Advertisement
Tersebar luas di negara seperti Kamboja, Malaysia, Thailand, dan Indonesia, tanaman ini bukan hanya sekadar bumbu masakan, tetapi juga memiliki sejumlah manfaat kesehatan yang mengejutkan.
Kecanggihan manfaat kencur berasal dari kandungan nutrisinya yang sangat beragam. Serat, protein, fosfor, kalium, magnesium, selenium, zat besi, zinc, vitamin K, folat, vitamin B, dan C, serta senyawa antiradang, antinyeri, antibakteri, dan antioksidan, semuanya menyatu dalam tanaman kecil ini.
Advertisement
1. Membantu Menurunkan Tekanan Darah
Hipertensi dapat berdampak serius pada kesehatan, namun, kencur dengan kandungan antioksidan, kalium, dan senyawa diuretiknya dapat membantu menurunkan tekanan darah. Tidak hanya itu, kencur juga mendukung peredaran darah yang sehat. Kencur telah lama dimanfaatkan sebagai bahan alami guna mengatasi kondisi tekanan darah tinggi.
2. Meredakan Peradangan dan Nyeri
Kencur tidak hanya efektif dalam menurunkan tekanan darah, tetapi juga bermanfaat untuk meredakan peradangan dan nyeri pada tubuh. Senyawa antiperadangan dan antinyeri di dalamnya membuat kencur menjadi obat alami yang populer untuk masalah seperti sakit gigi, peradangan sendi, dan sakit kepala.
Advertisement
Kencur ternyata juga memiliki peran dalam pencegahan kanker. Senyawa di dalamnya diyakini mampu menghambat pertumbuhan sel kanker, memberikan perlindungan tambahan bagi tubuh. Munculnya sel kanker bisa dicegah dengan mengonsumsi kencur.
Advertisement
Salah satu manfaat kencur yang kurang dikenal adalah kemampuannya untuk mengurangi stres. Efek menenangkan dari kencur dapat membantu meredakan kecemasan dan stres. Mulai dari suplemen hingga aromaterapi, kencur dapat menjadi sekutu yang baik dalam menghadapi tekanan hidup. Kencur memberikan efek menenangkan yang membantu meringankan masalah kecemasan dan stres.
Advertisement
Sebagai tanaman herbal kaya antioksidan, kencur, terutama flavonoid di dalamnya, dapat membantu melawan kerusakan sel akibat paparan radikal bebas, termasuk polusi. Selain itu, flavonoid juga efektif dalam mengatasi peradangan dan mencegah pembentukan sel kanker.
Flavonoid dalam kencur bisa membantu menangkal terjadinya kerusakan sel di dalam tubuh yang terjadi karena paparan radikal bebas.
Advertisement
Penelitian menunjukkan bahwa kencur memiliki potensi untuk melawan bakteri penyebab diare. Ekstrak kencur memiliki kandungan zat sitotoksik dan antibakteri, membantu meredakan gejala diare pada hewan uji coba. Ekstrak kencur menunjukkan gejala diare yang lebih ringan pada hewan uji coba.
Advertisement
Sifat antiradang dan antimikroba kencur dapat menjaga kesehatan mulut dan gigi. Ekstrak kencur telah terbukti menghambat pertumbuhan bakteri penyebab sariawan dan karies gigi, memberikan perlindungan tambahan terhadap masalah gigi dan mulut.
Kencur membantu menjaga kesehatan mulut dan gigi dengan menghambat pertumbuhan bakteri penyebab sariawan dan karies gigi.
Advertisement
Advertisement
Bahan:
150 g beras
250 g kencur
2 cm jahe
250 g gula jawa
3-4 sdm gula pasir
2 liter air
1/4 sdt garam
Advertisement
1. Rendam beras kurang lebih 3-6 jam. Kupas bersih jahe dan kencur. Sisihkan.
2. Didihkan air, masukkan gula Jawa yang sudah iris tipis.
3. Tambahkan garam dan gula pasir, masak sampai mendidih, tes rasa.
4. Angkat lalu tunggu sampai dingin, kemudian saring airnya. Sisihkan.
5. Tiriskan dan cuci beras. Sangrai sampai kering dan berwarna kecokelatan.
6. Tumbuk atau blender hingga halus lembut.
7. Ulek halus atau blender kencur dan jahe, kemudian campurkan dengan air gula dan beras tumbuk.
8. Saring jamu beras kencur ke dalam wadah lain atau di botol-botol.
9. Simpan dalam kulkas, siap dinikmati dingin.
Advertisement
Bahan:
6 cm kencur
3 cm jahe
4 butir cengkeh
1 batang serai
1 lembar daun salam
1 batang kayu manis
Cara membuat:
1. Cuci bersih semua bahan, iris tipis kencur, jahe dan serai. Sobek-sobek daun salam.
2. Rebus semua bahan hingga aromanya harum, angkat.
3. Diamkan hingga tidak terlalu panas, saring ke dalam gelas-gelas.
4. Tambahkan madu dan nikmati jamu selagi hangat.
Advertisement
Bahan:
10 cm jahe
10 cm kencur
2 lembar daun pandan
1 batang kayu manis
air secukupnya
Advertisement
1. Bakar jahe dan kencur, kupas lalu geprek, iris tipis.
2. Masukkan jahe, kencur, pandan dan kayu manis dalam panci berisi air secukupnya.
3. Rebus bahan jamu selama 10-15 menit. Angkat.
4. Jika sudah agak hangat, saring ke dalam botol atau gelas-gelas.
5. Tambahkan madu sebagai pemanis, nikmati selagi hangat.
Advertisement
Bahan:
6 cm temulawak
4 cm kencur
2 cm jahe
1 sdt jinten hitam
air secukupnya
Advertisement
1. Geprek dan iris tipis temulawak, kencur, dan jahe.
2. Masukkan semua bahan ke dalam panci, rebus selama 10-15 menit. Angkat.
3. Diamkan hingga tidak terlalu panas, saring ke dalam gelas, tambahkan madu dan nikmati jamu selagi hangat.
Advertisement
Bahan:
6 cm kunyit
6 cm kencur
3 cm jahe
1 batang serai
air secukupnya
Advertisement
1. Cuci bersih semua bahan. Parut kunyit, kencur dan jahe. Iris tipis serai.
2. Masukkan semua bahan ke dalam panci, isi air dan rebus hingga aromanya harum dan airnya keruh. Angkat.
3. Saring ke dalam gelas, boleh tambahkan gula atau madu sedikit sebagai pemanis. Minum selagi hangat.
Advertisement
Mulai dari mengatasi tekanan darah tinggi hingga memberikan efek menenangkan pada pikiran yang stres, kencur menunjukkan bahwa keajaiban alam dapat menjadi penyelamat kesehatan kita.
Advertisement