Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan, Sehat dan Subur

Tips merawat tanaman hias agar tidak busuk saat musim hujan, mulai dari memilih media tanam hingga mengatur pola penyiraman yang tepat.

Ibrahim Hasan
Oleh Ibrahim Hasan - Reporter
Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan, Sehat dan Subur
Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan (AI Generated)

Musim hujan yang datang setiap tahun membawa tantangan tersendiri bagi para pecinta tanaman hias di rumah. Tips merawat tanaman hias agar tidak busuk saat musim hujan penting diketahui karena curah hujan tinggi dapat memicu kelembapan berlebih pada akar dan media tanam.

Kelembapan yang tidak terkendali menjadi salah satu penyebab utama munculnya jamur serta organisme penyebab busuk akar. Benih, media tanam yang terlalu padat dan minim sirkulasi udara menjadi pemicu utama pembusukan akar tanaman saat musim hujan tiba.

Sejumlah langkah sederhana sebenarnya dapat diterapkan untuk mencegah masalah ini tanpa memerlukan biaya besar. Berikut adalah tips merawat tanaman hias agar tidak busuk saat musim hujan dirangkum dari berbagai sumber, Rabu (23/9/2026).

1. Alasan Tanaman Hias Rentan Membusuk saat Musim Hujan

Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan
Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan (AI Generated)

Curah hujan yang tinggi membuat media tanam tetap basah dalam waktu lama sehingga oksigen di sekitar akar menjadi berkurang. Melansir dari Iowa State University Extension and Outreach, busuk akar pada tanaman umumnya disebabkan oleh organisme mirip jamur seperti Pythium dan Phytophthora, serta jamur Rhizoctonia dan Fusarium yang tumbuh subur pada media tanam basah dan minim drainase.

Organisme tersebut biasanya menyerang tanaman yang sedang dalam kondisi lemah akibat kelebihan air. Ketika akar mulai membusuk, kemampuan tanaman menyerap air dan nutrisi pun menurun drastis meskipun media tanam terlihat basah. Kondisi inilah yang membuat banyak orang salah mengira tanaman kekurangan air, padahal penyebabnya justru kelebihan air.

2. Kenali Ciri Awal Tanaman Hias yang Mulai Membusuk

Gejala awal busuk akar sering kali menyerupai tanda tanaman kekurangan air, sehingga banyak pemilik tanaman terlambat menyadarinya. Melansir dari University of Maryland Extension, gejala kelebihan air umumnya ditandai dengan daun bagian bawah yang menguning atau layu meskipun media tanam masih lembap.

Selain daun, kondisi akar juga bisa menjadi indikator penting untuk memastikan penyebab masalah pada tanaman. Akar yang sehat biasanya berwarna putih dan terasa kokoh saat disentuh, sedangkan akar yang membusuk berubah menjadi cokelat kehitaman, lembek, dan mudah hancur. Memeriksa kondisi akar secara berkala menjadi cara paling akurat untuk mendeteksi busuk akar sejak dini.

3. Pilih Media Tanam yang Poros dan Kaya Oksigen

Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan
Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan (AI Generated)

Pemilihan media tanam menjadi langkah pencegahan paling mendasar sebelum memasuki musim hujan. Jogja Benih menganjurkan penggunaan campuran media yang poros seperti sekam bakar, cocopeat, perlit, atau pasir malang agar aliran air lebih lancar sekaligus menjaga sirkulasi udara di sekitar akar.

Media tanah kebun murni sebaiknya dihindari karena teksturnya cenderung padat dan menahan air terlalu lama. Menambahkan perlit atau sekam bakar ke dalam campuran media juga membantu mempercepat drainase tanpa membuat tanaman kekurangan kelembapan yang dibutuhkan.

4. Sesuaikan Frekuensi dan Cara Penyiraman

Kesalahan paling umum saat musim hujan adalah tetap menyiram tanaman sesuai jadwal harian seperti pada musim kemarau. Royal Horticultural Society (RHS) dari Inggris menekankan bahwa kunci utama perawatan tanaman saat kelembapan tinggi adalah tidak menyiram secara berlebihan, karena tanaman membutuhkan lebih sedikit air ketika suhu dan intensitas pertumbuhannya menurun.

Cara paling praktis untuk menentukan kebutuhan air adalah dengan memeriksa kelembapan media menggunakan jari sedalam beberapa sentimeter. Jika media masih terasa lembap, penyiraman sebaiknya ditunda terlebih dahulu. Menyiram hanya ketika media benar-benar kering akan membantu menjaga keseimbangan air di sekitar akar.

5. Pastikan Drainase Pot Berfungsi Optimal

Pot dengan lubang drainase yang memadai berperan penting mencegah air menggenang di dasar wadah. Genangan air yang dibiarkan terlalu lama akan membuat akar terendam dan kehilangan pasokan oksigen, sehingga mempercepat proses pembusukan.

Selain memastikan lubang drainase tidak tersumbat, meletakkan pot sedikit terangkat menggunakan alas atau batu bata dapat membantu aliran air keluar lebih cepat. Alas pot juga sebaiknya rutin dikosongkan dari genangan air setelah hujan turun agar akar tidak terus-menerus terendam.

6. Jaga Sirkulasi Udara dan Paparan Cahaya Matahari

Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan
Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan (AI Generated)

Sirkulasi udara yang baik membantu mempercepat penguapan kelembapan berlebih pada media tanam maupun permukaan daun. Tanaman yang diletakkan terlalu rapat atau di sudut ruangan minim ventilasi lebih rentan terserang jamur karena udara di sekitarnya cenderung lembap dan tidak bergerak.

Paparan sinar matahari pagi juga penting untuk menjaga tanaman tetap sehat selama musim hujan yang cenderung mendung. Menjemur tanaman pada pagi hari saat matahari belum terlalu terik dapat membantu mengurangi kelembapan berlebih tanpa membuat daun terbakar. Mengatur jarak antartanaman turut membantu memastikan udara tetap bersirkulasi dengan baik di seluruh bagian ruangan.

7. Waspadai Jamur dan Cara Mengatasinya

Munculnya bercak pada daun atau lapisan berbulu berwarna putih keabuan sering menjadi tanda serangan jamur akibat kelembapan tinggi. Bagian tanaman yang terinfeksi sebaiknya segera dipangkas agar tidak menyebar ke bagian lain yang masih sehat.

Almanac.com menyarankan pembersihan alat berkebun menggunakan alkohol 70 persen setelah digunakan pada tanaman yang terinfeksi, guna mencegah penyebaran organisme penyebab busuk ke tanaman lain. Media tanam bekas tanaman yang terserang jamur juga sebaiknya tidak digunakan kembali tanpa disterilkan terlebih dahulu, agar sumber penyakit tidak berpindah ke pot atau tanaman baru.

8. Pindahkan Tanaman ke Area yang Lebih Terlindung

Tanaman yang biasa diletakkan di area terbuka sebaiknya dipindahkan sementara ke teras beratap atau area yang tidak langsung terkena guyuran hujan deras. Air hujan yang mengguyur langsung dapat memadatkan permukaan media tanam sekaligus membuat pot cepat tergenang.

Bagi tanaman berdaun tipis atau berbulu halus, hujan deras yang mengenai daun secara langsung juga berisiko menyebabkan bercak akibat kelembapan berlebih pada permukaan daun. Menempatkan tanaman di bawah naungan sementara selama puncak musim hujan menjadi cara sederhana untuk mengurangi risiko tersebut tanpa perlu memindahkan tanaman secara permanen.

9. Media Tanam yang Disarankan untuk Musim Hujan

Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan
Tips Merawat Tanaman Hias agar Tidak Busuk saat Musim Hujan (AI Generated)

Berikut beberapa bahan campuran media tanam yang umum digunakan untuk membantu menjaga porositas dan drainase selama musim hujan.

Bahan Media Tanam Fungsi Catatan Penggunaan
Sekam Bakar Meningkatkan porositas dan drainase media Campurkan dengan takaran seimbang, jangan berlebihan
Cocopeat Menjaga kelembapan tanpa membuat media becek Sebaiknya dicuci lebih dulu untuk mengurangi kadar garam
Perlit Meningkatkan aerasi di sekitar akar Cocok untuk tanaman yang rentan busuk akar
Pasir Malang Mempercepat aliran kelebihan air Ideal untuk tanaman sukulen dan kaktus hias

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Merawat Tanaman Hias

Apakah semua tanaman hias berisiko sama mengalami busuk akar saat musim hujan?

Tidak semua tanaman memiliki tingkat kerentanan yang sama; tanaman berdaun tipis atau yang menyukai media kering seperti sukulen dan kaktus hias cenderung lebih mudah membusuk dibandingkan tanaman yang memang menyukai kelembapan tinggi.

Bolehkah menggunakan fungisida untuk mencegah busuk akar?

Fungisida sebaiknya menjadi langkah terakhir setelah perbaikan drainase dan pengaturan penyiraman dilakukan, karena akar yang sudah terendam air tidak akan pulih hanya dengan pemberian fungisida saja.

Berapa kali sebaiknya kondisi tanaman hias diperiksa selama musim hujan?

Pemeriksaan kelembapan media dan kondisi daun sebaiknya dilakukan setiap dua hingga tiga hari sekali agar tanda-tanda awal kelebihan air atau serangan jamur dapat segera terdeteksi dan ditangani. p Pemula

Rekomendasi