Suku Dinas Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan menyiapkan tiga sekolah sebagai lokasi relokasi bagi murid-murid SDN Kebayoran Lama 09 setelah bangunan sekolah mereka roboh sejak 2024.
Keputusan terkait lokasi relokasi akan dibahas dan diputuskan bersama orang tua murid. Pihak sudin memastikan proses belajar di tempat relokasi berlangsung aman dan nyaman bagi warga sekolah.
"Saya sudah siapkan 3 sekolah untuk relokasi yaitu, SDN Kebayoran Lama Selatan 03, SDN Kebayoran Lama 03 dan SDN Pondok Pinang 05," kata Kepala Sudin Pendidikan Wilayah 1 Jakarta Selatan kepada Liputan6.com, Kamis (6/8/2026).
Rencana penempatan siswa akan dimatangkan bersama para wali murid. Menurut Santoso, skema kegiatan belajar mengajar juga telah disusun.
"Nanti kami diskusikan dengan orang tua murid , untuk rencana kegiatan pembelajaran nya sudah kita finalkan tinggal nanti kita bikin kesepakatan dengan orang tua murid," ungkap Santoso.
Ia menegaskan bahwa tiga sekolah tersebut merupakan opsi awal dan akan dipersempit.
"Nanti akan mengerucut di dua sekolah bukan tiga sekolah, tapi tiga (awalnya) sekolah itu yg kami persiapkan," sambungnya.
Adapun penetapan lokasi relokasi mempertimbangkan sejumlah kriteria. Seperti kesiapan sarana prasarana, sehingga kegiatan belajar mengajar di sekolah tujuan tetap berjalan aman dan nyaman.
Sebelumnya, kondisi SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi sempat viral. Sejak bangunan roboh pada akhir 2024, belum tersentuh perbaikan. Akibatnya, siswa tetap bersekolah dalam situasi darurat di area musala dan lapangan yang disulap menjadi ruang kelas sementara sambil menunggu renovasi.
Orang tua siswa, Evi Afrida, mengatakan musala dan lapangan kerap digunakan sebagai tempat belajar, terutama pada siang hari. Ia menuturkan sebelum insiden, perbaikan yang dilakukan hanya sebatas perbaikan kecil.
"Enggak ada, karena bangunan lama. Enggak ada curiga, cuman ada perbaikan-perbaikan kecil aja sih. Belum renovasi total. Terakhir kan renov cuman genteng sama pake baja ringan," kata Evi di SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi, Selasa (21/7/2026).
Evi berharap pemerintah segera membangun kembali gedung sekolah agar anak-anak dapat belajar dengan aman. Ia juga mempertanyakan lamanya proses perbaikan.
"Lama banget, padahal sekolahnya ini roboh bukannya renovasi lagi. Ini benar-benar roboh, nggak layak banget. Miris lihatnya," ujarnya.
Bangunan SDN Kebayoran Lama Selatan 09 Pagi roboh saat hujan deras mengguyur Jakarta bertepatan dengan pelaksanaan Pilkada DKI Jakarta pada 27 November 2024. Empat ruang kelas dan satu ruang Unit Kesehatan Sekolah (UKS) rusak. Tidak ada korban jiwa, namun orang tua khawatir sisa bangunan yang rusak membahayakan keselamatan siswa dan warga sekitar.
Sejak insiden tersebut, para orang tua terus meminta kepastian rencana perbaikan sekolah, namun hingga kini mereka mengaku belum mendapat kejelasan.