Cara mengatasi thrips pada tanaman hias perlu dilakukan sejak tanda serangan mulai terlihat. Hama berukuran sekitar 1–2 mm ini sering sulit ditemukan secara langsung sehingga keberadaannya biasanya diketahui dari perubahan pada daun atau bunga.
Serangan thrips dapat ditandai dengan munculnya bercak keperakan, bagian daun yang berubah bentuk, hingga bintik-bintik gelap pada permukaan tanaman. Karena itu, cara mengatasi thrips pada tanaman hias sebaiknya diawali dengan mengenali tanda kerusakan dan memeriksa bagian tanaman yang rentan menjadi tempat persembunyian hama.
Jika dibiarkan, jumlah thrips dapat terus bertambah dan menyebabkan kerusakan semakin luas. Penerapan cara mengatasi thrips pada tanaman hias dapat dilakukan melalui pemeriksaan rutin, pembersihan tanaman, pemantauan populasi, hingga penggunaan produk pengendali sesuai kebutuhan.
Berikut Liputan6.com merangkum dari Southern Living tentang cara mengatasi thrips pada tanaman hias, Senin (28/9/2026).
Advertisement
1. Periksa tanaman secara rutin
Pemeriksaan secara berkala menjadi langkah awal untuk menemukan serangan sebelum populasinya berkembang semakin banyak. Perhatikan permukaan atas dan bawah daun, batang, tunas baru, serta bagian bunga yang menjadi tempat thrips bersembunyi.
Selain mencari serangganya, amati perubahan kondisi tanaman seperti munculnya bercak keperakan, daun yang berubah bentuk, atau bunga yang terlihat rusak. Deteksi lebih awal membuat penanganan dapat segera dilakukan sebelum kerusakan menyebar ke bagian tanaman lainnya.
2. Pisahkan tanaman yang terserang
Jika thrips ditemukan pada tanaman hias, segera jauhkan pot tersebut dari koleksi tanaman lainnya. Langkah ini penting untuk mengurangi risiko perpindahan hama, terutama jika beberapa tanaman diletakkan berdekatan dalam satu ruangan atau area.
Letakkan tanaman yang terinfeksi di lokasi terpisah selama proses perawatan. Selama masa isolasi, periksa pula tanaman lain yang sebelumnya berada di dekatnya karena thrips dapat berpindah dan menyerang tanaman lain.
Advertisement
3. Gunakan perangkap kuning untuk memantau thrips
Kartu perangkap berwarna kuning atau yellow sticky cards dapat digunakan untuk membantu memantau keberadaan thrips dewasa. Perangkap ini lebih berfungsi sebagai alat pemantauan daripada metode utama untuk mengendalikan seluruh populasi.
Tempatkan perangkap di sekitar tanaman dan periksa secara berkala. Jika semakin banyak serangga yang tertangkap, lakukan pemeriksaan lebih teliti pada daun dan bunga. Dengan cara ini, perkembangan populasi thrips dapat diketahui sehingga perawatan bisa segera dilakukan.
4. Bersihkan daun dengan air
Thrips yang berada di permukaan tanaman dapat dikurangi secara manual dengan membersihkan daun menggunakan semprotan air. Arahkan air pada bagian atas dan bawah daun secara hati-hati karena thrips berukuran kecil dapat bersembunyi di area yang sulit terlihat.
Untuk tanaman hias yang lebih sensitif, daun dapat dibersihkan menggunakan tisu atau kain lembap. Lakukan secara perlahan agar permukaan daun, tunas muda, dan bagian tanaman yang rapuh tidak mengalami kerusakan. Pembersihan seperti ini dapat dilakukan secara berkala sebagai bagian dari pengendalian awal.
Advertisement
5. Gunakan sabun insektisida atau neem oil
Sabun insektisida dan neem oil dapat menjadi pilihan untuk membantu menangani thrips pada tanaman hias. Produk tersebut perlu digunakan sesuai petunjuk pada label, terutama mengenai dosis, cara aplikasi, dan frekuensi penggunaannya.
Perawatan mungkin perlu diulangi karena produk yang bekerja melalui kontak tidak selalu menjangkau seluruh thrips yang ada pada tanaman. Setelah aplikasi, tanaman tetap perlu diperiksa secara rutin untuk mengetahui apakah masih terdapat serangga baru atau tanda kerusakan.
6. Lakukan perawatan secara berulang
Satu kali penanganan belum tentu langsung menghentikan serangan thrips. Hama ini memiliki beberapa tahap perkembangan, sehingga setelah perawatan awal masih mungkin ditemukan individu baru pada tanaman.
Karena itu, pemeriksaan perlu dilakukan secara berkala dan aplikasi dapat diulangi sesuai petunjuk produk yang digunakan. Perawatan yang konsisten membantu mengurangi kemungkinan populasi thrips kembali meningkat dan memberi kesempatan untuk segera menangani serangga yang muncul kembali.
Advertisement
7. Gunakan insektisida untuk serangan berat
Jika populasi thrips sudah cukup banyak dan kerusakan terus meluas, insektisida dapat dipertimbangkan sebagai salah satu pilihan pengendalian. Sumber menyebut produk berbahan aktif spinosad sebagai salah satu pilihan untuk serangan berat.
Penggunaannya tetap perlu mengikuti petunjuk pada label dan dilakukan sesuai kebutuhan. Perlu diperhatikan pula bahwa insektisida tertentu dapat memengaruhi serangga yang bermanfaat. Karena itu, gunakan produk secara tepat dan hindari aplikasi berlebihan.
8. Singkirkan tanaman yang terinfeksi penyakit akibat thrips
Selain menyebabkan kerusakan langsung, beberapa jenis thrips dapat membawa virus tanaman. Jika tanaman hias menunjukkan tanda penyakit yang berkaitan dengan virus yang ditularkan oleh thrips, tanaman yang terinfeksi dapat perlu disingkirkan untuk mengurangi risiko penyebaran ke tanaman lainnya.
Tanaman yang sudah terinfeksi penyakit serius sebaiknya tidak dimasukkan ke dalam kompos. Pisahkan dan buang tanaman dengan cara yang sesuai agar bagian yang terinfeksi tidak menjadi sumber masalah baru bagi tanaman lain.
Advertisement
Kenali Ciri Tanaman Hias yang Terserang Thrips
Salah satu tanda yang umum terlihat adalah munculnya bercak atau bagian daun berwarna keperakan dan putih. Daun juga dapat mengalami perubahan bentuk atau terlihat tidak sehat. Pada tanaman berbunga, serangan thrips dapat menyebabkan warna bunga memudar, muncul bintik-bintik kecil, atau bagian tepi kelopak berubah kecokelatan.
Perhatikan pula adanya bintik kecil berwarna hijau tua hingga hitam pada permukaan daun. Bintik tersebut dapat berupa kotoran thrips yang tertinggal setelah serangga memakan jaringan tanaman. Kerusakan seperti ini perlu diperiksa lebih lanjut karena beberapa hama lain juga dapat menyebabkan perubahan serupa.
Karena ukurannya sangat kecil, thrips terkadang lebih mudah ditemukan menggunakan kaca pembesar. Pemeriksaan dapat difokuskan pada bagian bawah daun, sela-sela daun, serta area di sekitar bunga. Cara sederhana lainnya adalah meletakkan kertas putih di bawah daun atau bunga, kemudian mengetuk bagian tanaman secara perlahan. Thrips yang bersembunyi di dalamnya dapat jatuh ke permukaan kertas sehingga lebih mudah diamati.
Advertisement
Pertanyaan Seputar Cara Mengatasi Thrips pada Tanaman Hias
Apa itu thrips dan seberapa kecil ukurannya?
Thrips merupakan hama berukuran sangat kecil, sekitar 1–2 mm saat dewasa, sehingga sulit dilihat tanpa kaca pembesar. Hama ini dapat menyerang berbagai jenis tanaman hias.
Apa ciri tanaman hias yang terserang thrips?
Tandanya antara lain bercak keperakan atau putih pada daun, perubahan bentuk daun, bintik pada bunga, serta kotoran berwarna gelap di permukaan tanaman.
Bagaimana cara mengetahui keberadaan thrips?
Periksa bagian bawah daun, sela-sela daun, dan bunga menggunakan kaca pembesar. Perangkap kuning juga dapat digunakan untuk membantu memantau keberadaan hama.
Bagaimana cara mengatasi thrips pada tanaman hias?
Bersihkan daun dengan semprotan air atau kain lembap, kemudian gunakan sabun insektisida atau neem oil sesuai petunjuk label. Perawatan dapat diulangi sambil memantau kondisi tanaman.
Apakah tanaman yang terserang thrips perlu dipisahkan?
Ya. Segera isolasi tanaman dari koleksi lainnya untuk mengurangi risiko penyebaran hama. Selama dipisahkan, periksa dan rawat tanaman secara rutin.