Belajar Logistik dari Nol saat Kuliah, Pemuda Ini Cetak Omzet Puluhan Juta

Buah dari ketekunannya manis sekali. Sekarang, usaha agennya berhasil mengantongi omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Idris Rusadi Putra
Oleh Idris Rusadi Putra - Reporter
Belajar Logistik dari Nol saat Kuliah, Pemuda Ini Cetak Omzet Puluhan Juta
<p>Ilustrasi belanja online. /Freepik-snowing.</p>

Era sekarang ini, berpangku tangan dan menunggu lowongan kerja terasa cukup menyulitkan. Di tengah berkembangnya belanja online, banyak generasi muda justru mengambil peluang untuk menjadi bos bagi diri sendiri. Salah satu sektor yang makin manis dilirik adalah bisnis jasa pengiriman atau logistik.

Peluang emas ini ditangkap Yoel Abraham (23), seorang mitra agen Lion Parcel di Pontianak. Kisah Yoel dimulai tiga tahun lalu. Saat masih sibuk membagi waktu dengan jadwal kuliah, ia sudah ingin punya bisnis sendiri. Pilihan jatuh pada agen ekspedisi Lion Parcel karena modal awalnya yang terjangkau.

Apalagi, Yoel melihat pontensi besar di kota kelahirannya. Pontianak sangat terkenal dengan aneka kuliner khas seperti kue lapis, kue bingke, lempok durian, hingga hekeng. Makanan-makanan ini selalu dicari pelanggan di luar kota dan membutuhkan pengiriman yang super cepat agar tidak basi.

"Saat masih kuliah, saya cari peluang bisnis yang modalnya gak terlalu besar, dan Lion Parcel jadi pilihan karena biaya pendaftaran agennya terjangkau. Ini sangat relevan dengan kebutuhan di Pontianak yang banyak mengirim makanan khas," kenang Yoel.

Tentu jalannya tidak langsung mulus. Latar belakang pendidikan Yoel yang mengambil jurusan Bahasa Inggris membuatnya harus belajar bisnis logistik benar-benar dari nol. Namun, karena didampingi oleh tim yang sigap membimbing, Yoel bisa melewati masa-masa awal dengan lancar.

Buah dari ketekunannya manis sekali. Sekarang, usaha agennya berhasil mengantongi omzet hingga puluhan juta rupiah per bulan.

Banting Setir dan Bangkit Setelah Pandemi

Transaksi E-Commerce Terus Meroket di Kala Pandemi
Pekerja menyortir paket sesuai domisili di perusahaan jasa ekspedisi online, Jakarta. (merdeka.com/Iqbal S. Nugroho)

Kisah sukses di industri ini tak cuma milik anak muda. Suwandy (47) membuktikan bahwa tidak ada kata terlambat untuk memulai hal baru.

Ketika bisnis lamanya lesu dihantam pandemi Covid-19, Suwandy tak mau menyerah pada keadaan. Ia berani banting setir menjadi agen Lion Parcel. Berlokasi di kawasan pertokoan Pontianak, Suwandy fokus menggaet pelanggan korporasi lewat pelayanan yang ramah dan cepat.

Hasilnya tak main-main: kini agen milik Suwandy rutin memproses ratusan paket setiap harinya dan menjadi sumber pendapatan baru yang sangat stabil.

Bisnis Terjangkau untuk Siapa Saja

Fenomena suksesnya Yoel dan Suwandy memperlihatkan bahwa bisnis logistik kini sangat inklusif dan tak lagi terkesan rumit.

Chief Retail Officer Lion Parcel, Febri Andika, menjelaskan bahwa pihaknya memang sengaja merancang sistem kemitraan yang ramah di kantong agar bisa diakses oleh berbagai lapisan masyarakat. 

Modal mulai tergolong kecil yaitu Rp10 juta, proses mudah dan dapat bimbingan penuh, di mana setiap mitra dibekali pelatihan dan pendampingan bisnis secara berkelanjutan.

Rekomendasi