Kulit ceker ayam susah dikupas menjadi keluhan yang sering dialami siapa pun yang pernah mencoba mengolahnya sendiri di dapur. Sudah direbus lama-lama dan ditarik kuat-kuat, hasilnya justru robek tidak beraturan, bahkan dagingnya ikut terkelupas.
Padahal, masalah ini sebenarnya bukan soal tenaga, melainkan soal waktu dan suhu air yang tepat. Salah sedikit saat merebus saja bisa membuat kulit ceker justru makin lengket ke daging, bukan makin mudah lepas seperti yang diharapkan.
Berikut Merdeka.com merangkum dari berbagai sumber tujuh cara yang bisa dicoba agar kulit ceker ayam lebih cepat terkelupas, tanpa bikin dapur berantakan dan daging ikut robek, Kamis (24/9/2026).
Advertisement
1. Celupkan di Air Mendidih Sebentar Saja, Jangan Sampai Matang
Kunci utama mengupas kulit ceker dengan mudah ada di durasi rebusan awal sebelum direbus pastikan kuku ceker sudah dipotong. Cukup celupkan ceker ke air mendidih selama sekitar 10-15 detik, bukan untuk memasaknya, melainkan sekadar melonggarkan lapisan kulit dari daging di bawahnya.
Beberapa penggemar masakan rumahan yang terbiasa mengolah ceker menyebut durasi sekitar 10-15 detik sebagai "angka ajaib" untuk tahap ini. Merebus lebih singkat dari itu membuat kulit belum cukup longgar, sementara merebus lebih lama justru membuat kulit mulai menempel erat ke daging.
Advertisement
2. Segera Pindahkan ke Air Dingin Setelah Direbus
Setelah direbus sebentar, jangan biarkan ceker terlalu lama di air panas. Segera angkat dan celupkan ke air dingin untuk menghentikan proses pemasakan, sehingga kulit tidak terus mengeras dan menyatu dengan daging di bawahnya.
Cara ini juga membuat ceker lebih nyaman dipegang tangan saat mulai dikupas. Beberapa pengalaman rumahan mencatat, proses pendinginan singkat di air es hanya butuh beberapa detik saja sebelum ceker siap dikupas satu per satu.
Advertisement
3. Kupas Selagi Masih Sedikit Hangat
Berbeda dengan anggapan bahwa ceker harus benar-benar dingin dulu sebelum dikupas, banyak yang justru menemukan proses pengupasan lebih mudah dilakukan saat ceker masih sedikit hangat di tangan, bukan dingin sepenuhnya.
Kondisi ini membuat kulit lebih lentur dan lebih mudah ditarik lepas dari daging, dibanding saat ceker sudah dingin dan kulitnya kembali mengencang. Karena itu, sebaiknya proses pengupasan dilakukan segera setelah ceker sempat direndam sebentar di air dingin, bukan ditunda terlalu lama.
Advertisement
4. Mulai Kupas dari Bagian Sendi atau Pergelangan
Bagian sendi atau pergelangan ceker biasanya menjadi titik yang paling cepat terkelupas dibanding bagian lain. Sisik di area ini cenderung mulai terangkat lebih dulu setelah proses perebusan singkat, sehingga bisa dijadikan titik awal untuk mulai mengupas.
Setelah bagian ini terbuka, kulit di sekitarnya biasanya ikut terangkat dan bisa ditarik menuju arah bantalan telapak ceker. Cara ini membantu proses pengupasan berjalan lebih cepat karena tidak perlu mencari-cari titik awal yang sulit di berbagai sisi.
Advertisement
5. Gunakan Gunting Dapur untuk Area yang Sulit
Bagian kuku dan sela-sela jari ceker sering jadi titik paling merepotkan saat dikupas dengan tangan atau pisau kecil. Gunting dapur bisa jadi alat bantu praktis untuk menyelipkan ujungnya di bawah kulit, lalu menggunting perlahan ke arah sisi jari.
Setelah kulit di bagian ujung jari terangkat dengan gunting, sisa kulit di badan ceker biasanya lebih mudah ditarik lepas menggunakan tangan. Cara ini juga membantu mencegah kulit robek tidak beraturan yang sering terjadi kalau dipaksa dikupas dengan tangan kosong.
Advertisement
6. Gosok dengan Sikat untuk Menuntaskan Sisa Kulit
Setelah sebagian besar kulit terkelupas, biasanya masih ada sisa-sisa tipis yang menempel di sela sisik atau area yang sulit dijangkau. Menggosok permukaan ceker dengan sikat berbulu kaku bisa membantu meluruhkan sisa kulit ini sampai bersih.
Cara ini sekaligus membuat permukaan ceker terlihat lebih putih bersih dan siap diolah, tanpa perlu menarik-narik kulit yang sudah sulit lepas dengan tangan. Sisik yang benar-benar membandel juga jadi lebih mudah rontok setelah digosok berulang.
Advertisement
Pertanyaan Umum Seputar Mengupas Kulit Ceker Ayam
Kenapa kulit ceker ayam sering susah dikupas?
Biasanya karena ceker direbus terlalu lama sehingga kulitnya justru lengket dan menyatu dengan daging, bukan malah mudah lepas.
Berapa lama waktu ideal merebus ceker sebelum dikupas?
Cukup 10-15 detik dalam air mendidih, tidak perlu sampai matang, karena tujuannya hanya melonggarkan kulit.
Apakah ceker harus direndam air es setelah direbus?
Sangat disarankan, karena air dingin menghentikan proses masak sehingga kulit tidak makin lengket ke daging.
Bagian mana yang sebaiknya dikupas duluan?
Bagian dekat sendi atau pergelangan biasanya paling cepat terkelupas dan bisa jadi titik awal mengupas ke arah lainnya.
Alat apa yang membantu mengupas bagian kuku dan sela jari ceker?
Gunting dapur cukup efektif untuk menyelipkan ujungnya di bawah kulit di area kuku dan sela jari yang sulit dijangkau tangan.