Ternyata Bisa Bikin Stres, Banyak Tanaman Hias di Dalam Rumah, Segini Jumlah Idealnya

Para peneliti di Stanford University melakukan penelitian dengan melibatkan sejumlah responden menemukan jumlah optimal tanaman hias sebaiknya ada di dalam.

faqih nuriman
Oleh faqih nuriman - Reporter
Ternyata Bisa Bikin Stres, Banyak Tanaman Hias di Dalam Rumah, Segini Jumlah Idealnya
Ilustrasi Rumah dengan Tanaman Hias (Sumber: Gemini AI) (© 2025 Liputan6.com)

Tanaman hias telah lama diakui memiliki banyak manfaat bagi kesehatan, seperti meningkatkan suasana hati, mengurangi rasa lelah, meningkatkan toleransi terhadap rasa sakit, serta mempercepat proses pemulihan tubuh.

Namun, penelitian terbaru dari Universitas Stanford mengungkapkan bahwa memiliki terlalu banyak tanaman hijau bisa menjadi masalah, yang mengubah tempat yang seharusnya menenangkan menjadi sumber stres.

Tren dalam merawat tanaman hias semakin meningkat, terutama di kalangan generasi milenial dan Gen Z. Sebuah survei menunjukkan bahwa dua pertiga rumah tangga di Amerika Serikat memiliki setidaknya satu tanaman dalam ruangan. Selain itu, satu dari tiga orang di bawah usia 40 tahun dengan bangga menyebut diri mereka sebagai 'orangtua tanaman'.

Studi ini memberikan wawasan baru mengenai praktik yang telah ada selama ribuan tahun. Lima ribu tahun yang lalu, masyarakat Mesir Kuno dan Sumeria telah menghias rumah mereka dengan berbagai pot tanaman seperti pakis dan palem. Tertarik untuk menemukan 'dosis' ideal dari kehadiran alam di dalam ruangan, para peneliti di Stanford menciptakan alat yang disebut Nature View Potential (NVP).

Perangkat ini dirancang untuk mengukur seberapa banyak tanaman hijau yang dapat Anda lihat di suatu ruangan. Cara kerjanya dapat dibayangkan seperti sinar yang keluar dari mata Anda, yang mengenai setiap daun, panel kayu, dan pemandangan di luar jendela. Alat NVP ini akan menghitung seberapa banyak 'sinar' tersebut yang 'melihat' elemen-elemen alam.

"Alat ini menghitung berapa banyak sinar yang datang dari mata Anda yang melihat elemen-elemen alam," ungkap Eva Bianchi, penulis utama studi dan pencipta alat tersebut, dalam sebuah siaran pers, seperti yang dikutip oleh NY Post pada Senin, 10 November 2025.

Terlalu Banyak Tanaman Hias di Rumah Bisa Bikin Stres, Berapa Jumlah Ideal?
Ilustrasi (dok. Unsplash/Ella Murphy) © 2025 Liputan6.com

Dengan memanfaatkan alat ini bersamaan dengan pemodelan 3D, tim peneliti berhasil menciptakan 11 ruang konferensi digital dengan variasi jumlah tanaman hijau. Mereka kemudian merekrut 412 sukarelawan dan mengacak penempatan mereka di salah satu ruangan yang telah disiapkan.

Para peserta diinstruksikan untuk menganggap ruangan tersebut sebagai tempat kerja baru mereka dan diminta untuk menyelesaikan berbagai tugas pengembangan profesional, sementara peneliti melakukan pengukuran terhadap tingkat kesejahteraan peserta. Untuk menguji ketahanan mental peserta, peneliti secara diam-diam memberikan tugas-tugas yang menekan guna melihat apakah keberadaan tanaman hijau dapat membantu meredakan stres yang mereka alami.

Tugas-tugas tersebut meliputi memecahkan anagram yang sulit dan menghitung mundur dari 1.022 ke nol dengan kelipatan 13. Untuk meningkatkan tekanan, Bianchi memberi tahu peserta bahwa skor mereka berada di bawah rata-rata dan mereka tidak akan mendapatkan imbalan, sebelum akhirnya meminta mereka untuk mengisi kuesioner kesehatan sekali lagi.

Meskipun begitu, semua peserta akhirnya menerima pembayaran. Penelitian ini menunjukkan bahwa jumlah ideal tanaman hijau di dalam ruangan adalah sekitar 20 persen. Secara praktis, 20 persen berarti saat Anda melihat sekeliling ruangan, pandangan Anda akan tertuju pada tanaman sekitar seperlima dari total waktu. Dalam ruangan dengan ukuran 13 meter persegi, ini setara dengan 17 tanaman ditambah pemandangan kanopi pohon yang terlihat dari jendela.

"Alam dalam jumlah berapa pun membantu, tetapi jika Anda benar-benar ingin melihat peningkatan, Anda harus mencapai nilai tersebut," ungkap Sarah Billington, penulis senior studi ini.

Terlalu Banyak Tanaman Hias di Rumah Bisa Bikin Stres, Berapa Jumlah Ideal?
Ilustrasi (dok. Unsplash/Ella Murphy) © 2025 Liputan6.com

Hasil yang mengejutkan berasal dari ruang yang "terlalu penuh" dengan tanaman. Di dalam ruangan yang dipenuhi dengan berbagai jenis tanaman hijau, termasuk tanaman gantung, dinding tanaman, dan langit-langit kayu, ternyata tingkat stres peserta justru meningkat.

"Saya sama sekali tidak menduga ini," ungkap Bianchi. "Sekitar 60 persen total tanaman hijau dan kayu memiliki peningkatan stres tertinggi, yang bertentangan dengan penelitian sebelumnya." Para peneliti berasumsi bahwa keberadaan terlalu banyak elemen alami di dalam ruangan dapat membuat orang merasa tertekan.

Beberapa peserta bahkan mengungkapkan dalam ulasan mereka bahwa ruangan tersebut memiliki 'terlalu banyak tanaman' dan 'mungkin mimpi buruk untuk mencoba menyelesaikan pekerjaan apa pun'. Temuan ini menunjukkan bahwa niat baik untuk meningkatkan kehijauan bisa berbalik menjadi masalah.

Alih-alih merasakan ketenangan dan keterhubungan dengan alam, penghuni ruangan justru merasa terbebani secara visual dan mental oleh suasana yang terlalu "sibuk", yang pada akhirnya mengganggu produktivitas dan meningkatkan ketegangan. Penelitian ini juga mengungkapkan bahwa kuncinya bukan sekadar jumlah tanaman, melainkan perasaan keterhubungan dengan tanaman tersebut.

Terlalu Banyak Tanaman Hias di Rumah Bisa Bikin Stres, Berapa Jumlah Ideal?
Ilustrasi (dok. Unsplash/Ella Murphy) © 2025 Liputan6.com

Peserta yang merasakan kedekatan dengan tanaman hijau di sekelilingnya cenderung mendapatkan lebih banyak manfaat baik secara mental maupun fisik. Sementara itu, peserta yang tidak merasakan koneksi tersebut hanya mengalami sedikit atau bahkan tidak merasakan efek sama sekali.

"Anda tidak bisa hanya meletakkan banyak alam di dalam ruang," kata Bianchi. "Anda harus memastikan bahwa alam yang Anda masukkan ke dalam ruang tersebut akan berhasil membuat penghuninya merasa terhubung dengan alam."

Di masa depan, para peneliti berharap alat yang disebut Nature View Potential (NVP) ini dapat membantu arsitek dan desainer interior dalam menentukan jumlah tanaman hijau yang ideal untuk setiap ruangan. Dengan demikian, setiap ruang dapat mencapai suasana yang nyaman dan menenangkan.

Temuan ini sangat penting, terutama karena penggunaan tanaman dalam ruangan semakin meningkat untuk mendukung kesehatan di berbagai lokasi. Misalnya, di kantor, penelitian menunjukkan bahwa keberadaan tanaman dapat meningkatkan produktivitas hingga 15 persen serta mengurangi tingkat stres dan depresi.

Di ruang kelas, siswa yang dikelilingi tanaman cenderung memiliki konsentrasi yang lebih baik dan nilai tes yang lebih tinggi. Bahkan di rumah sakit, pasien yang dirawat di kamar dengan tanaman dapat pulih lebih cepat dan memerlukan lebih sedikit obat pereda nyeri.

Infografis Tanaman Sayuran yang Cocok Ditanam di Lahan Sempit. (Liputan6.com/Triyasni)
Infografis Tanaman Sayuran yang Cocok Ditanam di Lahan Sempit. (Liputan6.com/Triyasni)
Rekomendasi