Dua remaja Indra (16) dan Wahyu (13) tenggelam di Kali Besar Timur Kota Tua, Taman Sari, Jakarta Barat, Sabtu (24/11). Saat kejadian, kondisi air sungai sedang tenang.
"Saat kejadian itu, kondisi airnya tenang, tapi itu di atasnya, belum bisa dipastikan di bawahnya seperti apa," kata Kapolsek Taman Sari AKBP Ruly Indra Wijayanto saat dikonfirmasi di Jakarta.
Pasalnya, kata Ruly, kondisi air yang keruh membuat sulit untuk melihat kedalaman air di bawah permukaan sehingga belum bisa dipastikan penyebab kedua remaja tersebut tenggelam.
"Kami masih belum tahu apa penyebab tenggelam kedua remaja tersebut, apakah karena kram atau terbawa arus di sungai yang cukup dalam tersebut," kata Ruly.
Selain itu, Ruly menyebut bahwa di lokasi tersebut memang tidak diperkenankan untuk masyarakat berenang, yang ditandai dengan pagar sebagai pertanda kawasan tersebut bukanlah tempat berenang.
"Di lokasi itu tidak diperkenankan berenang karena bahaya, makanya dipasang pagar juga. Meski ada pintu, tapi itu kemungkinan digunakan untuk tugas khusus seperti kebersihan," ujarnya.
Jenazah kedua korban ditemukan pukul 17.30 WIB. Kejadian nahas tersebut bermula saat korban sebelumnya berenang di Kali Besar bersama teman-temannya, setelah merasa lelah, selanjutnya korban dan rekan-rekanya istirahat di jembatan.
Namun tidak lama kemudian Indra lompat dari atas jembatan dan akhirnya tenggelam sembari teriak meminta tolong.
Wahyu kemudian datang menolong, namun karena berat badannya lebih besar dari Indra, Wahyu pun akhirnya ikut tenggelam.
Kedua korban sempat ditolong oleh saksi Muskin (40), tapi nyawa keduanya sudah tidak tertolong.
Kasus tersebut ditangani oleh Polsek Tamansari dan jenazah dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM).