan keinginan seluruh bangsa Indonesia. Bukan hanya tujuan yang dikejar segelintir orang.
Dia mengatakan, sekitar satu bulan setelah proklamasi kemerdekaan Indonesia, ratusan ribu warga Jakarta berkumpul di lapangan Ikada. Lokasi tersebut diketahui sebagai kawasan Monas di masa lalu.
"1 bulan kemudian 19 September 1945 lebih dari 300.000 penduduk di Jakarta berkumpul di lapangan IKADA sekarang kawasan Monas, 300.000 itu kira-kira separuh penduduk Jakarta," kata Anies dalam upacara HUT ke-76 RI, di Balai Kota, Jakarta, Selasa (16/8).
"Penduduk Jakarta di masa itu adalah 600.000 orang dan 300.000 berkumpul di sebuah lapangan mereka menyatakan bahwa kemerdekaan ini bukan kemauan sekelompok orang, kemerdekaan ini adalah benar-benar kemauan kita," lanjut dia.
Tekanan kolonialisme, lanjut Anies, dialami oleh seluruh rakyat. Tekanan itu nyata dalam situasi tidak terdidik, kurang gizi, miskin, dan tidak punya kesempatan untuk berkembang yang dirasakan selama ratusan tahun.
"Karena itu bangsa ini tidak mau lagi menerima adanya kolonialisme. Bukan hanya sekelompok orang terdidik yang mengatakan menolak kolonialisme. Tapi seluruh unsur bangsa ini," tegas dia.
Dia pun menegaskan bahwa pernyataan merdeka yang dilontarkan bangsa Indonesia bukan sekadar untuk menggulung kolonialisme. Melainkan juga pernyataan untuk menggelar keadilan sosial dan kesejahteraan.
"Karena gelaran keadilan gelaran kesejahteraan itulah yang dimau bangsa Indonesia. memilih merdeka karena menyatakan tidak pada keterbelakangan, kekurangan gizi, ketidakterdidikan. Kita ingin dengan merdeka kita bisa merasakan keadilan sosial, bisa merasakan kesejahteraan," urai dia.
"Ingatlah bahwa ini adalah perjuangan seluruh bangsa. Saat ini tanggung jawab untuk menggelar keadilan sosial, menggelar kesejahteraan ada pada pundak kita masing-masing. Kita semua memiliki tanggung jawab untuk menuntaskan janji kemerdekaan itu. Janji kemerdekaan kita adalah melindungi, memajukan kesejahteraan umum, dan itu artinya kita yang berdiri di tempat ini punya tanggung jawab untuk menuntaskannya," tandas dia.