Penggunaan acne patch atau pimple patch semakin populer karena kemudahannya dalam meredakan peradangan kulit akibat jerawat. Selain praktis, tempelan jerawat ini juga hadir dalam berbagai bentuk menarik yang tetap membuat Anda tampil gaya. Namun, apakah acne patch benar-benar efektif? Berikut penjelasannya.
Advertisement
Bagaimana Cara Kerja Acne Patch?
Jerawat adalah masalah kulit yang sering dikeluhkan banyak orang. Selain mengurangi rasa percaya diri, jerawat juga bisa menyebabkan stres dan berdampak pada kesehatan mental.
Sebuah studi tahun 2016 menemukan bahwa 45 persen orang berjerawat mengalami fobia sosial, dibandingkan dengan 18 persen orang tanpa jerawat.
Acne patch adalah solusi efektif untuk meredakan jerawat. Produk ini berupa tempelan kecil yang ditempelkan langsung di atas jerawat. Stiker ini bekerja dengan baik untuk mengobati jenis jerawat dangkal seperti jerawat bernanah, komedo, dan komedo putih.
Advertisement
Apa Itu Acne Patch?
Acne patch terbuat dari hidrokoloid, bahan penyerap kelembapan yang sering digunakan untuk menyembuhkan luka kronis.
Dr. Lavanya Krishnan, MD, FAAD, seorang dokter kulit bersertifikat di Arya Derm, San Francisco, menjelaskan bahwa hidrokoloid dalam acne patch menyerap cairan untuk mengeringkan jerawat, menyerap racun di bawah kulit, dan melindungi jerawat dari bakteri dan sinar matahari.
Selain itu, acne patch juga membantu mempercepat penyembuhan dengan mencegah Anda menyentuh dan memencet jerawat.
Advertisement
Beberapa acne patch dilengkapi dengan bahan aktif seperti asam salisilat dan niacinamide, bahkan ada juga yang mengandung jarum mikro untuk meningkatkan penetrasi obat-obatan tersebut.
Advertisement
Jenis-Jenis Acne Patch
Setiap jerawat berbeda dari segi ukuran, bentuk, dan tingkat keparahannya. Ada dua tipe jerawat utama: jerawat non-inflammatory dan inflammatory.
Jerawat Non-inflammatory:- Berupa komedo putih atau hitam
- Biasanya muncul di area hidung dan pipi
- Tidak sakit, berukuran kecil, dan mudah dibersihkan
- Terletak lebih dalam di kulit, berukuran lebih besar dan kemerahan
- Lebih sulit dibersihkan dan cenderung meninggalkan bekas luka atau hiperpigmentasi
Acne patch berfungsi sebagai pertolongan pertama pada jerawat.
Advertisement
Advertisement
Terdapat tiga jenis acne patch yang perlu diketahui untuk memilih sesuai kebutuhan:
Advertisement
Regular Patches
Fungsinya menutupi jerawat agar tidak terekspos bakteri dan tidak semakin meradang. Digunakan untuk jerawat yang sudah matang, membersihkan kotoran dan minyak berlebih. Contoh: Acne Pimple Master Patch by COSRX.
Advertisement
Patches with Active Ingredients
Mengandung bahan aktif seperti asam salisilat dan minyak tea tree untuk menenangkan area yang meradang.
Beberapa mengandung niacinamide yang membantu mengecilkan pori-pori dan mengurangi kemerahan. Contoh: DermaAngel Active Patch.
Advertisement
Microdart Patches
Mengandung bahan aktif yang menutrisi kulit langsung ke akar jerawat. Digunakan pada tahap awal munculnya jerawat untuk mengurangi risiko bekas jerawat. Contoh: ZitSticka’s Killa Zit patch.
Advertisement
Seberapa Efektif Acne Patch untuk Meredakan Jerawat?
Meskipun efeknya bisa berbeda-beda pada tiap orang, acne patch terbukti efektif meredakan jerawat dengan cepat.
Tempelan kecil ini mempercepat penyembuhan jerawat, bahkan dalam beberapa kasus, mencegah jerawat agar tidak muncul sama sekali.
Acne patch membantu kulit menyerap bahan-bahan anti jerawat, sehingga lesi sembuh lebih cepat.
Acne patch harus digunakan minimal selama enam jam agar manfaatnya terasa. Setelah dilepas, jerawat biasanya tampak kurang merah dan iritasi berkurang.
Advertisement
Cara yang Tepat Menggunakan Acne Patch
Membersihkan wajah adalah langkah dasar yang tidak boleh dilewatkan. Wajah yang bersih mencegah kotoran dan bakteri terperangkap saat menggunakan acne patch, yang bisa membuat jerawat makin meradang.
2. Perhatikan Kondisi Kulit
Beberapa acne patch mengandung bahan aktif seperti salicylic acid. Perhatikan apakah kulit Anda aman menggunakan bahan ini, terutama bagi pemilik kulit sensitif yang bisa mengalami iritasi.
Advertisement
3. Lanjutkan dengan Rutinitas Perawatan Kulit
Dr. Hadley King, MD, seorang dermatolog bersertifikat, menyarankan tetap memberikan perawatan yang tepat pada kulit sebelum jerawat matang. Gunakan produk yang sesuai dengan tipe kulit dan kondisi jerawat Anda.
Advertisement
Hal yang Tidak Boleh Dilakukan dengan Acne Patch
1. Menempelkan Saat Jerawat Belum Matang
Gunakan acne patch saat jerawat sudah matang untuk hasil yang lebih efektif. Pilih jenis pimple patch yang sesuai, seperti hydrocolloid patches atau medicated patches yang bisa diaplikasikan saat jerawat sudah muncul matanya.
Advertisement
2. Menggunakannya Terlalu Lama
Direkomendasikan untuk menempelkan acne patch maksimal 6-8 jam.
Jika dibiarkan terlalu lama, plester jerawat bisa mengiritasi kulit dan menyebabkan masalah kulit lainnya.
Perhatikan kemasan untuk rekomendasi pemakaian produk yang Anda gunakan.
Penggunaan acne patch dapat menjadi solusi efektif dan praktis untuk mengatasi jerawat. Dengan memilih jenis yang sesuai dan memakainya dengan benar, Anda dapat meredakan jerawat dan mencegah infeksi lebih lanjut.
Advertisement
Namun, penting untuk tidak menggunakan acne patch terlalu lama dan selalu memperhatikan kondisi kulit Anda agar hasilnya maksimal.