Pengunjung Museum Seni Rupa dan Keramik Kota Tua Melonjak Hampir 300 Persen

Sabtu, 8 Juni 2019 19:34 Reporter : Hari Ariyanti
Pengunjung Museum Seni Rupa dan Keramik Kota Tua Melonjak Hampir 300 Persen Museum Seni Rupa dan Keramik. ©2019 Merdeka.com/Hari Ariyanti

Merdeka.com - Kawasan Kota Tua menjadi primadona wisata di Ibu Kota selama libur Lebaran 2019. Museum Seni Rupa dan Keramik menjadi salah satu tempat yang dipadati para wisatawan di Kota Tua.

Bahkan, jumlah pengunjung melonjak hampir 300 persen selama libur Lebaran. Staf bagian tiket Museum Seni Rupa dan Keramik, Ludi Suryono menyampaikan, jumlah pengunjung yang terakumulasi sampai Sabtu (8/6) sore, sebanyak 3.895.

"Jumlah pengunjung museum tercatat sebanyak 3.895 dari pagi sampai sore ini," ujarnya di Museum Seni Rupa dan Keramik, Jakarta, Sabtu (8/6).

Ludi mengatakan jumlah ini melonjak pesat jika dibandingkan akhir pekan di luar libur Idul Fitri. Biasanya di akhir pekan, rata-rata jumlah pengunjung sekitar 1.000 orang per hari. Sementara pada hari kerja rata-rata 300-500 pengunjung.

"Jadi tiap libur panjang pasti pengunjung lebih banyak. Kalau hari biasa sekitar 300-500 orang," sebutnya.

Ludi mengatakan museum baru dibuka pada Kamis (6/6). Sementara pada hari H Idul Fitri, museum tutup. Sejak dibuka di masa libur Lebaran ini, jumlah pengunjung hari ini memang paling ramai.

Pada Kamis (6/6), Ludi mencatat jumlah pengunjung sebanyak 2.173 orang. Sedangkan pada Jumat (7/6) sebanyak 2.526. Pengunjung pada Minggu (9/6) atau hari terakhir cuti bersama diprediksi bakal lebih ramai dibanding hari ini.

Sejak Kamis kemarin, jam operasional museum juga diperpanjang dari pukul 08.00 sampai pukul 20.00. Pada hari biasa, museum mulai buka pukul 09.00-15.00 WIB.

"Jam operasional diperpanjang karena ramai. Makin sore justru lebih banyak yang datang diperpanjang sampai malam," pungkasnya.

Tarif kunjungan ke museum ini Rp 5.000 untuk pengunjung dewasa, Rp 3.000 untuk mahasiswa dan Rp 2.000 untuk anak-anak dan pelajar. Museum ini menyimpan lukisan para maestro asal Indonesia, salah satunya Raden Saleh. Selain itu, disimpan juga berbagai patung dan artefak sejak zaman Majapahit. [noe]

Berikan Komentar
Komentar Pembaca

Be Smart, Read More

Indeks Berita Hari Ini