Wakil Gubernur DKI Jakarta Basuki Tjahaja Purnama (Ahok) mengklaim banjir yang terjadi saat ini sudah lebih rendah dibandingkan tahun lalu. Dan ini merupakan bentuk keberhasilan yang telah dicapai dengan melakukan normalisasi waduk dan sungai."Banjir sebenarnya kalau kita ngomong jujur banjir kali ini dibanding Januari tahun lalu ini lebih kecil," ujar Ahok usai melakukan rapat koordinasi dengan Kementerian Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (Kemenpan), Senin (13/1).Namun, Ahok tidak memungkiri bahwa banjir yang terjadi saat ini belum memasuki puncak dari musim penghujan. Tapi dia tidak mempermasalahkan hal tersebut. Karena menurutnya yang paling penting untuk disiapkan adalah cara menanggulangi banjir saat puncak musim penghujan."Bukan puncaknya yang ditakuti, tapi sistemnya yang harus disiapkan. Di utara dengan saluran yang kita bersihkan itu efektif. Coba liat daerah utara hampir gak kena," ungkapnya."Selama pompa-pompa kita ini beres dan waduk kita turunkan ke bawah, semua oke," tambahnya.Menurut Ahok, banjir yang terjadi di kawasan barat jangan dipandang sebelah mata, karena program Pemerintah Provinsi (Pemprov) DKI Jakarta masih belum selesai mengerjakannya. "Masalah barat kena, karena Pesanggrahan memang belum beres. Itu masalahnya kita gak berani tindak tegas. Padahal ini tahun terakhir," ujarnya.Mantan Bupati Belitung Timur ini juga mencoba mengingatkan apa yang terjadi pada tahun lalu, 2012, sebelum dirinya dan Joko Widodo (Jokowi) memimpin DKI Jakarta. "Inget gak dulu hujan dikit Jalan Sudirman dan Thamrin tergenang, termasuk utara Pluit semua tergenang. Kenapa Jalan Sudirman dan Thamrin beres? Karena Waduk Pluit mulai beres," tutupnya.
Ahok klaim normalisasi waduk berhasil minimalkan banjir Jakarta
Ahok mengklaim banjir yang terjadi saat ini sudah lebih rendah dibandingkan tahun lalu.
Advertisement
Rekomendasi