Dewan Perwakilan Rakyat Daerah (DPRD) DKI Jakarta akan menggelar sidang paripurna lanjutan, terkait pengunduran diri Gubernur DKI Jakarta Joko Widodo (Jokowi). Untuk mengantisipasi adanya tindakan anarkis, pengamanan diperketat.Pantauan merdeka.com, puluhan polisi bersiaga di area gedung DPRD DKI Jakarta. Nampak juga water cannon, Baracuda dan satu kendaraan penerangan bersiaga. Ini semua untuk menghalau aksi seperti yang dilakukan Front Pembela Islam (FPI) pada Jumat (3/10) lalu.Salah seorang petugas yang tengah berjaga mengatakan, lingkup pengamanan diperluas. Tidak hanya Gedung DPRD DKI Jakarta dan Balai Kota DKI Jakarta, sebab 30 meter sekitarnya juga telah masuk kawasan yang diamankan."Kita antisipasi saja (adanya kericuhan). Informasinya akan ada demo dari Komunitas Masyarakat Cinta Jakarta," ujar petugas yang berjaga di pos penjagaan, Senin (6/10).Kabarnya, aksi massa ini akan diikuti sekitar 100 orang. Aksi ini tidak serupa dengan yang dilakukan oleh FPI, saat menolak Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) menjadi gubernur DKI Jakarta. "Demo ini kayaknya terkait paripurna nanti," jelasnya.
Water cannon & Barracuda kawal paripurna pengunduran diri Jokowi
Puluhan polisi bersiaga di area gedung DPRD DKI Jakarta.
Advertisement
Rekomendasi