BPBD Ungkap Kondisi Terkini Banjir di Jakarta, Warga Diminta Tetap Waspada
Masyarakat diminta agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Jakarta melaporkan seluruh genangan di wilayah Jakarta sudah surut pada Rabu (9/7) pukul 14.00 WIB. Genangan itu surut berkat upaya kolaboratif semua pihak.
"Seluruh genangan di wilayah Jakarta sudah surut berkat penanganan bersama dilakukan oleh OPD terkait seperti BPBD, Dinas SDA, Dinas Gulkarmat, Dinas Bina Marga, Dinas Lingkungan Hidup, Satpol PP dan PPSU Kelurahan," kata Kepala Pusat Data Informasi (Pusdatin) BPBD DKI Jakarta Mohamad Yohan dalam keterangan diterima, Rabu (9/7).
Yohan menyebut, para stakeholders telah mengerahkan personel berikut dengan peralatan pendukung seperti pompa mobile dalam menyedot genangan dan memastikan tali-tali air berfungsi dengan baik. Selain itu, adanya peran aktif masyarakat juga turut berkontribusi untuk surutnya genangan di Jakarta.
"Peran dari unsur masyarakat juga dilibatkan dalam upaya ini seperti pihak RT/RW, FKDM, dan tokoh masyarakat lainnya," tutur Yohan.
Meski sudah surut, Yohan tetap mengimbau kepada masyarakat agar tetap berhati-hati dan waspada terhadap potensi genangan.
"Dalam keadaan darurat, segera hubungi nomor telepon 112. Layanan ini gratis dan beroperasi selama 24 jam non-stop," Yohan menutup.
Banjir Jakarta
Sebelumnya, pada pagi hari ini Rabu (9/7) dilaporkan masih terdapat 3 RT dan 2 Ruas Jalan yang masih digenangi air. Ketiga RT tersebut ada di Jakarta Barat terdiri dari 1 RT dengan Ketinggian 30 cm yang disebabkan Curah Hujan Tinggi dan Luapan Kali Angke.
Sisanya, berada di Jakarta Utara, tepatnya 2 RT di Kelurahan Kapuk Muara dengan ketinggian 25 cm yang disebabkan curah Hujan Tinggi dan ROB.
Selain itu, Jalan 2 ruas jalan yang tergenang ada di Jalan Bojong Indah Raya, Kelurahan Rawa Buaya, Jakarta Barat dengan ketinggian 10 cm dan Jalan Pulo Indah Raya, Depan Alfamidi, Kelurahan Duri Kosambi, Kecamatan Cengkareng, Jakarta Barat dengan Ketinggian 10 cm.