Halaman rumah yang terus lembap setelah hujan deras tidak harus dibiarkan kosong. Sebelum memilih Tanaman yang cocok ditanam di tanah becek saat musim hujan, kenali terlebih dahulu apakah tanah hanya lembap atau sampai tergenang selama berhari-hari karena kondisi tersebut menentukan jenis tanaman yang dapat tumbuh dengan baik.
Melansir dari Royal Horticultural Society (RHS) dalam panduan Gardening on Wet Soils, tanah yang terlalu jenuh air dapat kekurangan oksigen sehingga akar tanaman berisiko rusak. Penelitian Tomomi Abiko dan Susan C. Miyasaka berjudul Aerenchyma and Barrier to Radial Oxygen Loss Are Formed in Roots of Taro (Colocasia esculenta) Propagules Under Flooded Conditions, Journal of Plant Research, volume 133, nomor 1, halaman 49–56 (2020), juga menjelaskan bagaimana akar talas beradaptasi dalam kondisi tergenang.
Berikut adalah Tanaman yang cocok ditanam di tanah becek saat musim hujan dirangkum Liputan6.com dari berbagai sumber Kamis (29/10/2026).
Advertisement
1. Kangkung Air
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9383418/original/070163300_1793086013-Gemini_Generated_Image_hd565phd565phd56.jpg)
Kangkung air (Ipomoea aquatica) menjadi pilihan untuk lahan yang lembap karena tanaman sayuran ini mampu tumbuh di tanah basah maupun perairan dangkal. Batangnya menjalar, daunnya berwarna hijau, dan bagian mudanya dapat diolah menjadi aneka masakan rumahan.
Mengutip basis data EcoCrop milik Organisasi Pangan dan Pertanian Perserikatan Bangsa-Bangsa (FAO), kangkung semiakuatik tumbuh baik di daerah tropis yang lembap dan dapat dibudidayakan pada lahan dengan genangan beberapa sentimeter. Namun, air yang menggenang sebaiknya tidak dibiarkan stagnan.
Untuk halaman rumah, kangkung bisa ditanam pada bedeng rendah atau wadah yang mampu mempertahankan kelembapan. Pastikan lokasi penanaman mendapat cukup cahaya matahari dan tidak tercemar limbah rumah tangga.
Advertisement
2. Genjer
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5473705/original/083511500_1768453228-Genjer.jpg)
Genjer (Limnocharis flava) cocok untuk lahan basah, terutama bagian kebun yang menyerupai tepi sawah atau rawa dangkal. Daunnya tumbuh dari pangkal tanaman dengan tangkai panjang, sedangkan bagian mudanya dapat dimanfaatkan sebagai sayuran setelah dimasak.
Dalam catatan Plant Resources of South-East Asia (PROSEA), genjer dijelaskan sebagai tumbuhan yang dapat hidup di lingkungan perairan hingga tanah rawa. Tanaman ini juga dimanfaatkan sebagai bahan pangan di Indonesia, khususnya Jawa Barat.
Genjer dapat ditanam pada petak khusus yang lembap atau wadah lebar dengan pasokan air bersih. Batasi area tanam agar pertumbuhannya mudah dikendalikan, terutama jika halaman berdekatan dengan saluran air atau kebun tanaman lain.
Advertisement
3. Talas
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5448601/original/095676400_1766034513-Screenshot_2025-12-18_114722.png)
Talas (Colocasia esculenta) dikenal melalui daunnya yang lebar berbentuk hati dan tangkai yang tumbuh tegak. Tanaman ini cocok dipertimbangkan untuk lahan tropis yang lembap, termasuk beberapa area dengan kondisi tanah kurang baik dalam membuang kelebihan air.
Menurut PROSEA dalam buku panduan Plant Resources of South-East Asia, talas dapat tumbuh di lahan basah, termasuk sawah dan lahan rawa dengan drainase buruk. Penelitian Abiko dan Miyasaka pada 2020 juga menemukan bahwa talas memiliki jaringan berongga pada akar yang membantu pengangkutan oksigen dalam kondisi kekurangan oksigen. Respons tersebut dapat berbeda menurut jenis atau varietas talas.
Untuk halaman rumah, pilih varietas yang sesuai dengan kondisi setempat dan tanam pada lokasi yang tidak terus-menerus diterjang arus air. Jika tujuan utamanya memanen umbi, perhatikan kesuburan tanah dan waktu panen karena talas membutuhkan masa tumbuh lebih panjang daripada sayuran daun.
Advertisement
4. Padi
:strip_icc():format(jpeg):watermark(kly-media-production/assets/images/watermarks/merdeka/watermark-color-square.png,1040,20,0)/kly-media-production/medias/9380004/original/083086200_1792656053-0L5A5693.jpg)
Padi (Oryza sativa) merupakan pilihan untuk lahan pertanian yang memang disiapkan sebagai sawah. Tanaman ini berbeda dari sebagian besar tanaman kebun karena padi sawah dapat dibudidayakan dalam tanah yang digenangi air selama tahap pertumbuhan tertentu.
FAO menjelaskan dalam panduan Chapter 4: Determination of the Irrigation Schedule for Paddy Rice bahwa padi sawah umumnya ditanam pada petak yang rata dan digenangi air selama sebagian besar masa pertumbuhan. Penggenangan membantu mendukung pertumbuhan padi sawah dan mengendalikan gulma.
Meski demikian, lahan pekarangan yang becek tidak otomatis cocok untuk padi. Penanaman membutuhkan pengaturan lahan, ketersediaan air, pemilihan benih, serta pengendalian genangan. Untuk halaman sempit, kangkung atau talas biasanya lebih praktis dipertimbangkan daripada membuat petak sawah.
Advertisement
5. Rumput Payung
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385209/original/092688800_1793246333-pexels-magda-ehlers-pexels-1201499.jpg)
Rumput payung (Cyperus alternifolius) cocok bagi pemilik rumah yang ingin menghijaukan sudut halaman yang selalu lembap. Tanaman hias ini memiliki batang tegak dengan susunan daun menyerupai payung di bagian atas sehingga memberikan tampilan rapi dan menarik.
Menurut National Parks Board Singapura (NParks), rumput payung merupakan tanaman air yang dapat tumbuh pada tanah basah dan memiliki toleransi terhadap tanah yang tergenang. Tanaman ini juga sesuai untuk taman tropis dengan pencahayaan teduh sebagian.
Rumput payung dapat ditanam langsung di area basah atau menggunakan pot yang diletakkan dalam wadah berisi sedikit air. Penggunaan pot memudahkan pemilik rumah membatasi pertumbuhannya sekaligus memindahkan tanaman saat posisi halaman perlu diubah.
Advertisement
6. Papirus
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5554761/original/077471900_1776129078-PApirus_Payung.jpg)
Papirus (Cyperus papyrus) merupakan tanaman hias berbatang tegak dengan kumpulan helaian halus di bagian ujungnya. Bentuknya memberikan kesan alami pada halaman, terutama jika ditanam di dekat kolam, sudut taman yang basah, atau area yang sulit ditanami tanaman hias biasa.
Royal Horticultural Society (RHS) mencatat papirus sebagai tanaman air yang sesuai untuk tanah dengan drainase buruk dan dapat ditanam di taman rawa atau tepian kolam. Tingginya dapat mencapai sekitar 2,5–4 meter sehingga tanaman ini membutuhkan ruang yang cukup.
Di pekarangan rumah, papirus sebaiknya ditanam di area yang mendapatkan sinar matahari atau teduh sebagian. Perhatikan pula ukuran tanaman ketika dewasa agar tidak menutupi jalur jalan, jendela, atau tanaman lain yang lebih pendek.
Advertisement
7. Teratai
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5281461/original/048280100_1752387413-purple-flower-green-background.jpg)
Teratai (Nymphaea spp.) cocok untuk halaman yang memiliki cekungan berisi air cukup lama atau sengaja dilengkapi kolam kecil. Tanaman ini dikenal melalui daun bundar yang mengapung dan bunga berwarna beragam, sehingga dapat memperindah area taman yang basah.
Panduan tanaman air dari RHS menerangkan bahwa teratai air tumbuh di kolam dengan air tenang dan memerlukan ruang untuk perkembangan daun. Tanaman ini bukan pilihan untuk sekadar ditanam di tanah becek tanpa genangan air yang sesuai.
Untuk pekarangan, teratai dapat ditanam dalam wadah khusus tanaman air yang diletakkan di kolam atau bak berisi air. Pastikan air tidak mudah tercemar dan letakkan wadah di lokasi yang memperoleh cahaya sesuai kebutuhan varietasnya.
Advertisement
Hal yang Perlu Diketahui Sebelum Menanam di Tanah Becek saat Musim Hujan
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/8316865/original/022658000_1782184681-Menanam_Kangkung_Menggunakan_Air_Kolam_Ikan_4.jpeg)
Memilih tanaman yang tahan air saja belum cukup. Pemilik rumah juga perlu memperhatikan lama genangan, kondisi tanah, intensitas hujan, dan tujuan penanaman agar tanaman tetap tumbuh sehat.
Pertama, bedakan tanah lembap dan tanah yang terus tergenang. Tanah lembap masih menyediakan ruang udara bagi akar, sedangkan tanah yang terlalu jenuh air dapat mengurangi pasokan oksigen. RHS mengingatkan bahwa kondisi tersebut dapat memicu akar membusuk dan menghambat pertumbuhan tanaman.
Kedua, gunakan bedeng atau pot yang lebih tinggi untuk tanaman yang tidak tahan genangan. Tanaman hias maupun sayuran yang memerlukan tanah lebih gembur dapat ditempatkan di wadah dengan lubang pembuangan air. Jika tanah halaman padat, tambahkan bahan organik matang untuk membantu memperbaiki strukturnya. Pada lahan yang terus tergenang, perbaikan saluran pembuangan air mungkin tetap diperlukan.
Ketiga, perhatikan kebersihan air. Tanaman pangan sebaiknya tidak ditanam di lokasi yang terkena limbah selokan atau genangan banjir yang tercemar. Badan Pengawas Obat dan Makanan Amerika Serikat (FDA), dalam panduan Safety of Food and Animal Food Crops Affected by Hurricanes, Flooding, and Power Outages, menjelaskan bahwa air banjir dapat membawa kotoran, mikroorganisme penyebab penyakit, dan bahan pencemar lain yang berisiko terhadap hasil pertanian.
Keempat, sesuaikan pilihan dengan fungsi halaman. Kangkung, genjer, dan talas lebih sesuai bila tujuan penanaman adalah menghasilkan pangan, sedangkan rumput payung dan papirus dapat digunakan untuk memperindah sudut taman. Teratai lebih tepat dipilih jika tersedia kolam atau wadah berisi air.
Dengan memperhatikan kondisi tersebut, lahan yang biasanya sulit ditanami saat musim hujan dapat dimanfaatkan secara lebih tepat. Hasilnya akan lebih baik jika tanaman yang dipilih memang sesuai dengan kondisi air, cahaya, dan ruang tumbuh di halaman.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Tanaman yang Cocok Ditanam di Tanah Becek saat Musim Hujan
1. Apa tanaman yang paling mudah ditanam di tanah becek saat musim hujan?
Kangkung air dapat menjadi pilihan praktis karena mampu tumbuh di tanah basah atau perairan dangkal. Pastikan airnya bersih dan tidak dibiarkan menggenang tanpa sirkulasi yang memadai.
2. Apa tanaman hias yang cocok untuk halaman becek?
Rumput payung dan papirus dapat dipertimbangkan untuk memperindah halaman yang basah. Teratai lebih sesuai untuk kolam atau wadah yang menampung air, bukan tanah lembap biasa.
3. Apakah tanaman buah bisa tumbuh di tanah becek?
Sebagian tanaman buah dapat mengalami gangguan pertumbuhan jika akarnya terendam terlalu lama. Gunakan bedeng yang ditinggikan atau perbaiki saluran air sebelum menanam tanaman buah yang membutuhkan tanah berdrainase baik.
4. Mengapa tanaman bisa layu meskipun tanahnya basah?
Tanah yang terlalu jenuh air dapat kehilangan ruang udara yang dibutuhkan akar untuk berfungsi dengan baik. Kondisi tersebut dapat menyebabkan akar membusuk, daun menguning, dan pertumbuhan tanaman terhambat.
5. Apakah sayuran yang terkena air banjir aman dimakan?
Sayuran yang bagian pangannya terkena air banjir yang berpotensi tercemar tidak boleh dianggap aman hanya karena terlihat segar. FDA memperingatkan bahwa banjir dapat membawa berbagai bahan pencemar yang membahayakan keamanan hasil pertanian.
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385208/original/084175600_1793246333-pexels-sourav-majumdar-22992361-6641737.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385332/original/074473100_1793253740-pexels-rahulp9800-27255129.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385159/original/061835400_1793243475-Gemini_Generated_Image_qtf7dkqtf7dkqtf7.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385379/original/029901500_1793255557-Untitled2.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9385294/original/031761800_1793252075-d35311f2-ccd0-4ea0-91f0-65fbefab727e.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/5336170/original/068413900_1756863883-element5-digital-ceWgSMd8rvQ-unsplash.jpg)
:strip_icc():format(jpeg)/kly-media-production/medias/9347043/original/023959800_1789264030-daee30c7-b5d5-4f0e-a331-3a81ed4dcb7f.jpg)