Kentang goreng keriting atau curly fries menjadi salah satu camilan favorit banyak orang karena memiliki tekstur renyah di luar, lembut di dalam, serta bentuk spiral yang unik. Hidangan ini kerap dijumpai di restoran cepat saji maupun kafe, tetapi sebenarnya bisa dibuat sendiri di rumah dengan hasil yang tak kalah lezat.
Kunci keberhasilan membuat kentang goreng keriting bukan hanya terletak pada teknik memotong kentang menjadi spiral. Pemilihan jenis kentang, proses perendaman, penggunaan lapisan tepung berbumbu, hingga teknik menggoreng dua kali juga berpengaruh besar terhadap kerenyahan yang dihasilkan.
Jika dilakukan dengan tepat, kentang goreng keriting akan tetap renyah lebih lama dan memiliki cita rasa gurih khas restoran. Berikut panduan lengkap cara membuat kentang goreng keriting yang gurih dan crispy, mulai dari bahan, langkah pembuatan, hingga tips agar hasilnya sempurna, dirangkum Merdeka.com pada Jumat (17/7/2026).
Advertisement
Bahan yang Perlu Disiapkan untuk Membuat Kentang Goreng Keriting
Memilih bahan yang tepat menjadi langkah awal untuk menghasilkan curly fries berkualitas. Selain kentang, lapisan tepung berbumbu juga menentukan tekstur sekaligus rasa.
1. Pilih jenis kentang dengan kadar pati tinggi
Kentang bertepung (starchy potatoes) lebih cocok dijadikan kentang goreng karena menghasilkan bagian dalam yang empuk dan bagian luar yang lebih renyah.
Beberapa jenis kentang yang umum digunakan antara lain kentang russet. Di Indonesia, kentang granola juga dapat digunakan meski teksturnya sedikit lebih lembut.
Pastikan kentang masih segar, tidak bertunas, dan permukaannya tidak berwarna hijau.
2. Siapkan alat pembuat kentang spiral
Bentuk keriting diperoleh menggunakan alat spiral cutter atau spiral slicer. Jika tidak memiliki alat khusus, hasil spiral akan sulit diperoleh hanya menggunakan pisau biasa.
Potongan yang seragam juga membantu kentang matang secara merata saat digoreng.
3. Bahan utama
Siapkan bahan berikut:
- 4 buah kentang ukuran besarAir dingin secukupnya
- Es batu
- Minyak goreng secukupnya
4. Bahan pelapis
Agar menghasilkan lapisan renyah seperti restoran, siapkan:
- 150 gram tepung terigu protein sedang
- 50 gram tepung maizena
- 1 sdt baking powder
- 1 sdt bawang putih bubuk
- 1 sdt paprika bubuk
- ½ sdt lada bubuk
- 1 sdt garam
- ½ sdt kaldu bubuk (opsional)
- Air es secukupnya untuk adonan basah
Perpaduan tepung terigu dan maizena membantu membentuk lapisan yang ringan sekaligus renyah.
Advertisement
Cara Membuat Kentang Goreng Keriting yang Gurih dan Crispy
Siapkan Kentang dan Bentuk Menjadi Spiral
Langkah pertama adalah memilih kentang berkualitas baik, kemudian mengupas kulitnya hingga bersih. Setelah dicuci, bentuk kentang menjadi spiral menggunakan spiral cutter atau alat pemotong khusus kentang keriting. Alat ini akan menghasilkan potongan yang seragam sehingga kentang matang merata saat digoreng.
Apabila tidak memiliki spiral cutter, Anda dapat menggunakan alat pemotong kentang spiral yang kini banyak dijual di pasaran dengan harga terjangkau. Bentuk spiral tidak hanya membuat tampilannya lebih menarik, tetapi juga menciptakan lebih banyak permukaan yang akan menjadi renyah ketika digoreng.
Rendam Kentang untuk Mengurangi Kandungan Pati
Setelah dipotong spiral, rendam kentang di dalam air dingin yang diberi es batu selama kurang lebih 30 hingga 60 menit. Proses ini penting karena dapat mengurangi kandungan pati yang menempel pada permukaan kentang, sehingga hasil gorengan menjadi lebih renyah dan tidak mudah lembek.
Setelah selesai direndam, tiriskan kentang hingga airnya benar-benar habis. Keringkan menggunakan tisu dapur atau kain bersih agar permukaannya tidak terlalu basah. Kentang yang kering akan membuat adonan tepung menempel lebih sempurna saat proses pelapisan.
Buat Adonan Pelapis Berbumbu
Campurkan tepung terigu, tepung maizena, baking powder, garam, lada bubuk, paprika bubuk, bawang putih bubuk, dan kaldu bubuk ke dalam sebuah wadah, lalu aduk hingga semua bahan tercampur rata. Setelah itu, pisahkan sebagian campuran tepung sebagai pelapis kering.
Sisa campuran tepung dapat diberi tambahan air es sedikit demi sedikit hingga membentuk adonan yang cukup kental. Penggunaan air es membantu menghasilkan lapisan tepung yang lebih renyah setelah digoreng, sementara perpaduan tepung terigu dan maizena membuat teksturnya menjadi lebih ringan dan garing.
Baluri Kentang dengan Teknik Dua Lapis
Masukkan kentang spiral ke dalam adonan basah hingga seluruh permukaannya terlapisi. Setelah itu, angkat dan gulingkan kembali ke dalam campuran tepung kering hingga seluruh bagian kentang tertutup rata.
Teknik pelapisan ganda seperti ini sering digunakan pada berbagai hidangan goreng karena mampu menghasilkan lapisan luar yang lebih tebal, renyah, dan tidak mudah lepas ketika digoreng. Pastikan setiap lekukan spiral juga tertutup tepung agar kerenyahannya merata.
Goreng Menggunakan Teknik Double Frying
Panaskan minyak dalam jumlah yang cukup hingga kentang dapat terendam sempurna. Lakukan penggorengan pertama pada suhu sekitar 160 derajat Celsius selama 3 hingga 4 menit atau hingga kentang setengah matang. Setelah itu, angkat dan tiriskan selama sekitar 10 menit agar uap panas keluar dari dalam kentang.
Selanjutnya, panaskan kembali minyak hingga mencapai suhu sekitar 180 derajat Celsius, lalu goreng kentang untuk kedua kalinya sampai berubah warna menjadi kuning keemasan dan terasa renyah. Teknik double frying ini banyak digunakan di restoran karena mampu menghasilkan kentang goreng yang garing di bagian luar, tetapi tetap lembut di bagian dalam serta tidak cepat melempem setelah disajikan.
Advertisement
Tips agar Kentang Goreng Keriting Tetap Gurih dan Crispy seperti Restoran
Jangan Lewatkan Proses Perendaman Kentang
Salah satu rahasia kentang goreng keriting yang renyah adalah proses perendaman sebelum digoreng. Kentang yang telah dipotong spiral sebaiknya direndam dalam air dingin atau air es selama sekitar 30 hingga 60 menit. Langkah ini membantu mengurangi kadar pati yang menempel di permukaan kentang sehingga hasil akhirnya menjadi lebih garing dan tidak mudah saling menempel saat digoreng.
Setelah direndam, kentang harus ditiriskan lalu dikeringkan menggunakan tisu dapur atau kain bersih. Permukaan kentang yang kering membuat lapisan tepung dapat menempel lebih sempurna dan menghasilkan tekstur renyah yang merata setelah digoreng.
Gunakan Teknik Double Frying
Banyak restoran menggunakan teknik double frying untuk menghasilkan kentang goreng yang renyah lebih lama. Teknik ini dilakukan dengan menggoreng kentang sebanyak dua kali pada suhu minyak yang berbeda.
Penggorengan pertama bertujuan mematangkan bagian dalam kentang menggunakan suhu sekitar 160 derajat Celsius. Setelah didiamkan beberapa menit, kentang digoreng kembali pada suhu sekitar 180 derajat Celsius hingga berwarna kuning keemasan. Proses kedua inilah yang membentuk lapisan luar menjadi lebih garing tanpa membuat bagian dalam kehilangan kelembutannya.
Pastikan Suhu Minyak Tetap Stabil
Suhu minyak memiliki peran penting dalam menentukan kualitas kentang goreng. Minyak yang terlalu dingin akan membuat kentang menyerap lebih banyak minyak sehingga teksturnya lembek. Sebaliknya, minyak yang terlalu panas dapat membuat bagian luar cepat gosong sementara bagian dalam belum matang sempurna.
Agar hasilnya maksimal, gunakan minyak dalam jumlah cukup banyak sehingga kentang dapat terendam seluruhnya. Hindari memasukkan terlalu banyak kentang sekaligus karena dapat menurunkan suhu minyak secara drastis dan membuat hasil gorengan kurang renyah.
Tambahkan Bumbu Saat Kentang Masih Panas
Waktu terbaik untuk menambahkan bumbu adalah sesaat setelah kentang diangkat dari penggorengan. Pada kondisi masih panas, permukaan kentang masih mengandung sedikit minyak sehingga bumbu bubuk lebih mudah menempel secara merata.
Selain garam, kentang goreng keriting juga cocok dipadukan dengan berbagai pilihan bumbu seperti keju, barbecue, balado, cabai pedas, rumput laut, hingga garlic parmesan. Variasi bumbu ini dapat disesuaikan dengan selera dan memberikan cita rasa yang berbeda setiap kali disajikan.
Sajikan atau Simpan dengan Cara yang Tepat
Kentang goreng keriting paling nikmat disantap segera setelah matang karena teksturnya masih sangat renyah. Jika belum akan langsung disajikan, letakkan kentang di atas rak kawat agar uap panas dapat keluar dan kerenyahannya tetap terjaga. Hindari menyimpannya dalam wadah tertutup karena uap air yang terperangkap dapat membuat kentang cepat melempem.
Apabila ingin membuat stok, kentang dapat digoreng setengah matang terlebih dahulu, kemudian didinginkan dan disimpan di dalam wadah kedap udara di freezer. Saat akan dinikmati, kentang cukup digoreng kembali tanpa perlu dicairkan terlebih dahulu sehingga teksturnya tetap gurih dan crispy seperti kentang goreng yang baru dibuat.
Advertisement
Pertanyaan dan Jawaban Seputar Cara Membuat Kentang Goreng Keriting
1. Mengapa kentang harus direndam sebelum digoreng?
Perendaman membantu mengurangi kadar pati pada permukaan kentang sehingga hasil gorengan menjadi lebih renyah dan tidak mudah saling menempel.
2. Apa jenis kentang terbaik untuk membuat kentang goreng keriting?
Kentang dengan kadar pati tinggi, seperti kentang russet, paling direkomendasikan karena menghasilkan tekstur renyah di luar dan lembut di dalam.
3. Mengapa kentang goreng perlu digoreng dua kali?
Teknik double frying membuat bagian dalam kentang matang sempurna, sementara lapisan luarnya menjadi lebih garing dan tahan renyah lebih lama.
4. Bisakah kentang goreng keriting disimpan di freezer
Bisa. Goreng kentang hingga setengah matang, dinginkan, lalu simpan dalam wadah kedap udara di freezer. Goreng kembali saat akan disajikan.
5. Bagaimana agar bumbu menempel sempurna pada kentang goreng?
Taburkan bumbu segera setelah kentang diangkat dari minyak saat permukaannya masih panas agar bumbu lebih mudah menempel secara merata.