Wagub DKI Tegaskan Rotasi Kepala Dinas SDA Bukan Alasan Personal

Rotasi Kepala Dinas SDA di tengah kondisi puncak banjir menjadi sorotan. Namun, Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menampik penempatan Yusmada menggantikan Juaini karena alasan personal.

Yunita Amalia
Oleh Yunita Amalia - Reporter
Wagub DKI Tegaskan Rotasi Kepala Dinas SDA Bukan Alasan Personal
Wagub DKI tinjau RSUD Pasar Minggu. ©Liputan6.com/Herman Zakharia

Gubernur DKI Jakarta, Anies Baswedan merotasi sejumlah kepala dinas pada Selasa (23/2). Dalam rotasi tersebut, Yusmada Faizal didapuk menjadi Kepala Dinas Sumber Daya Air (SDA) menggantikan Juaini.

Rotasi Kepala Dinas SDA di tengah kondisi puncak banjir menjadi sorotan. Namun, Wakil Gubernur DKI, Ahmad Riza Patria menampik penempatan Yusmada menggantikan Juaini karena alasan personal.

"Rotasi ini tidak ada masalah dengan personal orang per orang yang ada di Pemprov. Sekarang ini seluruh jajaran bekerja sebaik-baiknya dan mencapai hasil yang kita harapkan bersama," katanya di Balai Kota DKI Jakarta, Rabu (24/2).

Politikus Gerindra itu menuturkan selama menjabat sebagai Kadis SDA, Juaini dianggap cukup tanggap menangani permasalahan banjir. Indikator keberhasilan Juaini adalah jumlah pengungsi minim, durasi banjir, luas wilayah terdampak banjir.

"Saya kira ini sesuatu yang berhasil," ujarnya.

Kapasitas Yusmada pun dikatakan Riza tidak kalah bagus dengan Juaini. Yusmada sebelumnya menjabat sebagai Asisten Pembangunan dan Lingkungan Hidup Sekretariat Daerah DKI Jakarta.

"Penggantian dari pada Kadis SDA, itu biasa. memang Pak Yus ini memiliki kemampuan yang baik sehingga ditempatkan di SDA."

Sementara Ketua Komisi D DPRD DKI sekaligus mitra kerja Dinas SDA, Ida Mahmudah mengatakan tidak peduli dengan pergantian Kepala Dinas SDA. Terpenting baginya adalah program Gubernur Anies terhadap pengendalian banjir dapat terlaksana dengan baik

"Itu kan sebenarnya bukan program persoalannya kepala dinas, tapi itu adalah programnya gubernur, jadi kalau berbicara programnya gubernur, saya yakin walaupun kepala dinasnya ganti, karena gubernurnya belum ganti, ya berarti akan tetap berjalan," tutupnya.

Rekomendasi