12 Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek

Tips menata rumah kecil agar terasa lebih lega dan tidak sumpek, agar rumah terasa lapang, rapi, dan nyaman.

Ricka Milla Suatin
Oleh Ricka Milla Suatin - Reporter
12 Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek
Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek/AI Generated

Rumah dengan ukuran terbatas tetap bisa terasa nyaman jika setiap ruang ditata dengan mempertimbangkan fungsi, sirkulasi, dan jumlah barang di dalamnya. Bukan sekadar membuat ruangan terlihat cantik, penataan yang tepat juga membantu menjaga area tetap mudah digunakan dan tidak dipenuhi benda yang sebenarnya jarang diperlukan.

Kesan lega juga tidak selalu berarti harus melakukan renovasi besar atau membeli banyak furnitur baru. Beberapa perubahan sederhana, seperti mengurangi barang yang tidak diperlukan, memilih furnitur sesuai ukuran ruang, serta mengoptimalkan cahaya dan ventilasi, dapat membuat rumah kecil terasa lebih lapang dan nyaman.

Begini tips menata rumah kecil agar terasa lebih lega dan tidak sumpek, dihimpun Merdeka.com dari berbagai sumber, Minggu (27/9).

1. Kurangi Barang yang Tidak Lagi Dibutuhkan

Salah satu langkah paling dasar dalam menata rumah kecil adalah mengevaluasi barang yang tersimpan di setiap ruangan. Barang yang jarang digunakan, sudah rusak, atau memiliki fungsi yang sama dengan benda lain dapat dipilah agar tidak terus memenuhi area penyimpanan dan ruang gerak.

Mulailah dari area yang paling sering digunakan, seperti ruang keluarga, ruang makan, kamar tidur, dan dapur. Pisahkan barang berdasarkan beberapa kategori, misalnya masih digunakan, jarang digunakan tetapi masih dibutuhkan, dapat disumbangkan, atau sudah tidak layak digunakan.

Penataan ini bukan berarti rumah harus dibuat kosong atau semua dekorasi harus disingkirkan. Tujuannya adalah memastikan barang yang berada di dalam ruangan memang memiliki fungsi atau nilai yang jelas sehingga area tidak terasa penuh oleh benda yang tidak diperlukan.

2. Pilih Furnitur Sesuai Ukuran Ruangan

Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek
Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek/AI Generated

Furnitur yang terlalu besar dapat mengambil banyak area lantai dan membuat jalur berjalan menjadi sempit. Karena itu, ukur ruangan dan area yang tersedia sebelum membeli atau memindahkan sofa, meja, lemari, tempat tidur, maupun furnitur lainnya.

Perhatikan pula bagaimana furnitur digunakan sehari-hari. Meja yang terlalu lebar, misalnya, mungkin terlihat menarik tetapi dapat mengganggu pergerakan jika ditempatkan di ruang makan yang terbatas.

Tidak harus memilih furnitur berukuran sangat kecil, tetapi pilih yang proporsional dengan ruangan dan kebutuhan penghuni. Susunan furnitur juga sebaiknya menyisakan jalur yang cukup untuk berpindah dari satu area ke area lain tanpa harus sering berbelok atau melewati celah yang terlalu sempit.

3. Manfaatkan Penyimpanan Vertikal

Ketika luas lantai terbatas, dinding dapat dimanfaatkan sebagai area penyimpanan tambahan. Rak dinding, ambalan, kabinet tinggi, atau tempat penyimpanan vertikal dapat membantu menampung barang tanpa mengambil seluruh area lantai.

Namun, jangan memenuhi setiap bagian dinding dengan rak dan barang. Penyimpanan tetap perlu disesuaikan dengan kebutuhan agar dinding tidak terlihat terlalu padat dan barang yang sering digunakan tetap mudah dijangkau.

Untuk barang sehari-hari, kelompokkan berdasarkan fungsi dan frekuensi penggunaan. Barang yang sering dipakai dapat ditempatkan di bagian yang mudah dijangkau, sedangkan barang yang jarang digunakan bisa diletakkan di area penyimpanan yang lebih tinggi.

4. Sisakan Area Lantai agar Jalur Bergerak Tetap Jelas

Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek
Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek/AI Generated

Rumah kecil akan lebih mudah terasa sumpek ketika terlalu banyak benda diletakkan di lantai. Kardus, keranjang, meja kecil, rak tambahan, hingga barang yang belum memiliki tempat tetap dapat membuat jalur berjalan menjadi semakin sempit.

Cobalah menentukan jalur utama untuk berpindah dari pintu menuju ruang keluarga, kamar, dapur, atau area lainnya. Hindari menempatkan furnitur atau barang sementara di jalur tersebut sehingga pergerakan sehari-hari tetap nyaman.

Kebiasaan mengembalikan barang ke tempatnya juga berpengaruh pada kondisi ruangan. Dengan begitu, lantai tidak terus-menerus menjadi tempat penyimpanan sementara yang akhirnya membuat ruangan terlihat penuh.

5. Maksimalkan Cahaya Alami

Cahaya alami dapat membantu ruangan terlihat lebih terang pada siang hari. Karena itu, jangan menutup sumber cahaya dari jendela dengan barang atau furnitur yang sebenarnya bisa ditempatkan di lokasi lain.

Gunakan penutup jendela yang tetap memungkinkan cahaya masuk ketika privasi tidak menjadi masalah. Penataan seperti ini membuat ruangan memperoleh pencahayaan alami tanpa harus menyalakan lampu sepanjang waktu pada siang hari.

Jika posisi rumah memungkinkan, perhatikan pula arah datangnya cahaya saat menentukan tata letak furnitur. Selain membantu pencahayaan, jendela yang tidak terhalang juga dapat memberikan pandangan ke luar sehingga ruangan tidak terasa sepenuhnya tertutup.

6. Gunakan Cermin Secukupnya

Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek
Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek/AI Generated

Cermin dapat digunakan sebagai elemen dekorasi sekaligus memberikan pantulan cahaya dan pemandangan dari area di sekitarnya. Penempatannya dapat dipertimbangkan pada dinding yang tepat, terutama ketika ingin membuat ruangan kecil terasa memiliki kedalaman visual.

Namun, cermin bukan berarti benar-benar menambah luas ruangan. Efek yang diberikan terutama bersifat visual, sehingga hasilnya tetap bergantung pada ukuran, posisi, pencahayaan, serta kondisi ruangan di sekitarnya.

Hindari memasang terlalu banyak cermin hanya untuk mengejar kesan luas. Pilih satu atau beberapa bagian yang memang strategis dan pastikan pantulannya tidak justru menampilkan area yang berantakan.

7. Pilih Warna dan Pola yang Tidak Membuat Ruangan Terlihat Penuh

Warna terang dapat membantu memantulkan cahaya sehingga ruangan tampak lebih terang. Karena itu, warna putih, krem, abu-abu muda, atau warna lembut lainnya dapat dipertimbangkan untuk dinding maupun elemen besar di dalam rumah.

Bukan berarti rumah kecil harus menggunakan satu warna saja. Warna yang lebih kuat tetap dapat digunakan sebagai aksen pada bantal, karpet, dekorasi, atau salah satu bagian ruangan selama jumlah dan penempatannya tidak membuat tampilan terasa terlalu ramai.

Hal yang sama berlaku untuk pola. Jika banyak furnitur dan dekorasi sudah memiliki motif, pilih elemen lain dengan tampilan yang lebih sederhana agar keseluruhan ruangan tetap memiliki keseimbangan visual.

8. Pilih Furnitur Multifungsi Sesuai Kebutuhan

Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek
Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek/AI Generated

Furnitur multifungsi dapat membantu ketika satu ruangan harus digunakan untuk beberapa kegiatan. Contohnya adalah meja yang dapat digunakan untuk bekerja sekaligus makan atau tempat tidur yang memiliki ruang penyimpanan di bagian bawah.

Namun, furnitur multifungsi tetap perlu dipilih berdasarkan kebutuhan nyata. Jangan membeli sebuah furnitur hanya karena memiliki banyak fungsi jika sebagian besar fungsi tersebut tidak pernah digunakan.

Pertimbangkan pula ukuran ketika furnitur sedang digunakan maupun saat disimpan. Meja lipat, misalnya, baru benar-benar membantu menghemat ruang jika setelah digunakan dapat dilipat atau disimpan tanpa mengganggu jalur pergerakan.

9. Jangan Menghalangi Ventilasi dan Sumber Udara

Rumah yang terasa sumpek tidak selalu berkaitan dengan ukuran ruangan. Udara yang kurang bergerak, kelembapan tinggi, bau, dan sumber polutan di dalam rumah juga dapat memengaruhi kenyamanan udara.

Karena itu, jangan menempatkan lemari atau barang besar sehingga menghalangi ventilasi, kisi-kisi udara, atau jalur bukaan yang memang digunakan untuk pertukaran udara. Ketika kondisi cuaca memungkinkan, membuka jendela dan pintu dapat membantu memasukkan udara luar ke dalam rumah.

Area dapur dan kamar mandi juga perlu mendapat perhatian karena aktivitas memasak dan penggunaan air menghasilkan kelembapan serta bau. Ventilasi atau kipas pembuangan yang mengalirkan udara ke luar dapat membantu mengurangi kelembapan dan polutan dari aktivitas tersebut.

10. Rapikan Barang Berdasarkan Fungsi Ruangan

Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek
Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek/AI Generated

Setiap ruangan sebaiknya memiliki fungsi utama yang jelas sehingga barang yang berada di dalamnya tidak terlalu bercampur. Peralatan makan, misalnya, lebih mudah ditata di dapur atau area makan daripada tersebar di beberapa ruangan.

Jika sebuah barang sering digunakan di tempat tertentu, simpan barang tersebut sedekat mungkin dengan area penggunaannya. Penataan seperti ini dapat mengurangi kebiasaan meletakkan barang secara sembarangan karena tempat penyimpanannya terlalu jauh.

Lakukan evaluasi secara berkala, terutama setelah membeli barang baru. Ketika ada benda baru yang masuk ke rumah, pertimbangkan apakah memang membutuhkan ruang penyimpanan tambahan atau ada barang lama yang sudah tidak diperlukan.

11. Jaga Permukaan Meja dan Area Terbuka Tetap Sederhana

Meja ruang tamu, meja makan, meja dapur, dan permukaan furnitur lainnya mudah berubah menjadi tempat menumpuk barang. Ketika terlalu banyak benda terlihat sekaligus, ruangan dapat terasa lebih ramai meskipun luas lantainya tidak berubah.

Simpan benda yang tidak digunakan setiap hari ke dalam laci, kabinet, atau wadah penyimpanan yang sesuai. Barang yang memang perlu berada di atas meja sebaiknya dikelompokkan agar permukaannya tetap mudah digunakan dan dibersihkan.

Prinsip yang sama dapat diterapkan pada area terbuka lainnya. Tidak semua sudut rumah perlu diisi dekorasi karena menyisakan sebagian ruang kosong justru membantu memberikan jeda secara visual dan membuat penataan terlihat lebih teratur.

12. Pertahankan Rumah Tetap Teratur Setelah Ditata

Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek
Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek/AI Generated

Menata rumah kecil tidak cukup dilakukan sekali, karena barang yang digunakan sehari-hari akan terus berpindah tempat. Rumah yang awalnya sudah rapi dapat kembali terasa penuh jika barang tidak dikembalikan ke tempat penyimpanan setelah digunakan.

Buat tempat penyimpanan yang sederhana dan mudah dijangkau untuk barang yang paling sering digunakan. Semakin praktis lokasi penyimpanannya, semakin mudah pula menjaga kebiasaan merapikan rumah.

Pada akhirnya, rumah kecil tidak harus dipenuhi furnitur minimalis atau dibuat benar-benar kosong agar terasa lega. Kuncinya adalah mengatur jumlah barang, memilih furnitur yang sesuai ukuran ruang, menjaga jalur bergerak, memanfaatkan cahaya dan penyimpanan dengan baik, serta memastikan udara di dalam rumah tetap dapat bersirkulasi dengan memadai.

Pertanyaan dan Jawaban Seputar Tips Menata Rumah Kecil agar Terasa Lebih Lega dan Tidak Sumpek

Bagaimana cara membuat rumah kecil terasa lebih lega?

Kurangi barang yang tidak diperlukan, pilih furnitur sesuai ukuran ruangan, manfaatkan penyimpanan vertikal, dan sisakan jalur berjalan agar ruang tidak terasa penuh.

Apakah warna terang bisa membuat rumah kecil terlihat lebih luas?

Warna terang dapat membantu memantulkan cahaya sehingga ruangan terlihat lebih terang dan secara visual terasa lebih lapang. Namun, warna bukan satu-satunya faktor karena penataan furnitur dan jumlah barang juga berpengaruh.

Apakah cermin efektif untuk membuat rumah kecil terlihat lebih luas?

Cermin dapat memberikan kesan ruang yang lebih dalam melalui pantulan cahaya dan area di sekitarnya. Efeknya bersifat visual, sehingga penempatan cermin tetap perlu disesuaikan dengan kondisi dan tata letak ruangan.

Rekomendasi