Kecoa adalah hama yang seringkali menjadi masalah di rumah tangga. Kehadiran serangga ini tidak hanya menjijikkan, tetapi juga berpotensi membawa berbagai penyakit. Untungnya, ada beberapa cara mengusir kecoa secara alami yang bisa dicoba sebelum beralih ke solusi kimiawi.
Metode ini seringkali menjadi pilihan karena dianggap lebih aman dan ekonomis. Beberapa kombinasi bahan diyakini dapat menjadi racun atau pengusir yang ampuh. Berikut penjelasan selengkapnya sebagaimana dilansir merdeka.com dari berbagai sumber, Rabu (12/8/2026).
Advertisement
Gula dan Boraks atau Baking Soda
Kombinasi gula dan boraks atau baking soda dapat menjadi racun alami yang efektif untuk kecoa. Gula berfungsi sebagai penarik atau umpan, sementara boraks atau baking soda berperan sebagai pembasmi.
Ketika kecoa mengonsumsi baking soda, gas akan tercipta di dalam perut mereka yang menyebabkan kematian. Cara penggunaannya adalah dengan mencampur gula dan boraks dengan perbandingan 3:1. Setelah itu, sebarkan campuran ini di tempat-tempat yang sering dilewati kecoa, seperti bawah wastafel, belakang lemari, dan sudut-sudut gelap.
Advertisement
Bawang Putih dan Bawang Bombay
Bawang putih terkenal dengan aromanya yang menyengat, dan ternyata dapat digunakan untuk mengusir kecoa. Anda bisa membuat semprotan pengusir kecoa dengan menghaluskan beberapa siung bawang putih dan setengah siung bawang bombay.
Campurkan hasil halusan dengan air, lalu diamkan selama beberapa jam agar senyawa sulfurnya larut. Setelah itu, saring airnya dan semprotkan ke sarang atau tempat persembunyian kecoa.
Advertisement
Minyak Esensial
Beberapa minyak esensial seperti oregano, rosemary, atau mint dapat dimanfaatkan sebagai pengusir kecoa. Aroma kuat dari minyak esensial ini tidak disukai oleh kecoa, sehingga dapat membuat mereka menjauh dari area yang disemprotkan.
Advertisement
Daun Salam
Daun salam juga termasuk salah satu bahan alami yang ampuh untuk mengusir kecoa. Aroma khas dari daun salam dapat membuat kecoa menjauh. Anda bisa meletakkan beberapa lembar daun salam di area yang sering dilalui kecoa.
Advertisement
Ampas Kopi untuk Mengusir Hama
Ampas kopi dipercaya memiliki sejumlah manfaat, termasuk mengusir kecoa dan hama lainnya seperti semut dan nyamuk. Ada dua metode umum menggunakan kopi untuk mengusir kecoa, yakni membuat perangkap sederhana dengan wadah, air, dan ampas kopi untuk menarik kecoa agar tenggelam, atau menaburkan ampas kopi di sekitar rumah atau dekat titik masuk yang sering dilewati kecoa. Namun, perlu dicatat bahwa belum ada bukti ilmiah yang kuat mengenai keampuhan ampas kopi dalam mengusir kecoa.
Advertisement
Kebersihan Rumah
Menjaga kebersihan rumah adalah kunci utama dalam mencegah keberadaan kecoa. Kecoa sangat menyukai tempat yang gelap, lembap, dan memiliki akses air serta sumber makanan.
Beberapa tips kebersihan yang dapat membantu mengusir kecoa secara alami meliputi:
- Segera cuci piring kotor setelah makan dan jangan biarkan menumpuk semalaman.
- Simpan makanan matang maupun bahan mentah di dalam wadah kedap udara.
- Rutin membersihkan tumpahan air di sekitar kulkas, wastafel, dan kamar mandi, karena kecoa sangat membutuhkan air untuk bertahan hidup.
- Segera buang sampah basah keluar rumah setiap malam hari sebelum tidur.
- Bersihkan genangan air di rumah, misalnya dari pipa atau atap yang bocor.
Advertisement
Kapan Harus Mempertimbangkan Pengendalian Hama Profesional?
Jika infestasi terus berulang meskipun rumah sudah dibersihkan dan berbagai celah telah ditutup, Anda mungkin membutuhkan bantuan profesional. Terutama jika kecoa sudah menyebar ke banyak ruangan atau muncul terus-menerus. Dalam situasi seperti ini, jangan hanya mengandalkan cara mengusir kecoa secara alami, karena sumber masalahnya mungkin berada di area yang tidak terlihat.
Kehadiran kecoa di rumah tidak hanya mengganggu, tetapi juga berbahaya bagi kesehatan manusia. Kecoa dapat membawa berbagai patogen berbahaya karena kondisi tempat hidupnya yang kotor.
Beberapa bahaya kecoa bagi kesehatan meliputi:
- Keracunan makanan dan demam tifoid (tipes): Kecoa dapat mencemari makanan atau minuman dengan bakteri Salmonella.
- Gangguan pencernaan: Bakteri seperti E. coli dan Shigella yang dibawa kecoa dapat memicu diare, kram perut, dan disentri.
- Reaksi alergi dan asma: Tubuh kecoa mengandung protein tertentu yang berfungsi sebagai alergen, memicu serangan asma atau reaksi alergi seperti ruam kulit pada individu yang sensitif.
- Infeksi: Bakteri Staphylococcus yang dibawa kecoa berisiko menyebabkan infeksi pada jaringan tubuh dan luka.
- Kecoa masuk ke dalam tubuh: Kecoa bisa saja masuk ke dalam tubuh, seperti hidung dan telinga, saat seseorang terlelap tidur.
Jika memiliki luka terbuka yang terkena cairan kecoa, segera bersihkan dengan antiseptik medis. Dengan menerapkan cara mengusir kecoa secara alami dan menjaga kebersihan, Anda dapat menciptakan lingkungan rumah yang lebih bersih dan sehat.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Mengusir Kecoa Secara Alami
1. Apa saja bahan alami yang efektif untuk mengusir kecoa?
Gula dan boraks/baking soda, bawang putih, bawang bombay, minyak esensial (oregano, rosemary, mint), dan daun salam adalah beberapa bahan alami yang efektif.
2. Mengapa menjaga kebersihan rumah penting dalam mengusir kecoa?
Menjaga kebersihan rumah adalah kunci utama karena kecoa menyukai tempat yang gelap, lembap, dan memiliki akses air serta sumber makanan.
3. Bagaimana cara kerja campuran gula dan boraks/baking soda dalam membasmi kecoa?
Gula berfungsi sebagai umpan, sedangkan boraks atau baking soda akan mengeringkan rangka luar kecoa, memengaruhi sistem pencernaan, dan menyebabkan kematian saat dikonsumsi.
4. Apa saja bahaya kesehatan yang dapat ditimbulkan oleh kecoa?
Kecoa dapat menyebabkan keracunan makanan (Salmonella), gangguan pencernaan (E. coli, Shigella), reaksi alergi dan asma, serta infeksi (Staphylococcus).
5. Sebutkan satu fakta menarik tentang kecoa!
Kecoa dapat bertahan hidup tanpa kepala selama seminggu.